PENYULUHAN PERUBAHAN PERILAKU GERAKAN AYAH TELADAN

KAMPUNG KB BONEATIRO BARAT
Dipublikasi pada 06 March 2026

Deskripsi

Penyuluhan mengenai perubahan perilaku melalui Gerakan Ayah Teladan berfokus pada pergeseran peran ayah yang dulunya hanya dianggap sebagai pencari nafkah, kini menjadi sosok yang terlibat aktif dalam pengasuhan dan kesehatan keluarga.
Berikut adalah poin-poin utama dalam pelaksanaan penyuluhan perubahan perilaku tersebut:
1. Fokus Perubahan Perilaku (Mindset)
Penyuluhan ini bertujuan mengubah cara pandang ayah agar lebih proaktif dalam:
  • Pengasuhan Bersama (Co-parenting): Menghilangkan stigma bahwa mengasuh anak adalah tugas ibu semata.
  • Pendampingan 1000 HPK: Mengajak ayah terlibat sejak masa kehamilan (menemani periksa kehamilan) hingga pemenuhan gizi anak untuk mencegah stunting.
  • Komunikasi Efektif: Membangun kedekatan emosional dengan anak dan menjadi teladan perilaku positif di rumah.
2. Materi Inti Penyuluhan
Biasanya disampaikan melalui media yang santai namun informatif, meliputi:
  • Peran Ayah dalam Gizi: Memastikan ketersediaan pangan bergizi dan mendukung pemberian ASI Eksklusif (Ayah sebagai breastfeeding father).
  • Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Ayah memberikan contoh menjaga kebersihan lingkungan rumah dan tidak merokok di dalam rumah.
  • Stimulasi Psikologis: Peran ayah dalam bermain dan memberikan edukasi dini untuk perkembangan kognitif anak.
3. Metode Pendekatan di Desa
Agar efektif, penyuluhan di tingkat desa menggunakan pendekatan:
  • Pertemuan Kelompok: Melalui forum Bapak-bapak, seperti pengajian, kegiatan RT/RW, atau kelas khusus ayah.
  • Diskusi Kasus: Berbagi pengalaman antarayah mengenai tantangan mendidik anak di era digital.
  • Kampanye Visual: Penggunaan poster atau video testimoni dari tokoh masyarakat setempat yang sudah menerapkan peran "Ayah Teladan".
4. Dampak yang Diharapkan
  • Penurunan Angka Stunting: Karena ayah memastikan asupan gizi ibu hamil dan balita terjaga.
  • Kesehatan Mental Keluarga: Hubungan suami-istri yang lebih harmonis karena adanya pembagian peran yang adil.
  • Karakter Anak: Anak yang tumbuh dengan figur ayah yang hadir secara emosional cenderung memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi

Kegiatan ini terlaksanan dengan antusias peserta cukup baik.

Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0