BKL Wijaya Kusuma Desa Wates
Deskripsi
Poktan BKL merupakan wadah yang penting dalam rangka membina keluarga Lansia. Keberadaan BKL saat ini sudah ada hampir di setiap desa. Namun belum seluruh BKL dapat menjalankan fungsinya secara maksimal mengingat masih kurangnya kapasitas SDM dan potensi BKL. Demikian pula BKL Wijaya Kusuma Desa Wates, meskipun partisipan peserta maupun kadernya masih kurang namun kami tetap berupaya kegiatan BKL ini tetap berlangsung secara rutin setiap bulan.
Program perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga diamanatkan kepada BKKBN melalui UndangUndang No.52 tahun 2009 pada pasal 48 ayat (1) menyatakan bahwa kebijakan pembangunan keluarga dilaksanakan melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang diarahkan pada pemberdayaan keluarga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera.
Pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga ini dilakukan dengan meningkatkan kualitas keluarga di Indonesia, termasuk keluarga lansia dan keluarga yang memiliki lansia. Salah satu upaya komprehensif untuk menunjang hal tersebut di lingkungan masyarakat, BKKBN menjalankan program pembentukan kelompok kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL).
BKL adalah Kelompok Kegiatan (Poktan) keluarga yang mempunyai Lansia dan Lansia itu sendiri yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku/ keterampilan keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup Lansia.. BKL menjadi wadah bagi para lansia agar tetap sehat, aktif, produktif, dan mandiri dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di kelompok.
Kegiatan utama kelompok kegiatan BKL adalah memberikan edukasi anggota keluarga untuk mempersiapkan masa tua, menjalani masa Lansia, cara menangani Lansia, melakukan perawatan jangka panjang bagi lansia yang rentan, serta meningkatkan kesertaan ber-KB bagi PUS anggota kelompok dalam mendukung terwujudnya keluarga kecil bahagia sejahtera
Kegiatan kelompok BKL Wijaya Kusuma Desa Wates
Kegiatan utama meliputi:
- Pertemuan penyuluhan : Minimal 1 kali dalam sebulan
- Materi penyuluhan Lansia tangguh : telah menyampaikan 7 dimensi lansia tangguh
- Kegiatan integrasi: melaksanakan minimal 12 kali kegiatan terpadu dengan kegiatan lain dalam satu tahun. Contoh : kegiatan Kelompok BKL terintegrasi dengan Posyandu Lansia, Posbindu dll
- Melaksanakan kegiatan pendampingan perawatan jangka panjang bagi lansia yang dilakukan oleh keluarga atau kader pendamping;
- Kegiatan usaha ekonomi produktif: ada usaha kelompok, digunakan di lingkungan sendiri dan dipasarkan di luar kelompok;
- Memiliki pencatatan dan pelaporan yang lengkap, terdiri dari: (1) buku daftar anggota (2) buku daftar hadir anggota (3) buku kegiatan (4) buku catatan keuangan (5) catatan pendukung lain (6) Formulir K/0/BKL (7) Formulir R/1/BKL
- Pencatatan dan Pelaporan secara online Melalui laman https://newsiga-siga.bkkbn.go.id oleh Kader BKL
Kegiatan Pengembangan BKL meliputi:
- Kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan fisik antara lain olahraga, senam Lansia, senam jantung sehat.
- Kegiatan yang berkaitan dengan sosial dan lingkungan antara lain rekreasi, bina lingkungan
- Kegiatan yang berkaitan dengan rohani/spiritual melalui kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan.
Demikian sekilas uraian kegiatan BKL Wijaya Kusuma di Desa Wates yang terintegrasi dengan Kegiatan Posyandu Lansia.