Gambaran Umum


Desa Ngampon Kecamatan Jepon Kabupaten Blora terletak di selatan pusat kota kecamatan Jepon. Desa Ngampon berbatasan dengan :          Sebelah utara berbatasan dengan Desa Pelem

Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Semanggi

Sebelah timur berbatasan dengan Desa Jomblang

Sebelah barat berbatasan dengan Desa Jepangrejo

              Kegiatan Kampung KB berada di tempat lokasi terpilih dan salah satunya berada di Desa Ngampon Kecamatan Jepon kabupaten Blora ini menitik beratkan pada proses penggerakan masyarakat, untuk itulah kampung KB di pahami sebagai Program Multi Sektoral Berbasis Masyarakat dimana mulai dari tahapan proses persiapan, pembentukan ,penyusunan rencana kegiatan hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan atas dasar kesepakatan dan partisipasi aktif segenap komponen di masyarakat, sehingga rasa kepemilikan terhadap program Kampung KB diharap dapat tumbumbuh di masyarakat, dengan demikian kegitan – kegiatan program Kampung KB dimasyarakat nanti tidak sebatas seremonial saja melainkan dapat berkesinambungan dan pada akhirnya tujuan mulia dibentuknya program Kampung KB ini dapat terwujud.

              Harapannya kegiatan – kegiatan Kampung KB di Desa Ngampon Kecamatan Jepon dapat terus berkelanjutan, juga menjadi model baru dalam tahapan proses pembentukan Kampung KB meski demikian dalam setiap tahapannya Kampung KB ini tetap berpegang pada petunjuk (juknis) Kampung KB yang berlaku secara Nasional.

      Sejak dimulai pada bulan Agustus 2018 yang lalu berbagai kegiatan awal telah dilakukan mulai dari membangun koordinasi dengan semua stakeholder, sosialisasi di masyarakat, pendokumentasian wilayah sebagai dokumen awal untuk mengetahui situasi wilayah kampung sebelum diintervensi.

           Dialog Komunitas Kampung KB di Desa Ngampon Kecamatan Jepon dilaksanakan pada tanggal 26 November 2018.. Dialog komunitas dihadiri oleh k tokoh masyarakat, kepala Desa, BPD, Babinsa, Brumbung, PPKBD, PLKB, Ketua RT, Kelompok Remaja, Ibu-ibu Kader dusun. Dialog Komunitas menghasilkan Kesepakatan Bersama Mendukung dan berpartisipasi membentuk Kampung KB dibuktikan dengan penandatanganan Kesepakatan oleh semua yang hadir pada acara Dialog Komunitas.

 Masalah Penyebab Masalah Lokasi :

1. Kurangnya pengetahuan tentang KB Kurangnya pengetahuan warga tentang MKJP, kesadaran masyarakat tentang KB khusunya MKJB masih kurang, adanya mitos di masyarakat bahwa menggunakan alat kontrasepsi KB dapat mengurangi hubungan seksual antara suami-istri Semua RT

2. Masih ada beberapa masyarakat yang menaruh Sapi dirumah Tidakadanya lokasi kandang tersendiri di lingkungan rumah karena terbatasnya tanah, kesadaran akan kebersihan rumah masih kurang

3. Banyaknya kotoran sapi yang belum maksimal pemanfaatannya Kurangnya pengetahuan akan pemanfaatan kotoran sapi selian untuk pupuk pertanian RW

Permasalahan diatas sebagian besar juga muncul di desa-desa lainnya. Dengan menjalankan program-program yang ada di kampung KB desa Ngampon ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan yang ada.

1. Untuk meningkatkan ibu-ibu khususnya PUS di desa Ngampon untuk beralih ke MKJP perlu adanya penyuluhan-penyuluhan yang terus menerus dan pendekatan kepada ibu-ibu dengan menjelaskan bahwa MKJP itu metode yang paling baik dan bisa bertahan dengan jangka waktu yang lama serta aman, tidak sakit apa yang seperti dibayangkan sebelumnya. pendekatan dengan tokoh agama juga perlu untuk meyakinkan para ibu2 supaya mengikuti KB.

2. Untuk menata lingkungan perlu diterapkan dengan sungguh-sungguh 8 fungsi keluarga, seksi2 yang ada di kampung KB perlu dioptimalkan, pendekatan kepada masyarakat tentunya juga dukungan dari kepala desa, perangkat desa, babinkamtibmas, babinsa juga diajak bekerja bersama-sama guna menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman sesuai dengan slogan Blora Mustika (Maju, Unggul, Sehat,Tertib, Indah, Kontinyu dan Aman)

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
1301
Jumlah Kepala Keluarga
432
Jumlah PUS
262
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
65
Keluarga yang Memiliki Remaja
170
Keluarga yang Memiliki Lansia
250
Jumlah Remaja
195
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
210
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
52

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Muh Arif Setiawan
0
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 8 orang pokja terlatih
dari 8 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 80
Minggu ini: 88
Bulan ini: 134
Total: 7.803