BKR Sakura Desa Wates
Deskripsi
Bina Keluarga Remaja adalah suatu kelompok/ wadah kegiatan yang terdiri dari keluargamempunyai remaja usia 10-24 tahun yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan,sikap dan perilaku orang tua remaja dalam rangka pembinaan tumbuh kembang remajadalam rangka memantapkan kesertaan, pembinaan dan kemandirian dalam mengikutiprogram Keluarga Berencana bagi pasangan usia subur (PUS) anggota kelompok.15Bina Keluarga Remaja merupakan aplikasi dari program Generasi Berencana (GenRe)yang dilakukan melalui pendekatan kepada keluarga yang mempunyai remaja
Tujuan Bina Keluarga Remaja adalah meningkatkan pengetahuan anggota keluargaterhadap kelangsungan perkembangan anak remaja, di antaranya yaitu tentang pentingnya hubungan yang setara dan harmonis pada satu keluarga dalam rangkapembinaan kepribadian anak dari remaja
Pembentukan Kelompok BKR Sakura Desa Wates
Dalam rangka menjadikan keluarga sebagai wahana pertama dan utama dalam pembangunan bangsa, maka peran dan tanggungjawab orangtua menjadi sangat penting dalam upaya mewujudkan pembangunan keluarga yang berkulitas. Keluarga yang mempunyai remaja memerlukan perhatian dan penanganan terutama dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga mampu melakukan pembinaan dengan baik dan benar terhadap anak remajanya sebagai generasi pelanjut yang berperilaku sehat, bertanggung jawab, berakhlaq, dan berkualitas serta produktif.Untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman keluarga dalam menanamkan nilai-nilai tentang 8 fungsi keluarga dan tumbuh kembang remaja, maka dari itu perlu dibentuk kelompok BKR di Desa Wates dengan nama BKR Sakura.
Sasaran Bina Keluarga Remaja (BKR)
Sasaran Bina Keluarga Remaja adalah setiap keluarga yang memiliki anak usia sekolahdasar dan sekolah menengah atau setera dalam keluarga dan remaja yang sudahberusia 10-24 tahun. Sedangkan sasaran tidak langsung yaitu guru, pemuka agama,pemuka adat, pimpinan organisasi profesi/organisasi sosial kemasyarakatan,pemuda/wanita, para ahli dan lembaga bidang ilmu yang terkait, serta institusi/lembagapemerintah dan non pemerintah.
Pokok-pokok kegiatan dalam penyelenggaraan kegiatan kelompok BKR meliputi pembentukan kelompok,peningkatan kapasitas pengelola dan pelaksana serta pelayanan kegitan BKR
Pembentukan kelompok BKR Sakura Desa Wates dilakukan langkah-langkah sebagai berikut
- Identifikasi potensi dan permasalah
- Mengidentifikasi potensi wilayah yang dimiliki suatu daerah, meliputi: jumlahkader, remaja, PUS yang memiliki anak remaja, sarana BKR.
- Mengidentifikasi masalah yang menjadi penghambat belum terbentuknya kelompok kegiatan BKR misalnya : keterbatasan kader, kurangnya keterampilan kader, kurangnya kesadaran orang tua dan kepedulian TOMA(Tokoh Masyarakat)
- Menentukan prioritas masalah
Peningkatan kapasitas pengelola dan pelaksana
Untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan pelaksana dilakukan kegiatansebagai berikut:
- Pelatihan teknis pengelolaan BKR bagi stake holders dan mitra kerja
- Workshop/ Orientasi membuat pelaporan online pada laman https://newsiga-siga.bkkbn.go.id
Pelayanan kegitan BKR Sakura Desa Wates
Rangkaian pelayanan kegiatan kelompok adalah seperti berikut:
- Pertemuan penyuluhan (Dilakukan minimal 1 bulan sekali, Waktu dan tempat penyuluhan disepakati bersama anggota kelompok. Tata cara penyuluhan (1) Pembukaan (2) Inti (3) Penutup
- Kunjungan rumah. Kunjungan rumah dilakukan apabila anggota kelompok BKR dua kali berturut-turut tidak hadir dalam petemuan.
- Rujukan. Rujukan dilakukan apabila kader tidak mampu menyelesaikan masalah yangdihadapi oleh orang tua anggota kelompok BKR. Adapun tempat rujukan kepsikolog, pusat pelayanan keluarga sejahtera (PPKS), puskes, rumah sakit
sikap dan perilaku orang tua remaja dalam rangka pembinaan tumbuh kembang remajadalam rangka memantapkan kesertaan, pembinaan dan kemandirian dalam mengikutiprogram Keluarga Berencana bagi pasangan usia subur (PUS) anggota kelompok.15Bina Keluarga Remaja merupakan aplikasi dari program Generasi Berencana (GenRe)yang dilakukan melalui pendekatan kepada keluarga yang mempunyai remaja