PROSES PINGITAN ADAT MUNA

DESA LOHIA
Dipublikasi pada 27 May 2025

Deskripsi

Pingitan Adat Muna di Desa Lohia merupakan salah satu tradisi budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat sebagai bagian dari rangkaian adat menjelang pernikahan. Tradisi pingitan dilakukan terhadap calon pengantin perempuan sebagai bentuk persiapan lahir dan batin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Pelaksanaan pingitan adat biasanya berlangsung selama beberapa hari hingga waktu yang telah ditentukan oleh keluarga dan tokoh adat. Selama masa pingitan, calon pengantin perempuan dibatasi aktivitasnya di luar rumah dan diwajibkan menjalani berbagai aturan adat, seperti menjaga sikap, tutur kata, serta perilaku sesuai nilai-nilai budaya Muna.

Dalam masa pingitan, calon pengantin perempuan mendapatkan bimbingan dari orang tua dan tokoh adat terkait tata krama, peran seorang istri, pengelolaan rumah tangga, serta nilai kesopanan dan tanggung jawab dalam kehidupan berumah tangga. Selain itu, dilakukan pula perawatan diri secara tradisional sebagai simbol kesiapan fisik dan mental.

Pingitan Adat Muna di Desa Lohia mengandung nilai-nilai luhur seperti kesabaran, kedewasaan, penghormatan terhadap adat, serta pembentukan karakter calon pengantin. Tradisi ini menjadi wujud pelestarian budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Desa Lohia hingga saat ini.

Kegiatan ini terlaksanan dengan antusias dan berjalan dengan baik.

Sesi Kegiatan Sosial Budaya

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 1
Minggu ini: 7
Bulan ini: 9
Total: 42