pemeriksaan kesehatan lansia
Moncongloe Bulu
Dipublikasi pada
12 August 2025
Deskripsi
Kegiatan ini biasanya dilaksanakan sebulan sekali oleh kader kesehatan bersama tenaga medis (bidan/perawat puskesmas). Pemeriksaan tersebut meliputi berbagai skrining sederhana dan edukasi, dengan rincian sebagai berikut:
Jenis Pemeriksaan Fisik Dasar
- Pengukuran Antropometri: Pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut. Ini bertujuan untuk memantau status gizi lansia dan risiko obesitas atau kekurangan gizi.
- Pemeriksaan Tanda Vital: Pengukuran tekanan darah (tensi) untuk mendeteksi hipertensi, yang umum terjadi pada lansia dan menjadi faktor risiko penyakit jantung dan stroke.
- Skrining Penyakit Kronis: Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, kolesterol total, dan asam urat melalui tes darah sederhana. Deteksi dini ini penting untuk pengelolaan diabetes, hiperkolesterolemia, Setelah pemeriksaan, lansia akan mendapatkan sesi konsultasi dengan tenaga medis atau kader terlatih. Mereka diberikan penyuluhan mengenai hasil pemeriksaan, nutrisi yang tepat, pentingnya aktivitas fisik yang sesuai (seperti senam lansia), dan manajemen penyakit kronis yang mungkin sudah diderita
- Tujuannya bukan hanya mengobati, tetapi lebih kepada upaya promotif (meningkatkan kesehatan) dan preventif (mencegah komplikasi penyakit). Manfaatnya meliputi:
- Deteksi Dini: Menemukan masalah kesehatan sejak dini sebelum menjadi parah.
- Manajemen Kondisi Kronis: Membantu pengelolaan penyakit seperti diabetes atau hipertensi secara efektif.
- Peningkatan Kualitas Hidup: Memastikan lansia dapat menjalani masa tua yang sehat, mandiri, dan produktif.
Kegiatan ini terlaksanan dengan antusias peserta cukup baik.
Sesi Kegiatan Reproduksi