Gambaran Umum


GAMBARAN UMUM

Desa Gununggiana termasuk dalam wilayah Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara bagian Timur. Terletak di koordinat 109.743 Bujur Timur dan -7.352654 Lintang Selatan, dengan luas wilayah 366.3600 Ha diketinggian 750 di atas permukaan laut. Desa Gununggiana memiliki batas-batas administratif sebagai berikut:


Batas Utara : Desa Pakelen dan Desa Clapar

Batas Timur : Desa Clapar, Desa Talunamba, dan Desa Madukara

Batas Selatan : Desa Madukara dan Desa Pekauman

Batas Barat : Desa Karanganyar, Desa Kaliurip, dan Desa Pakelen 

 

Wilayah Desa Gununggiana terbagi dari 3 Dusun, 4 RW dan 12 RT. Tiap-tiap RT di Desa Gununggiana memiliki nama-nama wilayah. Berikut nama wilayah RT di Desa Gununggiana.

RT 01 RW 01 (Grantung)

RT 02 RW 01 (Dogleg)

RT 03 RW 01 (Timbis)

RT 01 RW 02 (Kali Pager)

RT 02 RW 02 (Puntuk Gondang Lor)

RT 03 RW 02 (Puntuk Gondang Kidul)

RT 01 RW 03 (Sirandu)

RT 02 RW 03 (Krajan Lor)

RT 03 RW 03 (Krajan Kidul)

RT 01 RW 04 (Beji)

RT 02 RW 04 (Gumingsir)

RT 03 RW 04 (Puntuk Randu)


Mayoritas penduduk desa Gununggiana beragama Islam. Tingkat pendidikan di Desa Gununggiana, sebagian besar tamat sekolah dasar. Kondisi rumah warga yang berada di daerah ini cukup baik. Pada umumnya, mata pencaharian warga Desa Gununggiana yaitu sebagai pedagang dan petani salak. Dengan demografi Desa Gununggiana yang didominasi dengan lahan perkebunan salak. Perekonomian masyarakat berpusat pada bidang pertanian salak.  

 

POTENSI

 

Tradisi lokal yang populer di Desa Gununggiana dan hingga kini masih dilestarikan seperti ruwat bumi. Tradisi ruwat bumi sudah ada sejak dahulu, setiap satu tahun sekali dilaksanakan tepatnya pada tanggal 10 Asyura, guna meneruskan tradisi nenek moyang. Ruwat bumi adalah ritual hajat bumi atau bentuk ungkapan rasa syukur kepada pencipta bumi dan seisinya yang telah memberikan manfaat dari bumi serta keselamatan dari mara bahaya seperti bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Ruwat bumi juga merupakan tradisi yang populer, dan masih banyak dilestarikan di berbagai daerah serta berbagai macam bentuk perayaan di setiap prosesinya memiliki keunikan tersendiri. Keradaan ruwat bumi di Gununggiana telah ada jauh sebelum Islam datang dan berkembang di Gununggiana. Ruwat bumi merupakan tradisi leluhur yang dalam perkembangannya banyak berakulturasi dengan agama yang masuk dan diterima di Gununggiana. Tradisi ruwat bumi masih terus dilakukan masyarakat Gununggiana karena keyakinan mereka terhadap warisan nenek moyang yang perlu dijaga dan dilestarikan atau dalam kata lain nguri-uri budaya. Prosesi acara dimulai dengan penyembelihan kambing, ziarah makam dan tempat keramat, arak-arakan tumpeng dan seserahan, sambutan, tawasul, tahlil dan doa bersama, makan-makan, dan pagelaran wayang. Setiap prosesinya mengandung makna dan tujuan tersendiri.


Link Berita

https://gununggiana-banjarnegara.desa.id/

https://www.youtube.com/watch?v=dszZort3LTA

https://www.youtube.com/watch?v=jNoqQ9uNISA

https://kodim0704.tniad.mil.id/babinsa-koramil-14madukara-mendukung-pelaksanaan-posyandu-balita-di-desa-gununggiana

https://kodim0704.tniad.mil.id/kegiatan-posyandu-di-desa-gununggiana-untuk-mencegah-stunting



Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
2333
Jumlah Kepala Keluarga
795
Jumlah PUS
423
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
164
Keluarga yang Memiliki Remaja
436
Keluarga yang Memiliki Lansia
276
Jumlah Remaja
536
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
366
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
57

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Belum Diisi

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Belum Diisi

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Belum Diisi

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
Dana Desa
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Suryo Nirmolo, SE
198003212006041008
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 7 orang pokja terlatih
dari 12 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Tahunan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 11
Minggu ini: 14
Bulan ini: 17
Total: 65