Gambaran Umum


Kampung KB Sutanangga berada di Desa Cicapar Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, yang dibentuk pada awal tahun 2024 tepatnya pada tanggal 06 Februari 2024


              

SEJARAH DESA CICAPAR

Desa Cicapar adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan keputusan Pemerintah Pusat (Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia) dan ditindaklanjuti oleh keputusan Bupati Ciamis tentang pemekaran desa, sejarah telah mencatat peristiwa penting yaitu Desa Cicapar yang merupakan desa yang wilayahnya cukup luas sebelum adanya pemekaran menjadi empat desa, yaitu Desa Kawasen, Desa Ciulu, dan Desa Ratawangi.


SEJARAH

Berdasarkan keputusan Pemerintah Pusat (Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia) dan ditindaklanjuti oleh keputusan Bupati Ciamis tentang pemekaran desa, sejarah telah mencatat peristiwa penting yaitu Desa Cicapar yang merupakan desa yang wilayahnya cukup luas sebelum adanya pemekaran menjadi empat desa, yaitu Desa Kawasen, Desa Ciulu, dan Desa Ratawangi. Desa Cicapar terbagi menjadi empat dusun, yaitu:

  • Dusun Cicapar
  • Dusun Citaman
  • Dusun Kembaran
  • Dusun Tegalsari

Nama Desa Cicapar sudah ada sejak tahun 1817 dan pada tahun tersebut dipimpin oleh Kepala Desa Aki Jitem dari tahun 1817 - 1877. Beliau juga dimakamkan di Desa Cicapar. Berikut adalah list kepala desa yang pernah menjabat di Desa Cicapar:

  1. Aki Jitem (1817 - 1877)
  2. Tjakra Dinata (1871 - 1903)
  3. Madja Disastra (1903 - 1916)
  4. Djaya Disastra (1911 - 1916)
  5. R. D. Adiwikarta (1916 - 1919)
  6. M. H. Paedji (1919 - 1937)
  7. Djaya Disastra (1937 - 1944)
  8. J. Hasan Miharja (1944 - 1955)
  9. Bisri (1955 - 1957)
  10. Sarido (1957 - 1961)
  11. D. Cakrawinata (1961 - 1968)
  12. D. Hanipraja (1968 - 1969 PJS)
  13. U. Sueb (1969 - 1978)
  14. D. Hanipraja (1978 - 1979 PJS)
  15. D. Hanipraja (1979 - 1983)
  16. Hadi (1983 - 1984 PJS)
  17. Sutarno (1984 - 1992)
  18. Sutarno (1992 - 1994 PJS)
  19. Endek Herman (1994 - 1998)
  20. Endang S. (1998 - 2002 PJS)
  21. Endang Karitwa (2002 - 2007)
  22. Sarjo (2007 - 2008 PJS)
  23. Endang S. (2008 - 2013)
  24. Sarjo (2013 - 2019)
  25. Ihya Santoso (2019 s/d 2021 PJS)
  26. Imat Ruhimat (2021 s/d ..............


DATA DEMOGRAFI

Keadaan wilayah Desa Cicapar secara umum merupakan desa dengan topografi 60% dataran tinggi (>600 DPL (Di bawah Permukaan Laut)) dan 40% merupakan daerah dataran rendah (<600 DPL) dngan mata pencaharian masyarakat adalah 80% bekerja bidang pertanian dan 20% pada bidang lain. Mengingat potensi sumbernya yang cukup melimpah, baik alam maupun manusia, masyarakat Desa Cicapar memandang perlu sebuah rancangan pembangunan di segala bidang untuk efektivitas pembangunan di masa yang akan datang.

Pembangunan adalah usaha yang terus menerus dan berkelanjutan guna meningkatkan peradaban dan derajat kemanusiaan demi terwujudnya masyarakat yang berkeadilan, sejahtera, berdaya saing secara moral, dan beretika.

Desa Cicapar merupakan daerah yang termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Banjarsari. Secara geografis, kondisi dataran pegunungan dengan sebagian arah selatan merupakan hamparan sawah tadah hujan seluas 279 ha yang tidak termasuk daerah rawan banjir dan ada pula yang masuk daerah rawan banjir. Adapun batas wilayah Desa Cicapar adalah sebagai berikut:

  1. Sebelah utara: Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya
  2. Sebelah selatan: Desa Panyutran, Kecamatan Padaherang
  3. Sebelah barat: Desa Ratawangi
  4. Sebelah timur: Desa Ciulu 

Desa Cicapar berada pada jalur strategis dan jalur rawan kecelakaan lalu lintas karena berada di jalur pariwisata Pangandaran.

DATA GEOGRAFIS DAN GEOLOGI DESA CICAPAR

Desa Cicapar merupakan desa dengan luas wilayah 407 ha. Untuk pembagian wilayah lain, berikut adalah list-nya:

  • Pegunungan: 65%
  • Dataran: 35%
  • Ketinggian: 54 meter
  • Lintang Selatan: 07,51262 derajat
  • Bujur Timur: 108,64766 derajat
  • Kekayaan penduduk asli: 87%
  • Guntai: 12,1%

Termasuk di dalamnya berupa:

  • Permukiman: 10,5 ha
  • Kantor Desa: 100 m2
  • Sekolah: 8.470 m2
  • Tempat Peribadatan: 4.270 m2
  • Jalan: 6,2 Ha
  • Jembatan: 12 buah
  • Sawah: 278 Ha

Lainnya:

  • Sawah irigasi
  • Sawah pengairan 1/2 teknis irigasi: 278 ha
  • Kolam/empang: 1400 m2
  • Ladang: 12 ha

Orbitasi jarak dan waktu tempuh:

  • Jarak dengan kota kecamatan: 6 km
  • Jarak dengan kota kabupaten: 49 km
  • Jarak dengan kota provinsi: 175 km
  • Jarak tempuh dengan kota kecamatan: 10 menit
  • Jarak tempuh dengan kota kabupaten: 1,5 jam

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
5333
Jumlah Kepala Keluarga
1685
Jumlah PUS
692
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
341
Keluarga yang Memiliki Remaja
706
Keluarga yang Memiliki Lansia
678
Jumlah Remaja
1459
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
544
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
148

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Yudi Hadian, S.KM
198611232023211016
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kecamatan tentang Kampung KB
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 30 orang pokja terlatih
dari 30 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0