Pendampingan Ibu Hamil oleh Tim TPK Desa Wates
Deskripsi
Pendampingan Ibu Hamil adalah pendampingan yang dilakukan oleh kader selama ibu menjalani proses kahamilan sampai dengan waktu melahirkan. Pada praktek di lapangan kader akan menerapkan model pendampingan manual dan secara digital menggunakan aplikasi Elsimil. Di Desa Wates terdapat 2 Tim Pendamping Keluarga dimana satu Tim terdiri dari 1 orang unsur Bidan Desa atau tenaga kesehatan, 1 orang Kader PKK dan 1 Orang Kader Sub PPKBD. setiap ibu hamil wajib mendapatkan pendampingan dari TPK minimal 6 kali selama masa kehamilan. Petugas TPK akan mencatat perkembangan kehamilan, kesehatan ibu, dan memberikan informasi serta dukungan yang diperlukan. Ini membantu memastikan ibu hamil mendapatkan perawatan yang sesuai selama masa kehamilan mereka.
Pembagian tugas TPK di Desa Wates dalam rangka pendampingan Ibu Hamil :
Bidan Desa
- Melakukan skrining awal terhadap kondisi kesehatan dan kehamilan.
- Melakukan pemeriksaan kesehatan kehamilan berkoordinasi dengan dokter (minimal 6 kali selama kehamilan)
- Melakukan pendampingan Ibu hamil dalam rangka pencegahan faktor risiko stunting melalui surveilance ibu hamil dan janin minimal 5 kali.
- Melakukan KIE dan Komunikasi Antar Pribadi/Konseling tentang kehamilan sehat.
- Memfasilitasi rujukan dan koordinasi dengan tim pelayanan ANC terpadu.
Kader/Pengurus TP PKK Desa
- Memastikan dan memfasilitasi ibu hamil melakukan ANC 6 kali dan memiliki buku KIA.
- Memastikan kepatuhan ibu hamil terhadap saran dokter, Bidan dan tenaga kesehatan lainnya.
- Memastikan pemenuhan asupan gizi ibu hamil.
- KIE tentang gizi dan kesehatan reproduksi
- Membantu ibu hamil risiko menerima penyaluran program bansos stunting.
- Memasang/Menempel Stiker P4K (Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi) bahwa dirumah tersebut terdapat ibu hamil.
- Koordinasi dengan keluarga ibu hamil untuk melakukan persiapan dana persalinan
Kader KB
- Memastikan dan memfasilitasi ibu hamil mendapatkan pemeriksaan kehamilan dengan skema 2,1,3 dan mendapat pelayanan dokter 1 kali pada trimester 1 dan 1 kali pada trimester 3.
- Memastikan asupan gizi ibu hamil dan mendapat akses air bersih yang layak.
- KIE tentang gizi dan kesehatan reproduksi. d) KIE dan komunikasi antar pribadi/konseling tentang KBPP (utamakan MKJP).
- Membantu Program Bansos tepat sasaran dan tepat guna.
- Melaporkan pelaksanaan pendampingan ibu hamil melalui aplikasi, termasuk status kesehatan, pelaksanaan rekomendasi, dan KIE ibu hamil secara berkala.
Dengan pembagian tugas diatas diharapkan tujuan pendampingan akan tepat dan dapat melakukan pelaporan yang cermat, tertib dan efektif