Gambaran Umum
DATA PROFIL KAMPUNG KB PROGRAM KEPENDUDUKAN, KELUARAGA BERENCANA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA (KKBPK)
1. Sejarah Singkat Pekon Sidodadi Kecamatan Pagelaran
Desa Sidodadi terletak di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, yang mana pada awalnya adalah Desa Way Ngison Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Dusun Sidodadi berawal dari tahun 1940 an yang pada mulanya adalah Hutan belantara, banyak sekali rumpun bambu yang tidak terawat. Pada masa itu belum punya nama dusun, baru sebutan Umbul Baru. Sebuah sebutan sebatas tempat orang mengarap lahan yang belum terawat. Diantara sekian banyak orang hanya beberapa yang tercatat sebagai pembukaan Umbul Baru atau sekarang Dusun Sidodadi, yaitu para Tetua Kampung Tanjung Kemala dan para pendatang yang mayoritas adalah dari Luar Pulau Sumatra. Diantaranya adalah :
1. Bp. Dalam Batin
2. Bp. Umar
3. Bp. Haji Amin Sarbini
4. Bp. Karto Pawiro
5. Bp. Sadi Adam
6. Bp. Damawi dan masih ada beberapa orang lain.
Seiring berjalanya waktu, para Pendiri Umbul Baru telah meninggal Dunia, dan dilanjutkan oleh anak cucu sebagai penerus. Demikian perjalanan panjang Umbul Baru sampai pada Tahun 1950 setelah kemerdekaan Republik Indonesia, pada waktu itu Umbul Baru secara resmi di akui sebagai sebuah dusun di salah satu kampung yang bernama Way Ngison dan diberi nama Dusun Way Ngison 1 ( Bedeng Satu ) kemudian berubah nama menjadi Dusun Sidodadi dan sampai sekarang menjadi sebuah desa yaitu Desa Sidodadi.
Pada waktu itu masyarakat Dusun Sidodadi bermaksud melakukan pemekaran desa yang diprakarsai oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh adat yang pada waktu memandang perlu dilakukan pemekaran. Dengan perjalanan yang cukup panjang dan banyak hal yang dihadapi hingga akhirnya pada tanggal 24 September 2012, Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengabulkan keinginan tersebut sehingga terbentuklah desa baru yaitu Desa Sidodadi.
Adapun perkembangan Desa Sidodadi yang hingga saat ini telah mengalami pergantian dari penjabat sementara sampai kepala desa definitip, yaitu:
1. Bp. Sutiyono (2012 Penjabat 1)
2. Bp. Parjiman (2013 Penjabat 2)
3. Bp. Hariyatno (2013 s.d 2019 Kepala Desa Definitip periode 1)
4. Bp. Wagiman (2020 Penjabat Definitip 3)
5. Bp. Hariyatno (2021-sekarang Kepala Desa Definitip periode 2)
Secara monografi, Desa Sidodadi memiliki 2 dusun yaitu Dusun Sidodadi 01 dan Dusun Sidodadi 02 yang dibentuk pada tahun 2012 melalui mufakat. Sebelumnya, secara struktural di Desa Sidodadi memiliki 1 Kepala Suku yang sama kedudukannya dengan Ketua RW. Saat ini, Desa Sidodadi memiliki 2 dusun yang masing-masing dusun terdiri dari 3 wilayah RT.
2. Data Penduduk
a. Data Penduduk Berdasarkan Usia
Desa Sidodadi terdiri dari 443 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk sebanyak 1.414 jiwa dengan jumlah penduduk perempuan sebanyak 687 jiwa dan penduduk laki-laki sebanyak 727 jiwa. Berikut ini disajikan data jumlah penduduk di Desa Sidodadi pada tahun 2025 berdasarkan rentang usia.
Sumber : https://sidodadi-pagelaran.desa.id/statistik
Sumber : https://sidodadi-pagelaran.desa.id/statistik
b. Data Penduduk Berdasarkan Pendidikan Dalam KK
Data penduduk di Desa Sidodadi berdasakan pendidikan dalam KK disajikan pada gambar berikut:
Sumber : https://sidodadi-pagelaran.desa.id/statistik
c. Data Penduduk Berdasarkan Pekerjaan
Data penduduk di Desa Sidodadi berdasakan pekerjaan disajikan pada gambar berikut:
3. Data Keluarga Berencana
Data Keluarga Berencana Pekon Sidodadi pada tahun 2025 disajikan pada tabel berikut:
- Jumlah PUS : 212
- Jumlah Unmet Need : 8
- PUS bukan peserta KB : 32
- Ingin anak : 11
- Ingin anak ditunda : 4
- Tidak ingin anak lagi : 4
Data Bina Ketahanan Keluarga
4. Keadaan Sosial
Keadaan Masyarakat Desa Sidodadi sangat agamis oleh karena adannya beberapa Pendidikan Pengajian/TPA yang ada di Desa Sidodadi. Perkembangan penduduk di Desa Sidodadi saat ini masih bisa dikategorikan sedang, hal ini karena didukung oleh kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan menata kehidupan melalui Program Keluarga Berencana. Pada sektor pendidikan, data penyandang buta huruf di Desa Sidodadi semakin berkurang.hal ini didukung dengan adanya program pemerintah tentang usia wajib belajar sembilan tahun.
5. Keadaan Ekonomi
Jika dilihat secara cermat, ada beberapa sektor yang mampu mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di Desa Sidodadi, yang paling signifikan adalah sektor pertanian dan peternakan.ini dilihat dari luasnya lahan pertanian yang mendominasi sekitar 70 % dari seluruh wilayah Desa Sidodadi sekaligus mata pencaharian masyarakat Desa Sidodadi adalah sebagai petani dan buruh tani.disamping itu pula sektor perdagangan dan Usaha Kecil Menengah di Desa Sidodadi juga tumbuh sangat baik diantaranya pengrajin batu bata dan Genteng, hal ini sangat membantu upaya Pemerintah Desa dalam rangka menurunkan angka pengangguran. Menurut data Statistik terakhir perkembangan penduduk miskin di Desa Sidodadi dari tahun ke tahun mengalami penurunan yang signifikan meskipun sebenarya hal ini sangat riskan dengan labilnya kondisi ekonomi global, sehingga harus ada penguatan terutama di bidang peningkatan sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
5.1. Pertanian
5.1.1 Tanaman Pangan
Luas tanam menurut komoditas pada tahun ini sebagai berikut :
| Jenis Komoditi | Luas Lahan (ha) | Hasil/Tahun (ton/ha) |
| Padi | 60 | 5 |
| Jagung | 20 | 4 |
| Ubi Kayu | 5 | 12 |
| Ubi Jalar | 1 | 10 |
5.1.2 Pemilikan lahan pertanian tanaman pangan :
a. Jumlah rumah tangga pemilik tanah pertanian = 191 RT
b. Jumlah rumah tangga tidak memiliki tanah pertanian = 83 RT
c. Memiliki tanah pertanian kurang dari ½ ha = 20 RT
d. Memiliki tanah pertanian antara ½ ha s/d 1 ha = 252 RT
e. Memliki tanah pertanian lebih dari 1 ha = 5 RT
f. Jumlah total rumah tangga petani = 274 RT
5.1.3 Jenis dan kesuburan tanah
a. Warna tanah (sebagian besar) = Merah
b. Tekstur = lempengan/pasiran/debuan*
c. Kedalaman = 1 meter
d. Permasalahan = kandungan besi/gambut/tinggi/tidak ada*
5.2 Perkebunan
5.2.1 Luas dan Hasil Menurut Jenis
| Jenis Komoditi | Luas Lahan (ha) | Hasil/Tahun (ton/ha) |
| Kelapa | 10 | 12 |
| Kakau | 30 | 665 |
5.2.2 Pemilik lahan perkebunan
a. Jumlah rumah tangga pemilik tanah perkebunan = 12 RT
b. Jumlah rumah tangga tidak punya tanah perkebunan = - RT
c. Memiliki tanah perkebunan kurang dari ½ ha = 8 RT
d. Memiliki tanah perkebunan antara ½ Ha. s/d 1 ha = 4 RT
e. Memliki tanah perkebunan lebih dari 1 ha = - RT
5.3 Peternakan
5.3.1. Jenis populasi ternak
a. Sapi = 73 ekor/Tahun
b. Ayam = 475 ekor/Tahun
c. Bebek = 125 ekor/Tahun
d. Kambing = 145 ekor/Tahun
5.3.2. Produksi peternakan
a. Susu = - liter/Tahun
b. Kulit = - Kg./Tahun
c. Telur = - Kg./Tahun
d. Daging = - Kg,/Tahun
e. Madu = - liter/Tahun
5.3.3. Ketersediaan hijauan pakan ternak
a. Luas tanaman pakan ternak = - Ha.
b. Produksi hijauan makanan ternak = - Ha.
c. Luas lahan gembalaan = - Ha.
5.4. Sumber Daya Air
5.4.1. Potensi air irigasi
a. Keberadaan irigasi = ada/tidak ada*
b. Sumber mata air (bila ada irigasi)
- Sungai = 50 m³/detik
- Danau = - m³
- Mata air = - m³/detik
- Bendungan/waduk = - m³
5.4.2. Air minum
| Sumber | Jumlah Unit | Pemanfaat (KK) |
| Sumur gali | 285 | 334 |
| Hidran Umum | 1 | 15 |
| PAM | 4 | 94 |
5.5. Perikanan
Jenis dan produksi budidaya ikan air tawar yaitu empang/kolam dengan luas lahan 10 ha yang dapat menghasilkan 24.000 ton/tahun. Jenis ikan yang diproduksi yaitu ikan mas 1.000 ton/tahun, ikan mujahir 50 ton/tahun, dan ikan lele 1.500 ton/tahun.
6. KONDISI GEOGRAFIS DAN PERBATASAN
a. Luas Wilayah Desa Menurut Penggunaannya
Luas wilayah Desa Sidodadi secara administratif seluas ± 104 ha yang terdiri dari tanah sawah seluas 60 ha, tanah tegal seluas 10 ha, tanah pekarangan seluas 19 ha, dab lain-lain (sungai, kuburan, jalan, tempat ibadah, sekolah, kolam) seluas 25 ha.
b. Batas Wilayah
Batas wilayah di Desa Sidodadi yaitu sebagai berikut:
- Sebelah Utara : Pagelaran dan Patoman Pagelaran
- Sebelah Selatan : Wayngison dan Tanjung kemala Pagelaran dan Pugung
- Sebelah Barat : Pujiharjo dan Tanjung Kemala Pagelaran dan Pugung
- Sebelah Timur : Way Ngison dan Gemahripah Pagelaran
c. Orbitasi, Waktu Tempuh, dan Letak Desa
- Jarak ke Ibukota Kecamatan : 7 Km
- Jarak ke Ibukota Kabupaten/Kotamadya : 15 Km
- Jarak ke Ibukota Propinsi : 60 Km
- Waktu tempuh ke Ibukota Kecamatan : 30 Menit
- Waktu tempuh ke Ibukota Kab./Kodya : 45 Menit
- Waktu tempuh ke Fasilitas terdekat ( Ekonomi, Kesehatan, Pemerintahan ) : 30 Menit
d. Letak Desa : Dataran rendah
- Tinggi Tempat dari perrmukaan laut 140 dpl
- Curah Hujan rata-rata per tahun 1,329 m
- Keadaan suhu rata-rata -
- Curah Hujan Tahunan 1,329 mm/th
f. Topografi atau Bentangan Lahan
- 1. Dataran 95 ha
- 2. Perbukitan/Pegunungan -
g. Kesuburan Tanah
- 1 Sangat subur -
- 2 Subur 40,
- 3 Sedang 20,
- 4 Tidak subur/Kritis -
8. STRUKTUR ORGANISASI DAN KELEMBAGAAN DESA
| Lembaga Pemerintahan | Jumlah | Lembaga Kemasyarakatan | Jumlah |
| Kepala desa | 1 | LPM | 1 |
| Sekretaris Desa | 1 | PKK | 1 |
| Perangkat desa | 13 | Posyandu | 2 |
| BHP | 7 | Pengajian | 5 |
| Arisan | 5 | ||
| Simpan Pinjam | 12 | ||
| Kelompok Tani | 2 | ||
| Gapoktan | 1 | ||
| Karang Taruna | 1 | ||
| Risma | 1 |