Gambaran Umum
PROFIL DESA SUKADAMAI
1.
Sejarah singkat
Pada
tahun 1950 an, datanglah sekelompok pendatang yang berasal dari Kabupaten
Lampung Tengah dan yang tersebar menempati daerah Sebelah Selatan Kali Sekampung hingga ke sebelah
barat berbatasan dengan Sumbersari Sedangkan sebelah selatan dari perkebunan
Trikora hingga sebalah Timur berbatasan dengan Margajaya dan Kali Kandis.
Mereka
datang dalam rangka pengembaraan panjang yang tidak luput dari sebuah niat yang
baik yaitu ingin melanjutkan kehidupan ini yang kelak dapat diwariskan kepada
anak anaknya dalam kehidupan selanjutnya seperti yang kita nikmati sekarang
ini, oleh sebab itu kita sebagai generasi muda yang melanjutkan perjuangan
mereka wajib berterima kasih kepada mereka yang telah berjuang mati matian
untuk menjadikan desa yang kita tempati sekarang ini.
Barulah
pada tahun 1957, tepatnya pada hari Selasa Daerah tersebut diberi nama Sukadamai.
Yang diambil dari kata Suka artinya pendatang tersebut merasa
Senang dan Damai yang artinya Pendatang tersebut
menghendaki adanya kedamaian, ketentraman dan kemakmuran bagi mereka dan anak
cucunya kelak
Tanah
Desa Sukadamai dahulunya merupakan tanah
kawasan yang disebut Tanah Register 37 dan lalu beralih menjadi hutan produksi
kemudian barulah pada tahun 1991 tanah tersebut beralih menjadi Tanah Konversi.
Pemerintahan
Desa Sukadamai dimulai sejak tahun 1961, pada saat itu Kepala Desa dijabat oleh
Almarhum Bapak Sutris. Beliau memimpin Desa Sukadamai selama 1 periode
yakni hingga sampai tahun 1965. Kemudian 1 periode berikutnya dilanjutkan oleh Almarhum
Bapak Suro Kasmin yakni tahun 1965 sampai dengan tahun 1969. Periode
berikutnya dilanjutkan oleh Almarhum Bapak Sukeni, namun seiring adanya
masalah beliau hanya memerintah selama 2 tahun yaitu tahun 1970 s/d 1972,
kemudian pemerintahan Desa dilanjutkan oleh Almarhum Bapak Suwarjo
hingga tahun 1975.
Seiring berakhirnya
masa jabatan Almarhum Bapak Suwarjo, maka pemerintahan Desa Sukadamai
dilanjutkan oleh Almarhum Bapak Sulardi, beliau memimpin Sukadamai
selama 2 periode yakni pada tahun 1976 hingga tahun 1987. Pada era pemerintahan
Almarhum Bapak Sulardi telah cukup memberikan banyak perubahan desa
terutama bidang keamanan, sarana dan prasarana, sehingga desa Sukadamai menjadi
desa yang maju.
Kemudian
pemerintahan desa Sukadamai dari tahun 1987 hingga tahun 2007 dilanjutkan oleh Bapak
Taswan. Beliau juga cukup banyak memberikan torehan pembangunan Desa yang
telah beliau lakukan diantaranya renovasi Balai Desa, pembangunan gorong-gorong
dan telah mengharumkan desa Sukadamai terbukti dengan beberapa kali memenangkan
berbagai macam perlombaan desa hingga sampai tingkat provinsi. Beliau
memerintah selama 2 periode.
Periode berikutnya dilanjutkan oleh Bapak Muwanto,
beliau memerintah selama 1 periode yakni tahun 2007 hingga tahun 2013, kemudian
periode berikutnya dilanjutkan oleh Bapak
Hi. Suwardi dari tahun 2013 hingga tahun 2019, beliau juga banyak
memberikan torehan pembangunan untuk desa Sukadamai, diantaranya menyelesaikan
program pengerasan jalan dan pembangunan ekonomi desa terbukti dengan banyaknya
investor yang masuk di desa Sukadamai sehingga pendapatan desa meningkat. seiring
berakhirnya masa jabatan Bapak Hi. Suwardi maka pemerintahan desa
Sukadamai dilanjutkan oleh Bapak Eko Setya Budi melalui proses Pilkades hingga sekarang.
Adapun tabel nama-nama Kepala Desa yang pernah
memimpin sukadamai hingga sekarang adalah sebagai berikut :
Tabel 1. Riwayat Kepala Desa Sukadamai
|
No |
Nama |
Tahun
Menjabat |
|
1. |
Sutris |
1961 – 1965 |
|
2. |
Suro Kasmin |
1965 – 1969 |
|
3. |
Sukeni |
1970 – 1972 |
|
4. |
Suwarjo |
1973 – 1975 |
|
5. |
Sulardi |
1976 – 1987 |
|
6. |
Taswan |
1987 – 2007 |
|
7. |
Muwanto |
2007 - 2013 |
|
8. |
Hi. Suwardi, SE |
2013 – 2019 |
|
9. |
Eko Setya Budi |
2019 - 2025 |
2.
Kedaan sosial budaya
Penduduk Desa Sukadamai berasal dari berbagai daerah
yang berbeda-beda, dimana mayoritas penduduknya yang paling dominan berasal
dari pulau jawa. Sebagian ada yang dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat,
Sumatra Utara, jambi, Sumatra selatan, bali, ambon, keturuan cina, sehingga
tradisi-tradisi musyawarah untuk mufakat, gotong royong dan kearifan lokal yang
lain sudah dilakukan oleh Masyarakat sejak adanya Desa Sukadamai dan hak
tersebut secara efektif dapat menghindari adanya benturan-benturan antar
kelompok Masyarakat.
3.
Keadaan Ekonomi
Kondisi ekonomi Masyarakat Desa Sukadamai secara
secara kasat mata terlihat jelas perbedaannya antara rumah tangga tang
berkategori miskin, sangat miskin, sedang dan kaya. Hal ini disebabkan karena
mata pencahariannya disektor-sektor usaha yang berbeda-beda pula, sebagian
besar disektor non formal seperti buruh bangunan, buruh tani, petani sayur,
buruh perkebunan kelapa sawit dan sebagian kecil di sector formal seperti PNS
pemda, Honorer, Guru, tenaga medis, TNI/Polri dan lain-lain.
Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian
sebagai buruh harian lepas, selengkapnya sebagai berikut :
|
Petani |
Pedagang |
PNS |
Buruh |
TNI/Polri |
|
2624 KK |
571 KK |
52 KK |
241 KK |
5 KK |
4.
Sumber Daya Manusia
a.
Jumlah Penduduk
Desa Sukadamai mempunyai jumlah penduduk 6.524 jiwa,
yang terdiri dari Laki-laki 3.210 jiwa, perempuan 3.314 jiwa dan 2.066 KK, yang
terbagi dalam 9 wilayah dusun, dengan rincian Sebagai berikut :
Tabel 2. Jumlah penduduk Desa Sukadamai
|
Dusun |
Laki-laki |
Perempuan |
Jumlah Jiwa |
Jumlah kepala keluarga (KK) |
|
I |
314 |
312 |
626 |
202 |
|
II |
337 |
331 |
668 |
222 |
|
III |
520 |
479 |
999 |
311 |
|
IV |
241 |
221 |
462 |
145 |
|
V |
342 |
315 |
657 |
194 |
|
VI |
395 |
418 |
813 |
246 |
|
VII |
503 |
494 |
997 |
296 |
|
VIII |
408 |
387 |
795 |
239 |
|
IX |
542 |
499 |
1041 |
324 |
|
Jumlah |
3602 |
3456 |
7058 |
2179 |
b.
Pertumbuhan penduduk
1.
Jumlah
penduduk tahun lalu 6.902
2.
Jumlah
penduduk tahun ini 7.058
c.
Sarana dan Prasarana Pendidikan
Sarana dan prasarana pendidikan di Desa Sukadamai
mempunyai sekolah dari PAUD sampai perguruan tinggi yang terdapat dibeberapa
dusun. Dengan rincian :
Tabel 3. Sarana dan
prasarana pendidikan
|
No |
Nama Pendidikan |
Tempat |
|
1. |
PAUD Al-Fatih |
Dusun I |
|
2. |
PAUD Hidayatul Mubtadiin Plus |
Dusun II |
|
3. |
PAUD Hidayatul Mubtadiin |
Dusun III |
|
4. |
PAUD Aisyah |
Dusun V |
|
5. |
TK Al-Qur’an |
Dusun I |
|
6. |
TK Hidayatul Mubtadiin Plus |
Dusun II |
|
7. |
TK Hidayatul Mubtadiin |
Dusun III |
|
8. |
TK Aisyah |
Dusun V |
|
9. |
RA Al-Ishlah |
Dusun VII |
|
10. |
SD Negeri 1 Sukadamai |
Dusun VIII |
|
11. |
SD Negeri 2 Sukadamai |
Dusun V |
|
12. |
SD Negeri 3 Sukadamai |
Dusun III |
|
13. |
SD Negeri 4 Sukadamai |
Dusun VI |
|
14. |
MI Al-Ishlah |
Dusun VII |
|
15. |
MTs Al-Ishlah |
Dusun VII |
|
16. |
SLTP Al Ismailiyun |
Dusun IX |
|
17. |
SMK Ahmad Dahlan |
Dusun V |
|
18. |
MA Al-Ishlah |
Dusun VII |
|
19. |
SMA Al-Ismailiyun |
Dusun IX |
|
20. |
STEBIS Nur Ilmi Al Ismailiyun |
Dusun IX |
|
21. |
Pondok Pesantren Nurul Qur’an |
Dusun I |
|
22. |
Pondok Pesantren Al-Ishlah |
Dusun VII |
|
23. |
Pondok Pesantren Al Ismailiyun |
Dusun IX |
d.
Sarana dan prasarana kesehatan
Tabel 4. Sarana dan prasarana kesehatan
|
No |
Sarana /
Prasarana |
Jumlah/Volume |
Keterangan |
|
1. |
Posyandu |
9 unit |
Dirumah kader |
|
2. |
Gedung Posyandu permanen |
- |
- |
|
3. |
Puskesmas |
1 unit |
Baik |
|
4. |
Poliklinik / balai pengobatan |
1 unit |
Baik |
|
5. |
Bidan Desa |
3 orang |
Aktif |
|
6. |
Perawatan kesehatan |
5 orang |
Aktif |
|
7. |
Dokter |
1 orang |
Aktif |
|
8. |
Mantri kesehatan |
- |
- |
e.
Sarana dan prasarana pemerintahan
Sarana dan prasarana pemerintahan Desa Sukadamai
mempunyai kantor dan balai Desa Sukadamai di dusun V disertai dengan perangkat
Desa lengkap. Pemerintah Desa membawahi pemerintah dusun, di Desa Sukadamai
mempunyai 9 dusun dan dikepalai oleh 9 kepala dusun.
Sarana prasarana Desa Sukadamai berjalan lancer
sesuai peraturan dan memberikan pelayanan kepada seluruh Masyarakat. Kondisi
sarana dan prasarana umum Desa Sukadamai secara garis besar adalah Sebagai
berikut :
Tabel 5. Kondisi sarana dan prasarana umum
|
No |
Sarana /
Prasarana |
Jumlah/Volume |
Keterangan |
|
1. |
Kantor Desa dan balai Desa |
1 unit |
Layak pakai |
|
2. |
Masjid |
9 unit |
Layak pakai |
|
3. |
Mushola |
22 unit |
Layak pakai |
|
4. |
Gereja |
2 unit |
Layak pakai |
|
5. |
Pos kamling |
11 unit |
Tidak layak pakai |
|
6. |
Tower telkomsel |
2 unit |
|
|
7. |
Lapangan Volly Ball |
1 lokasi |
|
|
8. |
Lapangan sepak bola |
3 lokasi |
|
|
9. |
Tempat pemakaman umum |
3 lokasi |
|
|
10. |
Sungai way kandis |
5000 m |
|
|
11. |
Jalan tanah |
32.000 m |
|
|
12. |
Koral/poros |
11.000 m |
|
|
13. |
Jalan aspal |
35.000 m |
|
|
14. |
Pasar Desa |
1 unit |
|
|
15. |
Truk pengangkut sampah |
1 unit |
|
|
16. |
Grobak sampah/satgas kebersihan |
3 unit/ 3 orang |
|
|
17. |
Sumur pompa |
3 unit |
|
|
18. |
Sumur gali |
2.880 unit |
|