Gambaran Umum
GAMBARAN UMUM
KAMPUNG KB “ DESA OEWAUNGKA/WATONDO ”
KECAMATAN TONGKUNO SELATAN
A. Batas dan Luas Wilayah
Ø Sebelah Utara : Desa Fongkaniwa
Ø Sebelah Selatan : Kelurahan Lawama
Ø Sebelah Timur : Desa walingkabola
Ø Sebelah Barat : Desa Linosa
Secara administratif Desa Oewaungka terbagi menjadi 2 RW & 4 RT, yang mana masing- masing RT dikepalai oleh pejabat RT yang dinamai dengan ketua RT. Dari semua wilayah Desa Oewaungka sejak mulai 5 Mei 2023 menjadi sasaran wilayah kampung KB.
B. Demografi dan Keluarga Berencana
Berdasarkan hasil evaluasi Data basis dari sumber pendata IMP "Sub PPKBD dengan di dukung data pemangku wilayah RW dan RT Sekecamatan Tongkuno Selatan dan merupakan sasaran cakupan wilayah kampung KB Desa Oewaungka, tercatat sebanyak : 2 RW dan 4 RT dan tercatatat jumlah KK : 206 KK dengan jumlah jiwa : .590, jiwa laki-laki : 310, jiwa perempuan : 280 jiwa. Penduduk mayoritas di nominasi WUS (wanita usia subur) dan penduduknya mayoritas bekerja di usaha mikro kecil dan menengah,serta pertanian. Untuk program KKBPK pencapaian jumlah PUS : 96 pemakaian alkon masih dinominasi Alkon sederhana.
C. Potensi dan Sumber Daya
Dalam rangka pelaksaan kegiatan program pembangunan di wilayah kampung KB khususnya, maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan. Adapun potensi serta faktor-faktor yang kami maksud disini adalah :
a. Faktor Pendukung
Untuk mendukung lancarnya kegiatan program KKBPK dan pembangunan lainnya di Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya factor pendukung dari lintas sektor pemerintah dan non pemerintah di wilayah kampung KB Desa Oewaungka ini sangat termotifasi dengan adanya dukungan dari berbagai pihak,seperti :
1) Adanya IMP PPKBD dan Sub PPKB
2) Adanya data basis wilayah kampung KB
3) Adanya penyuluh KKBPK
4) Adanya Bidan Desa
5) Adanya poktan (BKB, BKR, BKL,UPPKS, dan PIK/R)
6) Kelompok Tani
10) Adanya dukungan Toga dan Toma
11) Adanya dukungan OPD terkait
12) Adanya Sekolah (SMP, SD dan TK/PAUD)
13) Adanya Posbindu
14) Adanya Posyandu
15) Kader
16) Adanya UKK Berkah Bersama
17) Adanya kader program KKBPK dan kader kesehatan
b. Faktor Penghambat
1.) Penduduk yang heterogen
2.) Tingkat pengetahuan kader masih belum maksimal
3.) Pencapaian KB MKJP masih rendah
4.) masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan program KKBPK
5.) Banyaknya kepala keluarga yang merantau ke luar daerah
c. Peluang
1) Undang-undang No 52 Tentang Perkembangan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
2) Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) terutama Nawacita ke-3 yaitu membangun masyarakat dari wilayah pinggiran
3) SK Bupati tentang Pembentukan Kelompok Kerja Kampung KB No. 625 Tahun 2017
4) Sikap dan sifat gotong royong yang masih tertanam kuat
5) Pelayanan KB gratis menuju MKJP khususnya di wilayah Kampung KB.
d. Tantangan
1) Pemahaman para tokoh yang ada tentang KKBPK masih rendah sehingga seringkali menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan program
2) Pro kontra tentang MKJP terutama IUD dan Kontap yang masih ada dikalangan para tokoh agama
3) Ego sektoral dari beberapa dinas yang masih tnggi
4) Masih ada sebahagian masyarakat yang beranggapan bahwa Kampung KB dianggap milik BKKBN saja sehingga agak sulit untuk diajak lam setiap kegiatan berpartisipasi
5) Banyaknya kepala keluarga yang merantau, sehingga cakupan kontrasepsi juga rendah.
D. Visi dan Misi
a. Visi
Adapun visi dari kampung KB Desa Oewaungka adalah terwujudnya masyarakat yang mandiri dan berdaya saing untuk menciptakan keluarga yang berkualitas.
b. Misi
Menjalankan peran dan fungsi pada seksi pokja kampung KB, yaitu:
1. Fungsi agama
2. Fungsi sosial budaya
3. Fungsi cinta dan kash sayang
4. Fungsi perlindungan
5. Fungsi reproduksi
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
7. Fungsi ekonomi
8. Fungsi lingkungan