Melakukan Pembinaan IMP

Kampung KB Mawar
Dipublikasi pada 24 July 2025

Deskripsi

Pembinaan terhadap Sub-Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (Sub-PPKBD) pada tahun 2025 merupakan upaya sistematis untuk meningkatkan kapasitas kader di tingkat RW/dusun dalam mengelola program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). 

Berikut adalah deskripsi langkah-langkah dalam melakukan pembinaan Sub-PPKBD:

1. Koordinasi dan Evaluasi Kinerja

Pembinaan diawali dengan meninjau capaian kerja Sub-PPKBD pada bulan sebelumnya.

Verifikasi Data: Memeriksa akurasi data pada formulir pelaporan (seperti F/I/Sub/PPKBD) mengenai jumlah Pasangan Usia Subur (PUS), peserta KB aktif, dan ibu hamil.

Identifikasi Masalah: Mendiskusikan kendala yang dihadapi di lapangan, misalnya adanya penolakan warga terhadap metode kontrasepsi tertentu atau hambatan dalam pendataan.

2. Pemutakhiran Informasi dan Edukasi (KIE)

Memberikan pengetahuan terbaru agar Sub-PPKBD dapat menjadi sumber i        nformasi yang valid bagi masyarakat.

Update Program: Memberikan materi mengenai penggunaan Aplikasi SIGA (Sistem Informasi Keluarga) untuk pelaporan digital yang lebih cepat pada tahun 2025.

Materi Stunting: Memperkuat pemahaman kader mengenai peran mereka dalam Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mengawal calon pengantin dan ibu hamil guna mencegah stunting.

3. Penguatan Peran "6 Bakti" Sub-PPKBD

Pembinaan diarahkan agar kader mampu menjalankan enam peran baktinya secara optimal, yaitu:

Pengorganisasian: Mengelola kelompok kegiatan (BKB, BKR, BKL, UPPKA).

Pertemuan: Mengadakan pertemuan rutin dengan warga atau kelompok sasaran.

KIE dan Konseling: Melakukan kunjungan rumah (door-to-door) untuk sosialisasi KB dan pengasuhan anak.

Pelayanan Kegiatan: Membantu distribusi kondom atau pil (bagi yang sudah berjalan) dan memfasilitasi rujukan ke faskes.

Kemandirian: Mendorong upaya penggalangan dana mandiri untuk kegiatan kelompok.

Pencatatan dan Pelaporan: Menyusun laporan kegiatan secara rutin dan akurat. 

4. Pemberian Motivasi dan Reward

Memberikan apresiasi atas pencapaian target, seperti peningkatan jumlah peserta KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) di wilayahnya.

Menjaga semangat kerja kader melalui dukungan psikologis dan bimbingan teknis yang komunikatif.

5. Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL)

Menyusun jadwal kegiatan untuk bulan berikutnya, termasuk penentuan target kunjungan kepada keluarga berisiko stunting atau pasangan yang belum ber-KB (unmet need).

Sesi Kegiatan Reproduksi

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 32
Minggu ini: 49
Bulan ini: 79
Total: 105