Gambaran Umum


A. Kondisi Geografis dan Demografis

Kelurahan Srondol Wetan merupakan salah satu dari 177 Kelurahan di Kota emarang dan terdapat di Kecamatn Banyumanik.

Adapun luas wilayah Kelurahan Srondol Wetan adalah sekitar 226.384 Ha, yang terdiri dari 18 RW dan 132 RT. Sebagian besar wilayah Kelurahan Srondol Wetan untuk permukiman yang padat penduduk. 

B. Tujuan

        Secara umum tujuan dibentuknya Kampung KB Kelurahan Srondol Wetan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui pemberdayaan masyarakat dalam Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana) serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Sedangkan tujuan khusus yang hendak dicapai adalah

1. Meningkatkan peran pemerintah, pemerintah daerah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana) serta pembangunan sektor terkait;

2. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan;

3. Meningkatkan jumlah peserta KB aktif dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP);

4. Meningkatkan ketahanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), dan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja;

5. Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui Kelompok UPPKA;

6. Menurunkan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT);

7. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat;

8. Meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk usia sekolah;

9. Menurunkan angka perkawinan di bawah umur

C. Visi dan Misi

a. Visi

Visi Kampung KB Srondol Wetan adalah mewujudkan masyarakat yang aktif,inovatif, kreatif, sejahtera dengan membina keluarga bahagia dan lingkungan yang sehat menuju generasi membanggakan.

Adapun makna yang terkandung dalam visi ini adalah

1. Keluarga, yakni unit terkecil dalam masyarakat

2. Sejahtera, yaitu kesejahteraan secara mental spiritual serta sosial ekonomi

3. Berkualitas, dalam arti unggul dalam aspek keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya serta psikologis.

b. Misi

1. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya program Bangga Kencana;

2. Mengembangkan UKM yang ada di Kelurahan Srondol Wetan melalui kegiatan ekonimi produktif baik lewat remaja maupun kelompok kegiatan lainnya.

3. Tersedianya metode dan materi pembinaan serta penyuluhan kepada sasaran

4. Terlaksananya pembinaan sesuai dengan metode dan materi yang sudah dipersiapkan, antara lain :

- Melaksanakan sosialisasi, penyuluhan, dan kie

- Melaksanakan pertemuan-pertemuan

- Melaksanakan pelatihan-pelatihan (life skill)

- Melaksanakan pembinaan kepada keluarga sasaran, dll

5. Menciptaan lingkungan yang bersih ASRI .


D. Program kegiatan yang dilakukan di Kampung KB  Kelurahan Srondol Wetan

     Program kegiatan yang dilakukan di Kampung KB  Kelurahan Srondol Wetan adalah sebagai berikut :

1. Memberdayakan para keluarga dalam hal kehidupan berkeluarga yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesertaan dalam ber KB.

2. Memberdayakan para keluarga dalam hal kehidupan berkeluarga yang bertujuan untuk peningkatan ketahanan keluarga melalui Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR ), Bina Keluarga Lansia (BKL), UPPKA dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas, melalui program :

      a. Pembinaan terhadap para keluarga yang mempunyai balita

      b. Pembinaan terhadap para keluarga yang mempunyai remaja

      c. Pembinaan terhadap para keluarga yang mempunyai lansia

      d. Pembinaan keluarga PUS

      e. PIK Remaja

     f. dan kelompok kegiatan lainnya

E. Perencanaan

    Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam tahapan perencanaan adalah sebagai berikut :

     a. Mempersiapkan peresmian atau pencanangan Kampung KB dan Rumah Dataku.

    b. Menyiapkan metode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan KB dan kesehatan reproduksi;

  c. Menyiapkan metode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan aspek aspek pendidikan dalam keluarga, pendewasaan Usia      Perkawinan (PUP) dan penyiapan berkeluarga di kalangan remaja dan orangtua atau keluarga remaja; aspek pendidikan; aspek ekonomi; aspek agama dalam keluarga.

   d. Peningkatan Kualitas SDM Kampung KB

   e. Menyiapkan monitoring evaluasi pelaksanaan program.

F. Pelaksanaan Program :

    a. Peresmian atau pencanangan Kampung KB

    Peresmian ditandai dengan peresmian gapura Kampung KB dan Rumah Dataku. Rangkaian acara diisi dengan kesenian Tari Gambang Semarang oleh remaja putri kelurahan Srondol Weta. Turut menyemarakkan acara ditampilkan pembagian hadiah lomba-lomba yang diselenggarakan Kelurahan Srondol Wetan.

    b. Sosialisasi KB

   Meliputi sosialisasi terhadap kelompok sasaran PUS, kelompok sasaran pria, dan kelompok sasaran remaja.

   c. Pelayanan KB

      Di Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) maka seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali berhak mendapatkan pelayanan dasar kesehatan yang di dalamnya termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang mencakup konseling, pemasangan dan periksa serta pelepasan/ganti cara alat, obat, metode kontrasepsi. Pelayanan KB di Kampung KB merupakan kerjasama terpadu antara Petugas KB, petugas kesehatan setempat (Bidan Desa, Dokter, Kader) dan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang minimal disediakan oleh Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya di Kampung KB tersebut. Alur pelayanan KB dengan sistem kapitasi disosialisasikan melalui Kampung KB dan masyarakat utamanya bagi yang kurang mampu akan mendapatkan pelayanan KB secara gratis dan mendapatkan dana ayoman bagi kasus kegagalan yang dilaporkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh BKKBN dan BPJS.

   Pelayanan KB terhadap akseptor dari Kampung KB Srondol Wetan dilaksanakan di Rumah Sakit, Puskesmas, bidan praktek swasta, maupun pada even pelayanan KB gratis tingkat Kecamatan Banyumanik.

  d. Pembangunan Keluarga melalui Pembentukan Poktan


Berikut adalah kelompok kegiatan yang telah dibentuk di Kampung KB Srondol Wetan:

1. Bina Keluarga Balita :

a. BKB Kruinsant Sejahtera

b. BKB Angrek

c. BKB NUsa Indah

d. BKB Melati

2. Bina Keluarga Remaja : 

a. BKR Kruinsant Sejahtera

3. Bina Keluarga Lansia :

a. BKL Kruinsant Sejahtera

b. BKL Dahlia 

c. BKL Rindang Kasih

4. UPPKA

a. UPPKA Kruinsant Sejahtera

5. PIK Remaja Kruinsant Sejahtera 


G.  Peningkatan Kualitas SDM Kampung KB

          Kader Kampung KB sebagai pelaksana di lini terbawah merupakan sumber daya yang perlu didukung dengan metode, mekanisme, pendanaan dan pelatihan yang memadai sebagai upaya memantapkan gerak langkah kader di lapangan. Pelaksanaan pelatihan dan sarasehan berkala sebagai sarana peningkatan kualitas SDM di Kampung KB mutlak adanya karena apabila Kampung KB hanya sekedar dimaknai sebagai pencanangan saja maka akan besar kemungkinan tidak akan bertahan di masa mendatang. Oleh karena itu, dengan adanya kerjasama aparat pemerintah setempat dan OPD KB dalam menyediakan pelatihan dan monitoring evaluasi berkala akan membantu meningkatkan kapasitas SDM di Kampung KB dan dapat menangkap permasalahan yang dihadapi oleh Petugas KB dan Kader dalam pelaksanaan Kampung KB pasca pencanangan.

H. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program

1. Monitoring dan evaluasi pada aspek pelayanan KB dilakukan melalui pencatatan dan pelaporan pelayanan KB akseptor dari Kampung KB.

2. Monitoring dan evaluasi pada aspek pembangunan Keluarga Sejahtera dilakukan melalui evaluasi pelaksanaan kegiatan dan administrasi poktan BKB, BKR, BKL, PIK Remaja dan UPPKA.


#youtube @KampungkbSrondolwetan

#instagram KKB Kruisan_sejahtera


Akun Youtube Kampung KB Kruisan Sejahtera


STRUKTUR ORGANISASI KAMPUNG KB KRUISAN SEJAHTERA 


Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
23588
Jumlah Kepala Keluarga
5525
Jumlah PUS
1857
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
1317
Keluarga yang Memiliki Remaja
1531
Keluarga yang Memiliki Lansia
2557
Jumlah Remaja
2706
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
1599
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
258

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Donasi/ Hibah Masyarakat
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Yohand Maladzi Putra,S.E
199203162023011028
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
SK Kecamatan tentang Kampung KB
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 6 orang pokja terlatih
dari 8 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0