Gambaran Umum


PROFIL DESA MASARAN

A.   PENDAHULUAN.

      

Keadaan Umum

1.      Sejarah

Pembentukan Desa Masaran sejauh ini belum dapat diungkap secara pasti, namun sebenarnya Desa Masaran sudah dikenal sejak sebelum tahun 1800-an sebelum pecahnya perang Diponegoro. Masyarakatnya dikenal Heroik dan memiliki patriotisme yang tinggi, hal ini dapat ditelusuri lewat catatan sejarah berdirinya Kabupaten Banjarnegara, bahwa antara tahun 1825 – 1830 masyarakat Masaran telah ikut memperkuat pasukan Diponegoro diwilayah Banjarnegara yang dipimpin oleh R Ng. Mangun Yudha II Bupati Banjar Watulembu ke 2 (Banjar Watulembu sekarang bernama Banjarnegara)

 

2.      Geografi

Desa Masaran terletak di pegunungan Serayu selatan pada ketinggian 149 dari permukaan laut dan di jalur tengah sudut timur laut wilayah Kecamatan Bawang, dengan batas-batas :

Sebelah Utara                    : Desa Gemuruh Kecamatan Bawang

Sebelah Timur                   : Desa Gentansari Kecamatan Pagedongan

Sebelah Selatan                  : Desa Gentansari Kecamatan Pagedongan

Sebelah Barat                     : Desa Serang dan Desa Mantrianom Kec. Bawang

 

a.       Luas Wilayah

Desa Masaran memiliki luas wilayah  321,255 Ha terdiri dari :

v Persawahan              :   82,089 Ha

v Lahan kering                        : 119,043 Ha

v Bangunan                 :   21,055 Ha

v Lain-lain                   :   99,200 Ha

 

b.      Administratif

Secara administratif Desa Masaran terdiri dari 4 (empat) RW/Dusun, 15 RT dan 18 Pedukuhan.

 

3.      Kependudukan

a.       Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk Desa Masaran sebanyak 2.824 jiwa, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) : 806 terdiri dari  :

Laki-laki                                   :    649 jiwa

Perempuan                               :    157 jiwa

 

b.      Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur

00 – 04 Tahun                          :    185 jiwa

05 – 09 Tahun                          :    215 jiwa

10 – 14 Tahun                          :    229 jiwa

15 – 24 Tahun                         :    423 jiwa

25 – 54 Tahun                         : 1.345 jiwa

55 – Keatas                              :    428 jiwa

 

c.       Penyebaran Penduduk

Wilayah Kadus I                      :  850   orang

Wilayah Kadus II                     :  878   orang

Wilayah Kadus III                    :  553   orang

Wilayah Kadus IV                   :  530   orang

 

d.      Mata Pencaharian

Pegawai Negeri Sipil                   49              orang

TNI                                          :       3              orang

Swasta                                      :     55  orang

Petani                                       : 1.312             orang

Buruh                                       :      84 orang

Pensiunan                                :      23 orang

Lain-lain                                  :      65 orang

 

e.       Pendidikan

Tidak sekolah                          :    218 Orang

SD/Tamat SD                           :    288 Orang

Tamat SMP                                394             Orang

Tamat SMA                              :    254             Orang

Akademi                                  :      33 Orang

Pasca Sarjana                           :      32 Orang

 

f.       Penganut Agama dan Kepercayaan

Penganut Agama Islam             : 2.818 orang

Penganut Agama Katholik        :         0 orang

Penganut Agama Kristen          :         5 orang

Penganut Agama Hindu                       :         0 orang

Penganut Agama Budha                       :         0 orang

Penganut Kepercayaan             :         0 orang

 

4.      Prasarana Umum dan Perumahan Penduduk

Sekolah Dasar/MI              :     2    unit

Taman kanak-2                              :     2    unit

Puskesmas                                     :     1    unit

Kantor Pembibitan                         :     1    unit

Masjid                                            :     5    unit

Mushola                                         :    12   unit

Balai desa                                      :     1    unit

Pos kamling                                   :   13    unit

Rumah penduduk                          :           unit

 

5.      Pendapatan dan Sumber-sumber Pendapatan

a.       Pendapatan

Pendapatan Asli Desa pada 5 (lima) tahun terakhir sebagai berikut :

Tahun 2011            Rp 259.139.000,-

Tahun 2012            Rp 296.680.000,-

Tahun 2013            Rp 285.853,000,-

Tahun 2014            Rp 314.438,000,-

Tahun 2015            Rp 345.882.000,-

 

b.      Sumber-sumber pendapatan

§  Retribusi          

§  Penjualan Tanah Bengkok

§  Bagi Hasil Pajak

§  Swadaya Masyarakat

§  Bantuan Pemerintah

§  Bantuan pihak lain yang tidak mengikat

 

Potensi Wilayah

Pertanian

Potensi wilayah Desa Masaran berdasarkan penggunaan tanah dapat dirinci sebagai berikut :

a.       Tanah sawah seluas                          :   82,089 Ha

b.      Tanah tegalan seluas                         : 188,240 Ha

c.       Tanah pekarangan/bangunan                        :   21,055 Ha

d.      Tanah untuk kolam                           :     1,500 Ha

e.       Tanah makam                                               :     3.038 Ha

f.       Lain-lain                                           :   25,333 Ha

Budidaya tanaman pangan yang dikembangkan meliputi padi, palawija dan holtikultura. Jenis padi yang dikembangkan adalah jenis padi sawah dengan pengairan irigasi setengah teknis, sedangkan komoditas palawaija yang dikembangkan meliputi jagung, ketela pohon dan kacang-kacangan.

Tanaman holtikultura yang dikembangkan meliputi sayur mayur, dan tanaman buah yang meliputi salak, pisang, mangga, durian, jeruk dan duku (komoditas rendah)

 

Perkebunan

Tanaman perkebunan yang dikembangkan di Desa Masaran merupakan perkebuanan Tumpang sari yang hanya dibudidayakan di area pembatas antar tanah milik warga seperti Kelapa, Kopi, Jahe, Kencur, Kapulaga:

 

Industri Kecil

Di Desa Masaran belum terdapat jenis industri sedang maupun besar, yang ada hanya industri berskala kecil dari berbagai jenis usaha, seperti halnya Pengolahan Kayu, Meubelair, Batako, Bata Merah, Tempe Kedelai, Kotak Buah dan Anyaman Bambu

 

Potensi Sumber Daya Manusia

Kependudukan

Berdasarkan data terakhir hasil sensus tahun 2014, jumlah penduduk Desa Masaran sebanyak : 2.825 orang  terdiri dari laki-laki 1.408 orang, perempuan 1.417 orang, dan bila dirinci menurut kelompok umur maka dapat dilihat sebagaimana tabel berikut ini :

Jumlah Penduduk Desa Masaran Tahun 2014

Dirinci Menurut Kelompok Umur

No

Kelompok Umur

Jumlah

1

2

3

4

5

13

0 – 4

5 – 9

10 – 14

15 – 24

25 – 59

> 60

185 orang

215 orang

229 orang

423 orang

1.345 orang

428 orang

 

Jumlah

2.825 orang

 

Bila menurut struktur umur, maka penduduk usia produktif ( 15 – 59 tahun ) sebanyak 2.196 orang, sedangkan jumlah penduduk usia tidak produktif sebanyak 1.768 orang yang terdiri dari umur 0 – 14 tahun dan diatas 60 tahun. Dengan demikian angka Dependensi Ratio sebesar ……..% atau setiap 100 orang usia produktif harus menanggung ….. Orang tidak produktif.

Ketenagakerjaan

Profil ketenagakerjaan masyarakat Desa Masaran pada 3 (tiga) tahun terakhir dapat dilihat sebagaimana tabel berikut ini :

 

Tingkat Kemiskinan Penduduk

Berdasarkan sensus pada tahun 2011, di Desa Masaran terdapat sebanyak 150 KK miskin

 

Kualitas Sumber Daya Perangkat Dan Lembaga Desa

Tingkat pendidikan menjadi indikator kualitas sumber daya perangkat dan lembaga desa, dan dapat dirinci sebagaimana tabel berikut :

 

 

 

Tingkat Pendidikan Perangkat dan Lembaga Desa

Desa Masaran Tahun 2015

No

Tingkat Pendidikan

Jumlah

 

1

2

3

4

5

 

 

1

2

3

4

5

 

 

1

2

3

4

5

PERANGKAT DESA ( 13 orang )

Tamat  Strata 2

Tamat Strata 1

Tamat Diploma III

Tamat SLTA

Tamat SLTP

 

BPD ( 11 orang )

Tamat  Strata 2

Tamat Strata 1

Tamat Diploma III

Tamat SLTA

Tamat SLTP

 

LP3M ( 11 orang )

Tamat  Strata 2

Tamat  Strata 1

Tamat Diploma III

Tamat SLTA

Tamat SLTP

RT Dan RW (19 orang )

PKK

KARANG TARUNA

POLMAS

 

 

0

0

2

7

3

 

 

0

3

0

6

1

 

 

0

8

2

1

0

19

1

19

 

Pemerintahan

Dengan diterbitkannya Undang-Undang  06 Tahun 2014 tentang Desa, maka penyelenggara pemerintahan desa Masaran Terdiri dari 3 (tiga) komponen yaitu Pemerintah Desa yang terdiri dari Kepala Desa dan Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, dan LP3M merupakan lembaga kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat.

 

Kondisi Keamanan

Peran dominan masyarakat dalam bidang keamanan dan ketertiban di Desa Masaran merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Semangat gotong royong dan peransertanya dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban cukup tinggi, sehingga harus diikuti dengan optimalisasi peran dan fungsi lembaga-lembaga yang ada di Desa Masaran terutama dalam merumuskan kebijakan dan menentukan kemajuan dalam bidang kamtibmas.

Menghadapi masa depan yang makin komplek penuh dengan perubahan dan perkembangan terutama bidang keamanan dan ketertiban, sudah semestinya lembaga-lembaga desa beserta segenap unsur masyarakat melakukan berbagai upaya dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, ketertiban dan ketahanan wilayah yang dinamis, karena diyakini bahwa kondisi yang dinamis akan mampu menghadapi gangguan, hambatan dan ancaman yang datang baik dari dalam maupun dari luar wilayah Desa Masaran.

Peran kamtibmas di Desa Masaran sangat penting bagi kehidupan masyarakat karena kondisi yang aman dan tertib dapat menciptakan kehidupan yang rukun, tenteram, damai dan sejahtera. Adapun kondisi keamanan di desa Masaran cukup aman dan kondusif, hal ini dapat dilihat sebagaimana keterangan berikut :

 

Data Gangguan Kamtibmas selama tahun 2015

1.      Pencurian dengan pemberatan                             0 kasus

2.      Pencurian dengan kekerasan                            :      0 kasus

3.      Pencurian kendaraan bermotor                                    :      0 kasus

4.      Penganiayaan dengan pemberatan                   :      0  kasus

5.      Pembunuhan                                                     :      0 kasus

 

·           Tujuan pembuatan Profil Desa.

a.       Meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat
Desa guna mempercepat perwujudan kesejahteraan umum;

b.      Memberdayakan masyarakat agar mampu menemukan serta mengenalai potensi permasalahan dan kebutuhan pembangunan dalam masyarakat sehingga dapat merencanakan, mengevaluasi dan memanfaatkan secara bertanggungjawab serta mengamankan, melestariakan dan mengembangkan hasil pembangunan.

c.       Memberdayakan kelembagaan masyarakat di tingkat desa agar semakin mampu melaksanakan peran dan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan kemasyarakatan;

d.      Meningkatkan kesejahteraan penyelenggaraan pemerintah Desa;

e.       Meningkatkan pemereataan pendapatan, kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat desa,

f.       Mendorong peningkatan swadaya dan gotong royong masyarakat.

g.      Meningkatkan perekonomian masyarakat Desa melalui kegiatan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat dalam upaya penaggulanagan kemiskinan dan

h.      Memperkuat masyarakat Desa sebagai subyek pembangunan.

 

B.     PROGRAM KERJA DI BIDANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAH, PEMBANGUNAN, PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMBINAAN KEMASYARAKATAN.

·         Penyelenggaraan administrasi pemerintahan

Visi Desa Masaran sebagai arah kebijakan dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang hendak diwujudkan adalah :

“TERWUJUDNYA MASYARAKAT DESA MASARAN YANG TAKWA, TENTERAM DAN MANDIRI”

Agar  tercapai persepsi yang sama tentang Visi Desa Masaran oleh semua pihak maka perlu penjelasan sebagai berikut :

Masyarakat  yang takwa.

Pengertian :

Sikap mental, tingkah laku yang didasari keyakinan dan kepatuhan kepada perintah dan larangan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Masyarakat yang tenteram

Pengertian :

Kondisi yang menunjukkan terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan keamanan, kenyamanan,

Masyarakat yang mandiri

Pengertian :

Kondisi yang menunjukan kemampuan untuk tidak tergantung kepada pihak lain

kedamaian dan kesejahteraan

 

Misi

1.        Menyelenggarakan proses pendidikan masyarakat

2.        Meningkatkan derajat kesehatan rokhani dan jasmani

3.        Mengembangkan sektor pertanian dan ekonomi rakyat

4.        Mewujudkan Kepemerintahan yang baik

5.        Menciptakan rasa aman, tenteram dan damai dalam kehidupan yang demokratis

 

Komitmen dan Kebersamaan

Komitmen dan kebersamaan, baik lembaga-lembaga desa maupun antar penduduk cukup kuat. Hal ini merupakan nilai yang strategis untuk pengembangan dan penguatan desa Masaran.

Letak Geografis

Desa Masaran memiliki letak yang strategis karena dilalui jalur yang merata antar desa baik dalam kecamatan maupun lintas kecamatan, sehingga memiliki kemudahan akses baik secara geografis maupun ekonomis.

Bidang Pertanian dan Perkebunan

Desa Masaran memiliki potensi pertanian lahan basah seluas 85,089 Ha dengan potensi pertanian tanaman pangan seperti padi dan palawija dengan pola gilir tanaman, sedangkan bidang perkebunan memiliki potensi komoditas seperti kelapa, albasia, jahe, kencur, kapulaga dan kopi.

 

Bidang Perikanan

Dalam bidang perikanan, di desa Masaran memiliki potensi untuk pembesaran ikan jenis lele, gurami, nila, dan tawes.

 

Bidang Industri

Dalam bidang industri, di Masaran terdapat industri pengolahan kayu yang banyak menyerap tenaga kerja lokal. Disamping industri pengolahan kayu juga terdapat industri kecil seperti gula kelapa, tempe, makanan ringan (keripik tempe dan peyek), anyaman bambu, paving block (temporer)

 

Kelemahan (Weakness)

Pemerintahan

Pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa masih belum efektif, belum terbangun sistem akuntabilitas dan pengukuran kinerja pemerintahan.

 

Kualitas Sumber Daya Manusia

Kualitas sumberdaya aparatur penyelenggara pemerintahan desa masih perlu mendapatkan perhatian yang serius untuk ditingkatkan. Sedangkan sebagian besar penduduk berlatar belakang pendidikan sekolah dasar (SD) dan tidak tamat SD.

 

Kemampuan Sumber Daya Keuangan Desa

Kemampuan keuangan desa masih sangat rendah, untuk pembiayaan rutin dan pembangunan masih mengandalkan bantuan anggaran dari supra desa yakni Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

 

Bidang Pertanian

Sebagian besar merupakan pertanian lahan kering yang kekurangan air ketika musim kemarau, sehingga berakibat rendahnya produktivitas pertanian. Kemudian untuk prasarana pengairan berupa saluran irigasi banyak yang dalam keadaan rusak.

 

Bidang Perikanan

Para petani ikan masih menggunakan cara-cara konvensional dan sebatas pada pembesaran ikan, sedangkan jenis ikan yang dipelihara juga kurang bervariasi.

 

Bidang Industri

Kelemahan bidang industri adalah ketergantungan pada pedagang sehingga belum memiliki posisi tawar yang tinggi.

 

Prasarana Perhubungan

Prasarana perhubungan yang berupa jalan, rata-rata dalam kondisi yang rusak, sehingga akan berakibat gangguan terhadap akses ke Desa Masaran.

 

Kondisi Lingkungan Eksternal

Peluang (Opportunities)

Peraturan Perundang-Undangan

Tersedianya peraturan perundang-undangan yang menyangkut otonomi desa, sehingga desa memiliki peluang yang lebih besar untuk mengatur desanya.

Pasar

Permintaan pasar yang besar terhadap produksi pertanian, perkebunan, holtikultura, peternakan, perikanan dan industri.

Tenaga Kerja

Kesempatan kerja cukup baik, banyak tenaga kerja yang terserap untuk indutrsi pengolahan kayu dan jasa penampungan pasir putih. Hal ini akan lebih meningkat lagi bila desa dapat mendatangkan investor untuk melakukan usaha di desa Masaran.

 

Ancaman (Threat)

Persaingan Usaha

Persaingan usaha dan permintaan pasar akan menjadi ancaman yang serius bila masyarakat pelaku ekonomi tidak mempersiapkan untuk berkompetisi secara sehat.

 

Tranformasi budaya

Intervensi budaya global terhadap tata nilai budaya lokal dapat berakibat negatif dalam kehidupan ekonomi, sosial dan politik.

 

Pemilikan lahan sempit dan produktivitas tanah yang masih rendah;

Sebagian besar lahan pertaniannya merupakan lahan kering yang hanya mengandalkan curah hujan;

Orientasi petani masih kepada produksi, belum kepada pasar, sehingga pada saat produksi melimpah, nilai jual produk menjadi rendah;

Persaingan yang makin ketat sehingga membutuhkan produk yang memiliki daya saing tinggi;

Kualitas sumber daya pertanian yang relatif masih rendah;

Sarana dan prasarana pertanian yang masih terbatas.

 

Bidang Industri Kecil

Kualitas produk industri kecil belum memiliki daya saing yang tinggi;

Bahan dasar cukup tersedia;

Pangsa pasar cukup menjanjikan;

Teknologi yang dipakai dalam proses produksi masih sederhana;

 

Aparatur Penyelenggara Pemerintahan Desa

Kualitas sumber daya aparatur penyelenggara pemerintahan desa masih belum memadai, dibandingkan dengan dinamika pembangunan;

Mekanisme kerja yang kurang baik;

 

Bidang Politik

Tradisi berdemokrasi dalam kehidupan bermasyarakat masih lemah;

Masih ada pihak-pihak tertentu yang masih mengutamakan kepentingan pribadi/golongan diatas kepentingan masyarakat.

 

Bidang Hukum

Banyak permasalahan yang belum terjangkau hukum formal;

Belum meratanya keadilan dibidang hukum;

 

Bidang Agama

Kesadaran masyarakat untuk mengamalkan ajaran agama didalam aspek kehidupan masih kurang;

Perlu perbaikan dan penyempurnaan sarana peribadatan.

 

Bidang Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga

Sarana dan prasarana pendidikan masih terbatas

Kekayaan budaya yang ada belum dikembangkan secara optimal;

Sarana pembinaan kepemudaan dan olah raga masih sangat terbatas.

 

Bidang Kesehatan

Tingkat kesadaran masyarakat akan hidup sehat masih relatif rendah;

Kebersihan lingkungan masih belum memadai;

 

Bidang Pemberdayaan Perempuan

Kaum perempuan belum diberdayakan sepenuhnya dalam kegiatan pembangunan;

Organisasi perempuan belum dapat bergerak secara optimal;

Kurangnya sistem informasi, advokasi dan fasilitasi terhadap program pemberdayaan perempuan.

 

Bidang Tenaga Kerja

Kualitas tenaga kerja umumnya masih rendah;

Minimnya tenaga trampil;

Kebanyakan angkatan kerja lebih memilih bekerja di kota besar dan luar negeri mereka kurang tertarik dengan lapangan kerja pertanian.

Tidak seimbang antara pencari kerja dengan kesempatan kerja yang tersedia

 

Prasarana Perhubungan

Prasarana perhubungan berupa jalan desa, sebagian besar dalam keadaan rusak.

 

Pembinaan kemasyarakatan dalam usaha meningkatkan swadaya, partisipasi dan gotong royong masyarakat;

o    Menyelenggarakan proses pendidikan masyarakat

Tujuan yang ingin diwujudkan adalah :

1.      Terwujudnya masyarakat Desa Masaran yang berwawasan luas dan mampu bertindak mandiri.

2.      Terwujudnya masyarakat yang berkemampuan optimal, tanggap terhadap lingkungan serta memiliki sikap mental dan budaya yang religius.

Sasaran yang  ingin dicapai adalah :

1.        Terciptanya sinergi pelaksanaan pendidikan dasar baik oleh sekolah, orang tua dan masyarakat;

2.        Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan dasar masyarakat sesuai kebutuhan lapangan pekerjaan;

o    Meningkatkan derajat kesehatan rokhani dan jasmani

Tujuan yang ingin diwujudkan :

Terwujudnya keluarga sehat sejahtera, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sasaran yang ingin dicapai :

1.        Terwujudnya masyarakat dengan derajat kehidupan yang lebih baik;

2.        Terwujudnya kualitas kesehatan baik jasmani maupun rokhani.

o    Mengembangkan sektor pertanian dan ekonomi rakyat

Tujuan yang ingin diwujudkan adalah :

1.        Terwujudnya peningkatan kemampuan masyarakat dalam bidang teknologi pertanian;

2.        Terwujudnya  peningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian dan pengembangan ekonomi rakyat.

Sasaran yang ingin dicapai :

1.        Terpenuhinya sarana dan prasarana pertanian;

2.        Tersedianya sarana dan prasarana perekonomian rakyat;

3.        Meningkatnya jiwa dan semangat kewirausahaan masyarakat

4.        Meningkatnya pendapatan masyarakat di sektor pertanian

o    Mewujudkan kepemerintahan desa yang baik

Tujuan yang ingin diwujudkan adalah :

Terwujudnya sistem pemerintahan desa yang menganut kaidah-kaidah kepemerintahan desa yang baik ( Good Local Governance )

Sasaran yang ingin dicapai :

1.      Terbentuknya struktur organisasi pemerintahan desa yang efektif dan efisien;

2.      Terbentuknya kepemerintahan desa yang baik (Good Local Governance);

3.      Terwujudnya pemerintahan desa yang berorientasi pada pelayanan publik.

Misi 5              : Menciptakan rasa aman, tentram dan damai dalam kehidupan yang demokratis

Tujuan yang ingin diwujudkan adalah :

1.      Terwujudnya sistem politik yang demokratis

2.      Terwujudnya masyarakat yang menjunjung tinggi supremasi hukum

Sasaran yang ingin dicapai :

1.      Terciptanya kordinasi yang antar lembaga desa;

2.      Berkembangnya sikap politik masyarakat yang terbuka dan bertanggungjawab;

3.      Terciptanya kondisi yang aman, bebas dari gangguan ketertiban dan tindak kriminal.

 

A.     Kebijaksanaan dan Program

Untuk mencapai tujuan dan sasaran maka diperlukan kebijaksanaan dan program. Kebijaksanaan adalah pedoman pelaksanaan program-program tertentu yang merupakan asumsi untuk mengarahkan aktivitas agar mencapai tujuan.

Adapun kebijaksanaan dan program-program pembangunan Desa Masaran adalah sebagai berikut :

  1. Kebijaksanaan Pembangunan Pendidikan

Program :

a.     Sosialisasi Wajib Belajar 9 tahun

b.     Fasilitasi pendidikan TK, Sekolah Dasar, MI dan TPQ

c.     Pendidikan dan pelatihan keteknisan

2.      Kebijaksanaan Pembangunan Kesehatan

Program :

a.    Peningkatan kualitas kesehatan lingkungan pemukiman,

b.    Fasilitasi program-program pemerintah yang berkaitan dengan pembangunan kesehatan

3.      Kebijaksanaan Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Program :

a.       Pengembangan kewirausahaan

b.      Pengembangan industri kecil dan menengah

c.       Pengembangan perkooperasian

4.      Kebijaksanaan Pembangunan Pertanian Secara Luas

Program :

a.         Perawatan dan rehabilitasi sarana pengairan

b.         Pembangunan sarana dan prasarana pertanian

c.         Pemeliharaan fisik tanah pertanian

d.         Fasilitasi penerapan teknologi pertanian, peternakan dan perikanan

e.         Peningkatan produksi pertanian, peternakan dan perikanan

5.      Kebijaksanaan Pembangunan Agama

Program :

a.       Peningkatan kualitas sarana dan prasarana keagamaan,

b.      Meningkatkan kualitas akhlak umat melalui pendidikan agama

c.       Motivasi penghimpunan sumber-sumber dana alternatif untuk kegiatan keagamaan

6.      Kebijaksanaan Pembangunan Kependudukan

Program :

a.      Optimalisasi administrasi kependudukan

b.     Fasilitasi program keluarga berencana

7.      Kebijaksanaan Pemberdayaan Perempuan

Program :

a.      Pemberdayaan perempuan dalam kegiatan pembangunan

b.     Peningkatan peran organisasi perempuan dalam kegiatan pembangunan

8.      Kebijaksanaan Pembangunan Sosial Kemasyarakatan

Program :

a.      Pengembangan budaya gotong-royong

b.     Pembinaan pemuda dan olah raga

c.      Peningkatan kualitas sarana dan prasarana kepemudaan dan olah raga

d.     Akomodasi seni dan budaya

9.      Kebijaksanaan Pembangunan Keamanan dan Ketertiban

Program :

a.      Peningkatan persatuan dan kesatuan masyarakat

b.     Peningkatan kesadaran bela negara

c.      Peningkatan ketentraman dan ketertiban masyarakat

10.  Kebijaksanaan Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan

Program :

a.      Pembangunan, perawatan dan rehabilitasi jalan desa

b.     Pembangunan, perawatan dan rehabilitasi jalan lingkungan

11.  Kebijaksanaan Pembangunan Bidang Pemerintahan Desa

Program :

a.      Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pelayanan publik

b.     Peningkatan kualitas sumberdaya aparatur sesuai dengan kebutuhan pembangunan

c.      Pengembangan sikap aparatur yang profesional dan berakhlak mulia

d.     Mewujudkan pelayanan yang transparan, berkeadilan, ramah, cepat, tepat, informatif dan biaya terjangkau.

e.      Mewujudkan Kepemerintahan yang baik, bersih ( bebas KKN) dan berwibawa.

12.  Kebijaksanaan Pembiayaan Pembangunan

Program :

a.      Pengembangan penerimaan desa

b.     Peningkatan partisipasi dan swadaya masyarakat


c.      Peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan desa

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
3146
Jumlah Kepala Keluarga
1034
Jumlah PUS
516
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
169
Keluarga yang Memiliki Remaja
201
Keluarga yang Memiliki Lansia
314
Jumlah Remaja
369
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
399
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
117

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Belum Diisi

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Belum Diisi

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
Dana Desa
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
SUKISMO
196708031989031004
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 7 orang pokja terlatih
dari 13 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Potensi Desa

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi:
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi:
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0