Gambaran Umum
- A. GAMBARAN UMUM DESA
- 1. Sejarah Desa
Di Kabupaten Blora, Jawa Tengah tepatnya di Desa Semampir, Kecamatan Jepon terdapat sebuah lokasi yang dianggap keramat atau punden. Lokasi itu dikenal pundennya Nyai Rondo Kuning atau Mbok Rondo Kuning.. Beragam cerita misteri mewarnai punden tersebut. Salah satu cerita yang masyhur, konon jika ada maling yang melewati punden itu tidak bisa keluar dan seringkali muncul fenomena aneh di luar logika manusia. Menurut warga setempat, Sugik, fenomena di lokasi punden itu menurut cerita dahulu kala pernah diberi pagar gaib oleh suami Nyai Rondo Kuning. Cerita diatas merupakan cerita rakyat di Desa Semampir.
Desa Semampir dicanangkan menjadi kampong KB serempak dengan beberapa desa yang ada di kecamatan Jepon yaitu pada tahun 2019. Desa semampir terdiri dari 5 RW dan 14 RT
2. Tipologi Desa
- A. Tipologi Desa : a. Persawahan
- b.Perladangan
- c. Perkebunan
- d. Peternakan
- e.Industri Kecil
- f.jasa dan Perdagangan
- B. Tingkat Perkembangan Desa
- Luas Wilayah : 166.08Ha
- Batas Wilayah
- a` Sebelah Utara : Ds. Tempellmahbang
- b. Sebelah Selatan: Ds. Palon
- c. Sebelah Barat : Ds. Turirejo
- d. Sebelah Timur : Ds. Kemiri
- C. Orbitrasi (Jarak dari Pusat Pemerintahan)
- a. Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan : 5 Km
- b. Jarak dari Pusat Pemerintahan Kota : 9 Km
- c. Jarak dari Kota/Ibukota Kabupaten : 9 Km
- d. Jarak dari Ibukota Propinsi : 5000 Km
- D. Jumlah Penduduk : 1962 Jiwa
- Jumlah KK : 610
- Laki - Laki :983 jiwa
- Perempuan :979 jiwa
- Jumlah Wus :559
- Jumlah Pus :333
- E. Sarana Prasarana
- a. Kantor Desa : Permanen
- b. Prasarana Kesehatan
- ~ Puskesdes/Polindes : 1 buah
- ~ UKBM (Posyandu,Polindes) : 2 buah
- c. Prasarana Pendidikan
- 1. Perpustakaan Desa : -
- 2. Gedung Sekolah PAUD : 1
- 3. Gedung Sekolah TK : 2
- 4. Gedung Sekolah SD : 2
- d. Prasarana Ibadah
- 1. Masjid : 2
- 2.Mushola : 9
- e. Prasarana Umum
- 1.Olahraga : 1
- 2.Balai Pertemuan : 1
- 3.Sumur Desa : 21
- 4.TPQ : 2
Seperti desa yang lain tingkat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang sangat rendah karena menurut warga masyarakat desa Semampir lebih praktis menggunakan Pil, Suntik sehingga jika diarahkan ke alat kontrasepsi seperti implant, IUD mereka tidak mau atau takut.
Kampung KB desaSemampir dinamakan “Sejahtera Abadi” dengan struktur kepengurusan dapat dilihat distruktur organisasi kepengurusan Kampung KB “Sejahtera Abadi”. Dengan dicanangkannya menjadi Kampung KB diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang ada di desa Semampir yaitu pemahaman warga bahwa lebih aman dan ekonomis jika menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang.