Gambaran Umum
DESA MAMBANG
Desa Mambang secara administratif berada pada wilayah Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Indonesia. Letak Geografis Desa Mambang menurut data dari titik koordinat desa yang sesuai koordinat pada Aplikasi Timestamp garis lintang -8.53, garis bujur 115.06, dengan batas-batas desa sebagai berikut:
Utara : Desa Bantas
Timur : Sungai Yeh Hoo ( Desa Belumbang - Kerambitan )
Selatan : Sungai Lambuk ( Desa Tangguntiti )
Barat : Sungai Lambuk ( Desa Megati )
berdasarkan sejarah, Desa Mambang berdiri setelah adanya desa - desa tersebut diatas yang berbatasan dengan desa kami. Dilihat dari segi nama Mambang, maka di perkirakan dahulu merupakan mbang-mbang (bahasa Bali) memiliki arti sebagai tempat pemukiman antar kelompok penduduk yang jaraknya saling berjauhan dan ini juga telah didukung oleh geografis Mambang yang memang bergelombang. Mbang-mbang jika dieja atau dibaca secara cepat akan menjadi Mambang.
Berdasarkan sumber (Monografi Subak Gede Mambang), penduduk yang pertama membuka Mambang adalah parekan dari Puri Kerambitan, yang di mulai dengan membuka areal pertanian pada daerah Mambang bagian Timur. Peninggalan yang membuktikan hal tersebut dapat dilihat dengan adanya Pura Selangambu (Pura Ulun Suwi) yang merupakan tempat beliau ngrestiti ketika memulai membuka areal Mambang ini. Lambat laun daerah ini pun mulai ditempati oleh pendatang baik dari daerah Belumbang (Timur), daerah Bantas (Utara), maupun dari daerah lain kemudian mengalami perkembangan hingga terbagi menjadi 11 (sebelas) Banjar dinas sebagai berikut: Banjar Dinas Mambang Gede, Mambang Tengah, Mambang Kaja, Mambang Celuk Kaja, Mambang Celuk Kelod, Dukuh Pulu Kaja, Dukuh Pulu Tengah, Dukuh Pulu Kelod, Alas, Babakan dan Sambat See. Saat ini Desa Mambang memiliki penduduk yang berjumlah 3.380 jiwa, dengan jumlah penduduk lebih banyak yaitu Perempuan berjumlah 1.699 jiwa, sedangkan untuk laki-laki dengan jumlah 1.981 jiwa.
Desa Mambang memiliki luas wilayah 603 Hektar, dengan jenis topografi desa termasuk wilayah dataran rendah. Seperti yang dijelaskan pada sejarah diatas, bahwa Desa Mambang pertama kali memiliki areal pertanian, sehingga saat ini wilayah desa kami mempunyai keunggulan berupa pemandangan hamparan persawahan yang indah. Hasil penghasilan penduduk Desa Mambang pun sebagian besar berasal dari hasil panen disawah, seperti padi dan jagung. Walaupun ada yang bekerja sebagai pegawai, wiraswasta maupun buruh, kami dengan kompak tetap menggarap sawah masing-masing agar peran petani tidak punah atau pertanian Indonesia tetap tumbuh sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional. Desa Mambang berusaha untuk mempertahankan warisan yang telah diberikan oleh para leluhur, sehingga pemerintah Desa kami dengan konsisten menjalankan program-program kerja yang memfokuskan kepada semua yang dimiliki oleh desa. S]emua dokumentasi program yang telah dijalankan dapat dilihat pada social media kami, yaitu Facebook: Pemdes Mambang, dan untuk Instagram: Pemdes_Mambang. Dengan selogan #Mambangbersatu, kami berharap dapat menciptakan Desa Mambang yang Aman, Unggul Madani, seperti visi misi untuk mewujudkan Tabanan Era Baru. Akhir kata kami mengucapkan terima kasih dan Mari berkunjung ke Desa Mambang.