Bina Keluarga Balita (BKB)
Tete Uri
Dipublikasi pada
05 October 2025
Deskripsi
Bina Keluarga Balita adalah program BKKBN
yang berfokus pada pembinaan orang tua untuk meningkatkan pengetahuan
dan keterampilan dalam mengasuh serta memantau tumbuh kembang anak usia
0-5 tahun. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengasuhan yang tepat,
gizi seimbang, stimulasi mental-fisik, dan pencegahan stunting untuk
mewujudkan anak yang cerdas dan berkarakter.
Tujuan dan Manfaat BKB:
- Optimalisasi Tumbuh Kembang: Memastikan anak tumbuh sehat secara fisik, mental, sosial, dan intelektual.
- Pencegahan Stunting: Memberikan edukasi gizi dan pola asuh guna mencegah stunting.
- Peningkatan Keterampilan Orang Tua: Mengajarkan stimulasi dini, pola asuh, dan pengasuhan bersama.
- Pemantauan Berkala: Memantau perkembangan anak melalui Kartu Kembang Anak (KKA) dan Kartu Menuju Sehat (KMS).
- Ikatan Batin: Meningkatkan hubungan kasih sayang antara orang tua dan anak.
Kegiatan BKB:
BKB umumnya dilaksanakan oleh kader dengan pertemuan rutin untuk memberikan penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung pengasuhan. Saat ini banyak BKB terintegrasi dengan Posyandu dan PAUD, dikenal sebagai BKB Holistik Integratif (HI), yang mencakup layanan gizi, kesehatan, serta administrasi kependudukan.
BKB umumnya dilaksanakan oleh kader dengan pertemuan rutin untuk memberikan penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung pengasuhan. Saat ini banyak BKB terintegrasi dengan Posyandu dan PAUD, dikenal sebagai BKB Holistik Integratif (HI), yang mencakup layanan gizi, kesehatan, serta administrasi kependudukan.
Sasaran BKB:
Keluarga atau orang tua yang memiliki balita (usia 0-59 bulan).
Keluarga atau orang tua yang memiliki balita (usia 0-59 bulan).
Peran Kader BKB:
Kader berperan memberikan edukasi mengenai cara merawat anak, stimulasi fisik
Kader berperan memberikan edukasi mengenai cara merawat anak, stimulasi fisik
Kegiatan ini terlaksanan dengan antusias peserta cukup baik.
Sesi Kegiatan Reproduksi