Gambaran Umum


Desa/Kelurahan Cengkong Abang, yang terletak di Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, merupakan salah satu desa dengan potensi yang kaya di bidang pertanian, perkebunan, serta sosial-budaya. Desa ini juga aktif dalam melaksanakan program Kampung Keluarga Berkualitas dari BKKBN, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pendekatan terpadu di sektor kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Program ini menjadi solusi untuk membangun keluarga yang berkualitas, sehat, dan berdaya, sehingga mampu berkontribusi pada pembangunan desa secara berkelanjutan.

Salah satu fokus utama program ini di Desa Cengkong Abang adalah kesehatan keluarga. Melalui penyuluhan tentang kesehatan reproduksi, masyarakat desa didorong untuk memahami pentingnya perencanaan keluarga yang tepat. Edukasi mengenai penggunaan alat kontrasepsi dan pola hidup sehat diberikan kepada pasangan usia subur, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengelolaan yang baik terhadap jumlah dan jarak kelahiran anak. Hal ini sejalan dengan upaya desa untuk menciptakan keluarga yang lebih sejahtera dan terencana.

Selain perencanaan keluarga, program ini juga sangat mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak. Posyandu yang rutin diadakan di Desa Cengkong Abang berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan dasar, terutama untuk memantau pertumbuhan balita dan kesehatan ibu hamil. Melalui penyuluhan tentang gizi seimbang, pola asuh anak, dan pencegahan stunting, desa berusaha menjaga kesehatan generasi masa depan. Dengan dukungan kader kesehatan dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan setempat, layanan ini menjadi sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.

Dari sisi ekonomi, Desa Cengkong Abang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Karet, kelapa sawit, dan lada merupakan komoditas unggulan yang menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga di desa ini. Melalui program Kampung Keluarga Berkualitas, para petani mendapat pelatihan dan pendampingan tentang budidaya modern, teknik pengelolaan lahan, dan pemanfaatan pupuk organik. Pendekatan ini tidak hanya membantu meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan, sehingga ekonomi masyarakat dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

Program ini juga memperkuat sektor kewirausahaan di Desa Cengkong Abang. Masyarakat didorong untuk mengembangkan usaha kecil berbasis potensi lokal, seperti pengolahan hasil pertanian dan produk kerajinan tangan. Program ini memberikan pelatihan terkait kewirausahaan, manajemen usaha, serta akses pasar, sehingga para pelaku usaha kecil dapat mengembangkan bisnisnya secara lebih profesional. Usaha mikro yang berkembang ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi desa, dan mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

Selain itu, Desa Cengkong Abang memiliki potensi untuk mengembangkan sektor perikanan dan budidaya ikan air tawar. Dengan adanya dukungan teknis dan pelatihan yang diberikan melalui program ini, masyarakat desa dapat memaksimalkan potensi sumber daya air yang ada untuk budidaya ikan lele, nila, atau ikan air tawar lainnya. Pengembangan sektor ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menyediakan sumber protein lokal yang lebih terjangkau.

Dalam hal pendidikan, program Kampung Keluarga Berkualitas di Desa Cengkong Abang juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan sumber daya manusia. Penyuluhan dan pelatihan keterampilan untuk generasi muda terus diadakan secara rutin, guna menyiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja. Pelatihan teknologi, budidaya pertanian modern, dan pengelolaan keuangan diberikan untuk memberdayakan generasi muda agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan desa. Kesadaran pentingnya pendidikan juga semakin ditanamkan di kalangan orang tua, dengan harapan bahwa setiap anak di desa ini bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

Desa Cengkong Abang juga memiliki potensi besar dalam hal pengembangan wisata lokal. Dengan keindahan alam serta budaya yang masih terjaga, desa ini bisa dikembangkan menjadi destinasi ekowisata. Program ini mendorong masyarakat untuk melihat potensi wisata yang dapat dimanfaatkan secara optimal, seperti pengembangan homestay, wisata kebun lada, atau wisata budaya lokal yang menampilkan kearifan lokal dan tradisi masyarakat setempat. Pengembangan sektor pariwisata ini akan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat, serta memperkenalkan Desa Cengkong Abang kepada masyarakat luas.

Secara keseluruhan, Desa/Kelurahan Cengkong Abang memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang, baik di sektor pertanian, perkebunan, kewirausahaan, maupun pariwisata. Melalui program Kampung Keluarga Berkualitas BKKBN, desa ini bergerak menuju pembangunan yang lebih baik, dengan keluarga-keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasinya. Sinergi antara pengembangan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan yang dihadirkan oleh program ini diharapkan mampu membawa Desa Cengkong Abang menjadi desa yang berdaya saing dan sejahtera dalam jangka panjang.

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
3423
Jumlah Kepala Keluarga
918
Jumlah PUS
536
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
276
Keluarga yang Memiliki Remaja
608
Keluarga yang Memiliki Lansia
217
Jumlah Remaja
580
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
371
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
165

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Belum Diisi

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
DEWI PERMATA SARI, SE
199304302025062006
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 12 orang pokja terlatih
dari 13 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 1
Bulan ini: 2
Total: 23