Gambaran Umum


Desa Bakam, yang merupakan bagian dari Kecamatan Bakam di Kabupaten Bangka, adalah salah satu desa yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan sumber daya alam. Dengan mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai petani, Desa Bakam terkenal sebagai penghasil komoditas lada dan karet. Selain itu, desa ini juga kaya akan sumber daya alam, termasuk potensi wisata yang mulai dilirik sebagai sektor baru yang menjanjikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana), yang dicanangkan oleh BKKBN, hadir di Desa Bakam dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perencanaan keluarga yang matang, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kesehatan reproduksi. Dengan program ini, diharapkan Desa Bakam mampu menciptakan keluarga-keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya.

Salah satu program unggulan Bangga Kencana di Desa Bakam adalah pembentukan Kampung KB, yang menjadi pusat kegiatan penyuluhan dan pelayanan terkait keluarga berencana. Kampung ini berfungsi sebagai wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai pentingnya keluarga berencana dan layanan kesehatan reproduksi. Melalui kegiatan seperti penyuluhan rutin, masyarakat, terutama pasangan usia subur, didorong untuk merencanakan keluarga dengan lebih baik, guna menciptakan kesejahteraan keluarga dalam jangka panjang.

Dalam hal pemberdayaan ekonomi, Desa Bakam memiliki potensi yang sangat besar, khususnya di sektor pertanian lada dan karet. Program Bangga Kencana bekerja sama dengan kelompok tani lokal untuk memberikan pelatihan tentang teknik budidaya yang lebih produktif dan berkelanjutan. Petani di desa ini diajarkan bagaimana meningkatkan kualitas hasil panen mereka melalui penggunaan teknologi dan metode pertanian yang lebih modern. Selain itu, ada juga upaya untuk mengembangkan pengolahan hasil pertanian, sehingga produk dari Desa Bakam memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan, yang tentunya dapat meningkatkan pendapatan keluarga petani.

Selain sektor pertanian, Desa Bakam memiliki potensi di bidang wisata alam. Dengan keindahan alam berupa hutan, perkebunan, dan pemandangan yang asri, desa ini memiliki peluang untuk mengembangkan ekowisata yang dapat menarik wisatawan lokal maupun luar daerah. Program Bangga Kencana mendukung upaya ini dengan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengembangan wisata desa, seperti membuka homestay, usaha kuliner, dan jasa pemandu wisata. Inisiatif ini tidak hanya memberikan alternatif sumber pendapatan bagi warga, tetapi juga meningkatkan keterampilan masyarakat dalam bidang pariwisata.

Selain itu, kerajinan lokal dan usaha mikro juga menjadi bagian penting dari program pemberdayaan ekonomi di desa ini. Program Bangga Kencana membantu keluarga di Desa Bakam untuk mengembangkan usaha kecil seperti kerajinan tangan dan olahan hasil pertanian yang memiliki nilai jual. Dengan adanya pelatihan kewirausahaan dan dukungan akses permodalan, masyarakat didorong untuk lebih mandiri dalam meningkatkan ekonomi keluarga mereka.

Secara keseluruhan, Desa Bakam memiliki potensi yang besar untuk berkembang menjadi desa yang sejahtera dan mandiri. Program Bangga Kencana hadir sebagai katalisator yang membantu masyarakat dalam merencanakan keluarga dengan baik, meningkatkan kesehatan reproduksi, dan memaksimalkan potensi ekonomi yang ada di desa ini. Sinergi antara program Bangga Kencana dan potensi lokal yang ada akan mendorong Desa Bakam menuju masa depan yang lebih cerah, dengan keluarga-keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
8
Jumlah Kepala Keluarga
520
Jumlah PUS
369
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
172
Keluarga yang Memiliki Remaja
313
Keluarga yang Memiliki Lansia
158
Jumlah Remaja
313
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
0
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
0

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
NIKILIO, S.KEP.NERS
199002172022211001
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 1 orang pokja terlatih
dari 24 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Mingguan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi:
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Tahunan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 1
Bulan ini: 9
Total: 38