KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR)

SEJAHTERA
Dipublikasi pada 24 May 2025

Deskripsi

Jenis Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) adalah program pemerintah untuk pelayanan kesehatan bagi remaja. Telah dicanangkan pemerintah sejak tahun 2003 melalui Dinas Kesehatan tingkat Kabupaten dan Kota bekerja sama dengan Dinkes Provinsi. Pelayanan PKPR dapat diakses di Puskesmas terdekat dan jenisnya cukup beragam. Yaitu:

1. Mengedukasi remaja tentang kesehatan Pemberian edukasi bertujuan untuk membangun kesadaran remaja akan kesehatan. Misalnya mengenai kesehatan reproduksi, menghindari penyalahgunaan narkoba, dll. Metode penyampaiannya adalah berkelompok, melalui media telekomunikasi (telepon, surel, SMS, siaran on air di radio), atau media cetak.

2. Pelayanan klinis Program pelayanan klinis ditujukan untuk remaja yang mengalami kondisi medis tertentu. Pelayanan akan dilakukan sesuai prosedur dan kondisi medis, termasuk pemeriksaan penunjang dan rujukan. Untuk memandu peserta PKPR, akan ada petugas dari balai pengobatan (umum dan gigi dan petugas kesehatan ibu dan anak. Masalah klinis yang dapat ditangani adalah psikososial dan masalah kesehatan umum. Misalnya anemia, pemeriksaan kehamilan, serta kondisi kesehatan lainnya. Kerahasiaan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta PKPR akan dirahasiakan dari umum. Riwayat pemeriksaan dan kesehatan juga akan dicatat dengan lengkap oleh petugas. Sehingga ketika remaja harus dirujuk ke unit kesehatan lebih tinggi, petugas tidak kesulitan menilai kondisi remaja.

3. Konseling untuk remaja Konseling untuk remaja difokuskan kepada masalah mental dan kepribadian dan masalah kesehatan khusus seperti edukasi tentang HIV dan AIDS, masalah seks dan reproduksi, serta penyakit menular seksual. Adapun masalah mental yang dapat ditangani dengan konseling adalah: Masalah mental seperti gangguan kecemasan, rendah diri, depresi, dll. Masalah gangguan belajar dan remaja berkebutuhan khusus. Namun, layanan ini tidak tersedia di semua Puskesmas. Peningkatan motivasi dan bantuan jika kondisi remaja membutuhkannya. Peningkatan self awareness dan self regulation untuk remaja. Dengan program konseling, diharapkan peserta PKPR dapat mengenali masalah yang mereka hadapi, mengambil keputusan yang tepat, serta menjadi pribadi yang siap menyongsong masa dewasanya.

4. Training pendidik dan konselor sebaya Di program ini para remaja bukan hanya menjadi objek dan penerima layanan saja. Setiap remaja dapat berpartisipasi sebagai konselor sebaya dan pendidik sebaya. Diharapkan setiap sekolah atau unit pendidikan lain memiliki jumlah konselor sebaya mencapai 10% dari total siswa. Tugas pendidik dan konselor sebaya adalah mengajak teman-temannya berperilaku sehat. Mereka juga membantu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program PKPR di sekolah atau lingkungannya.

5. Program Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat Pada program PKHS remaja akan diajak memahami cara  hidup sehat baik fisik maupun mentalnya. Mereka akan diajarkan memilih gaya hidup sehat termasuk memilih pergaulan yang baik agar kesehatan fisik, sosial dan mental mereka terjaga. Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja ini dilakukan tidak hanya di Puskesmas. Tetapi juga di sekolah-sekolah, rumah singgah, PKBM, sanggar, dll. Dengan metode jemput bola seperti ini diharapkan program PKHS dapat menjangkau lebih banyak remaja. Fokus Sasaran Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Dari keterangan di atas, terlihat luasnya cakupan layanan PKPR untuk remaja. 

Kegiatan PKPR pada Bulan Mei dilaksanakan di Dusun Kerep yang pada bulan sebelumnya dilakukan di Dusun Ngelosari. Kegiatan ini dilakukan setiap Bulan dengan rolling di 6 Dusun di Desa Jombor. Kegiatan ini dilakukan dengan maksud dan tujuan agar remaja bisa mengetahui dan bisa cek kesehatan setiap bulan untuk dapat memantau kesehatan dari remaja itu sendiri. Kegiatan ini mendatangkan bidan desa, perangkat desa, kades, dan TP. PKK Desa Jombor. Kegiatan PKPR dilakukan dengan menjemput bola ke Dusun Dusun diharapkan keikutsertaan remaja yang baik dan minat tinggi. 


Sesi Kegiatan Perlindungan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0