Gambaran Umum


I. Gambaran umum

a. Letak

     Desa Pekalobean  secara administrasi terletak di Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang  dengan batas wilayah :

    - Sebelah utara berbatasan dengan Desa Salu Dewata

    - Sebelah selatan berbatasan dengan Kel.Mataran

    - Sebelah barat berbatasan dengan Desa Singki

    - Sebelah timur berbatasasan dengan Desa Bubun Lamba

    - Jarak tempuh dari ibu kota kabupaten ke Kec.Anggeraja ± 26 KM, dari ibu kota Kec.Anggeraja ke Desa Pekalobean ± 5 KM.

b. Topografi

     Kampung Dusun Kota mempunyai wilayah daerah yang sebagian besar berbukit, selebihnya daerah datar.

c. Kelembagaan

     Dalam wilayah Kampung KB memiliki kelembagaan, antara lain PPKBD, Sub PPKBD, KWT, BKB, BKR, BKL dan UPPKS.

d. Pencaharian

Penduduk kampung KB  Desa Pekalobean memiliki mata pencaharian sebagai petani dan peternak, khususnya dalam bidang bertani bawang merah dan palawija serta beternak sapi.

e. Sosial budaya

Penduduk kampung KB Desa pekalobean menganut kepercayaan agama islam, pada sector pendidikan,  Kampung KB Desa Pekalobean memiliki sarana berupa TK dan SD. Sedangkan pada sector kesehatan Desa Pekalobean memiliki sarana berupa Pustu.

 

f. Luas wilayah

     Kampung Dusun Kota merupakan bagian wilayah dari Desa Pekalobean yang memiliki luas ± 92 Ha.

 

 

 

II. Gambaran program

     Kampung KB Desa Pekalobean  dapat digambarkan sebagai berikut :

a.  Jumlah penduduk        : 2329 Jiwa

b.  Jumlah Laki-laki       : 1325 Jiwa

c.  Jumlah perempuan       : 1004 Jiwa

d.  Jumlah KK              : 606 KK

e.  Jumlah rumah tangga    :

     f. Jumlah PUS              : 325

     g. Jumlah pengguna alat kontrasepsi 67,30 % yang terdiri dari :

      - Suntik  : 89

      - Implant : 84

      - MOW     : 16

h. Jumlah keluarga miskin terdiri dari keluarga pra sejahtera : 28 KK.

    Keluarga sejahtera tahap I sebanyak 23 KK.

-          UPPKS       : 1 Kelompok

-          KWT         : 1 Kelompok

-          Karang taruna    : 1 Kelompok

 

III. Inisiatif

     Pemerintah Kab.Enrekang ingin lebih meningkatkan pengetahuan dan merubah paradigm sebagian masyarakat yang belum memahami pentingnya program KB serta memudahkan program KB secara terpusat, maka Pemkab.Enrekang mulai memberikan konsentrasi lebih terhadap program KB.

     Program Kampung KB ini inisiasi dan dikawal oleh bupati Enrekang, DPP-KB serta para pelaku yang terlibat dalam proses pelaksanaan adalah pemerintah desa, PKK dan masyarakat. Konsep program Kampung KB pada dasarnya adalah memberikan kemudahan atau akses kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan KB-Kes dan PP menuju terbentuknya keluarga kecil berkualitas dan sejahtera yang secara operasional yang dikelola, diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Kampung KB merupakan promosi KB dengan masyarakat aktif mensosialisasikan pentingnya KB dengan prioritas MKJP dan Kontap. Dalam Kampung KB juga dilakukan beragam pelatihan dan pendampingan bagi kader BKB, BKR dan BKL serta usaha masyarakat.

IV. Hasil yang diharapkan

     Setelah terbentuknya Kampung KB di Dusun Kota, diharapkan iongga tahun 2018 akan membawa hasil yaitu akan tercapai peserta KB aktif sebanyak 70 % dengan prioritas pada penggunaan MKJP dan Kontap. Masyarakat diharapkan akan merubah pola pikirnya dalam hal pengetahuan serta kesadaran dalam pelaksanaan program kependudukan, ketahanan keluarga dan pemenuhan tuntutan keluarga sejahtera.

     Dengan terbentuknya Kampung KB di Desa Pekalobean, maka diharapkan akan terbentuk 12 Kampung Kb di Kab.Enrekang pada tahun2018 yang tersbar di masing-masing kecamatan.

     Keberadaan Kampung KB yang terintegrasi dengan BKB, BKR, BKL, Kb-Kes, UPPKS dan Posyandu memberikan kesadaran pada masyarakat bahwa dengan memiliki merencanakan jumlah anak dengan baik atau misalnya jumlah anak yang lebih sedikit akan berbanding lurus dengan perencanaan masa depan yang sejahtera. Disetiap Kampung KB terdapat usaha yang dijalankan oleh masyarakat sesuai dengan karakteristik daerahnya, misalnya di dusun kota masyarakatnya melaksanakan pengembangan penanaman bawang.

     Kegiatan usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) menghasilkan peningkatan kesadaran ibu untuk membantu keluarga dalam meningkatkan penghasilan keluarga diantaranya sebagai petani bawang dan palawija.

V. Kesimpulan

     Program Kampung KB ini akan terus digalakkan di Kab.Enrekang, masing-masing desa dan kelurahan memiliki Kampung KB yang berdasar pada kriteria yang ada.

     Bukan hal yang mudah melakukan pola piker nasyarakat terutama kalangan menengah ke bawah terhadap program Kampung KB, pendekatan secara berkesinambungan dan melibatkan tokoh masyarakat. Diperlukan pendekatan secara professional, humanis, kerja keras dan sistematis sangat dibutuhkan untuk tercapainya tujuan tersebut.

 





























Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
2222
Jumlah Kepala Keluarga
606
Jumlah PUS
326
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
158
Keluarga yang Memiliki Remaja
85
Keluarga yang Memiliki Lansia
33
Jumlah Remaja
349
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
252
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
74

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Firmayanti R, S.Kom
199110162023212031
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 35 orang pokja terlatih
dari 35 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 273
Minggu ini: 541
Bulan ini: 676
Total: 1.750