Pelatihan Pembuatan PMT untuk Balita Stunting

UNDAAAN LOR
Dipublikasi pada 11 September 2025

Deskripsi

Materi PMT untuk balita stunting mencakup makanan tinggi protein dan kalori seperti ikan, ayam, telur, tahu, dan tempe, serta bahan pangan lokal kaya serat dan vitamin seperti sayuran, buah, dan kacang-kacangan, yang diolah menjadi makanan bergizi seperti bubur tim, nasi tim, nugget, dan sup. Program PMT terbagi menjadi dua jenisPMT pemulihan untuk balita gizi buruk dengan tujuan pemulihan gizi, dan PMT penyuluhan sebagai makanan selingan untuk balita yang tidak memiliki masalah gizi.

Jenis PMT untuk Balita Stunting
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka dan dapat dilakukan melalui dua cara:
  • PMT Pemulihan: Ditujukan untuk balita yang mengalami gizi buruk atau stunting. 
  • PMT Penyuluhan: Diberikan sebagai makanan selingan kepada balita usia 6-59 bulan yang tidak memiliki gangguan gizi, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. 
  • Bahan Pangan yang Dianjurkan untuk PMT
PMT biasanya menggunakan bahan pangan lokal yang mudah didapat, ekonomis, dan kaya gizi:
  • Sumber Protein Hewani: Daging ayam, telur, ikan (seperti ikan kembung atau patin), dan hati ayam.
  • Sumber Protein Nabati: Tahu, tempe, dan kacang-kacangan. 
  • Sumber Karbohidrat: Beras, singkong, dan jagung. 
  • Sayuran dan Buah: Wortel, bayam, buncis, daun kelor, buah beri, alpukat, pisang, dan pepaya. 
  • Berikut adalah beberapa ide menu PMT yang bisa dibuat dengan bahan pangan lokal:
  • Bubur/Nasi Tim: Bubur ayam sayur, nasi tim hati ayam, nasi tim ikan kembung. 
  • Camilan: Bubur kacang hijau santan, sup krim jagung ayam, nugget ayam sayur atau ikan, pepes ikan. 
  • Puree Buah: Puree alpukat, pisang, atau pepaya.
  • Tips Penting
  • Gizi Seimbang: 
    Pastikan makanan mengandung cukup protein hewani, vitamin, dan mineral untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

    Bahan Pangan Lokal: 
    Gunakan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh dan ekonomis. 

    Hindari Makanan Tidak Sehat: 
    Jangan berikan makanan tinggi gula, garam, lemak jenuh, atau yang mengandung pengawet. 


    Olah Sendiri: 
    Olah makanan sendiri untuk memastikan bebas dari bahan berbahaya dan pengawet. 

    Peran Posyandu: 
    Petugas posyandu mengawasi pendistribusian
Sesi Kegiatan Kasih Sayang

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 2
Minggu ini: 11
Bulan ini: 26
Total: 56