Gambaran Umum
Desa Selumbung adalah sebuah Desa Wisata di Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, yang terletak di tengah perbukitan dan dikelilingi mata air alami, menawarkan keindahan alam dan budaya autentik. Dengan luas 665,225 hektar, desa ini bertujuan mengembangkan potensinya melalui pariwisata, melibatkan masyarakat lokal, dan mengembangkan produk khas seperti serundeng. Desa ini juga dikenal dengan tradisi uniknya, termasuk ritual Daratan dalam kondisi kesurupan.
Karakteristik Umum:
Lokasi: Terpencil di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.
Geografi: Dikelilingi perbukitan dan sumber mata air alami, dengan karakteristik alam yang memukau.
Luas & Populasi: Luas desa sekitar 665,225 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 3.473 jiwa.
Potensi dan Pengembangan:
Pariwisata Berbasis Budaya: Desa Wisata Selumbung mengembangkan potensi wisata dengan menonjolkan keindahan budaya dan pemandangan alamnya.
Smart Village: Desa ini berupaya menjadi Smart Village Destination untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui teknologi.
Partisipasi Masyarakat: Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) bertujuan untuk melibatkan masyarakat dalam pengembangan pariwisata dan menciptakan peluang kerja.
Kehidupan Budaya dan Tradisi:Ritual Daratan: Warga yang mengalami kesurupan akan memikul jolok yang dihias daun braksok dan keris, kemudian berlari dan menebas diri dengan keris saat suara gambelan berbunyi. Banten: Serundeng, sebuah produk lokal berupa kelapa parut sangrai berbumbu, tidak hanya sebagai makanan atau camilan, tetapi juga sering dijadikan pelengkap upacara adat (Banten). Produk Khas: Serundeng (Saur): Produk lokal berupa kelapa parut kering yang disangrai dengan bumbu-bumbu, menghasilkan camilan renyah dengan aroma khas dan juga menjadi pelengkap banten.