Gambaran Umum
DISKRIPSI SINGKAT TENTANG KAMPUNG KB
Gambaran umum Kampung KB Moncongloe Bulu
Desa ini berstatus sebagai desa definitif dan tergolong pula sebagai desa swasembada. Desa ini memiliki luas wilayah 12,76 km² dan jumlah penduduk sebanyak 3.820 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebanyak 299,37 jiwa/km² pada tahun 2017. Pusat pemerintahan desa ini berada di Dusun Tamalate. Jarak desa ini dari Pamanjengan yang mana merupakan ibu kota dari Kecamatan Moncongloe adalah sekitar 1,2 km. Desa Moncongloe Bulu membawahi 5 buah dusun, 9 Rukun Warga (RW), dan 18 Rukun Tetangga (RT).
Desa Moncongloe bulu mempunyai jumlah penduduk 3.820 jiwa, laki= 1.708, perempuan= 1.713, terdiri dari 863 KK, yang tersebar dalam 5 Wilayah dusun yaitu diccekang,tamalate,tammu-tammu,tompo balang,moncongloe bulu
Batas wilayah :
Desa Moncongloe Bulu memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:
- utara : desa bonto bunga
-selatan : desa paccellekang (kecamatan pattallassang, kabupaten gowa)
-barat : Desa Paccellekang (Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa), Desa Moncongloe Lappara, dan Desa Moncongloe
-timur : Desa Paccellekang (Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa) dan Desa purnakarya (Kecamatan Tanralili)
Kondisi demografis
Desa Moncongloe Bulu memiliki luas 12,76 km² dan penduduk berjumlah 4.203 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 329,39 jiwa/km² pada tahun 2021. Adapun rasio jenis kelamin penduduk Desa Moncongloe Bulu pada tahun tersebut adalah 101,39. Artinya, tiap 100 penduduk perempuan ada sebanyak 101 penduduk laki-laki. Berikut ini adalah data jumlah penduduk Desa Moncongloe Bulu dari tahun ke tahun.
Desa Moncongloe Bulu terdiri atas 5 Dusun yaitu Dusun Diccekang, Dusun Tamalate, Dusun Tompo Balang, Dusun Tammu-Tammu dan Dusun Moncongloe Bulu yang terdiri dari 9 RW dan 18 RT.
INFORMASI LOKASI
• KABUPATEN : MAROS
• KECAMATAN : MONCONGLOE
• DESA : MONCONGLOE BULU
KRITERIA PEMBENTUKAN KAMPUNG KB
Dasar Pembentukan Kampung KB di Dusun Tamalate karena peserta KB kurang terutama MKJP, tetapi setelah ada kampung KB Alhamdulillah kesadaran masyarakat sudah ada.