PEMBINAAN KADER POKTAN BKB
Kedaton
Dipublikasi pada
12 January 2026
Deskripsi
Pembinaan kader Poktan BKB (Bina Keluarga Balita) adalah upaya peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan untuk mengoptimalkan pola asuh, tumbuh kembang, serta gizi anak. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran kader dalam mengedukasi keluarga, mencegah stunting, dan meningkatkan pemahaman 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Tujuan Pembinaan Kader BKB
Peningkatan Kompetensi: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pengasuhan balita, pemantauan tumbuh kembang, dan teknik penyuluhan.
Optimalisasi Peran: Membantu kader memberikan edukasi tentang gizi seimbang, stimulasi perkembangan, dan penggunaan Kartu Kembang Anak (KKA).
Pencegahan Stunting: Memastikan keluarga sasaran mendapatkan informasi yang tepat mengenai kesehatan, gizi, dan pola asuh.
Materi Pembinaan Poktan BKB
Stimulasi Perkembangan: Praktik langsung stimulasi fisik, motorik, intelektual, dan sosial-emosional.
Pola Asuh Positif: Teknik pengasuhan yang sesuai usia dan penguatan peran orang tua.
Gizi dan Kesehatan: Edukasi ASI Eksklusif, makanan pendamping ASI (MPASI), dan gizi seimbang.
Pencatatan dan Pelaporan: Keterampilan mengisi buku pemantauan BKB/KKA.
Metode Pelaksanaan
Pembinaan dilakukan secara berkesinambungan oleh Penyuluh KB (PKB) atau tenaga kesehatan melalui diskusi kelompok, simulasi, kunjungan rumah, dan integrasi dengan kegiatan Posyandu.
Hasil yang Diharapkan
Meningkatnya pemahaman orang tua, terwujudnya pengasuhan yang optimal, dan terbentuknya balita yang sehat, cerdas, serta berkualitas
Pembinaan kader Poktan BKB (Bina Keluarga Balita) adalah upaya peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan untuk mengoptimalkan pola asuh, tumbuh kembang, serta gizi anak. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran kader dalam mengedukasi keluarga, mencegah stunting, dan meningkatkan pemahaman 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Tujuan Pembinaan Kader BKB
- Peningkatan Kompetensi: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pengasuhan balita, pemantauan tumbuh kembang, dan teknik penyuluhan.
- Optimalisasi Peran: Membantu kader memberikan edukasi tentang gizi seimbang, stimulasi perkembangan, dan penggunaan Kartu Kembang Anak (KKA).
- Pencegahan Stunting: Memastikan keluarga sasaran mendapatkan informasi yang tepat mengenai kesehatan, gizi, dan pola asuh.
Materi Pembinaan Poktan BKB
- Stimulasi Perkembangan: Praktik langsung stimulasi fisik, motorik, intelektual, dan sosial-emosional.
- Pola Asuh Positif: Teknik pengasuhan yang sesuai usia dan penguatan peran orang tua.
- Gizi dan Kesehatan: Edukasi ASI Eksklusif, makanan pendamping ASI (MPASI), dan gizi seimbang.
- Pencatatan dan Pelaporan: Keterampilan mengisi buku pemantauan BKB/KKA.
Metode Pelaksanaan
Pembinaan dilakukan secara berkesinambungan oleh Penyuluh KB (PKB) atau tenaga kesehatan melalui diskusi kelompok, simulasi, kunjungan rumah, dan integrasi dengan kegiatan Posyandu.
Pembinaan dilakukan secara berkesinambungan oleh Penyuluh KB (PKB) atau tenaga kesehatan melalui diskusi kelompok, simulasi, kunjungan rumah, dan integrasi dengan kegiatan Posyandu.
Hasil yang Diharapkan
Meningkatnya pemahaman orang tua, terwujudnya pengasuhan yang optimal, dan terbentuknya balita yang sehat, cerdas, serta berkualitas
Meningkatnya pemahaman orang tua, terwujudnya pengasuhan yang optimal, dan terbentuknya balita yang sehat, cerdas, serta berkualitas
upaya peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan untuk mengoptimalkan pola asuh, tumbuh kembang, serta gizi anak
Tujuan Pembinaan Kader BKB
- Peningkatan Kompetensi: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pengasuhan balita, pemantauan tumbuh kembang, dan teknik penyuluhan.
- Optimalisasi Peran: Membantu kader memberikan edukasi tentang gizi seimbang, stimulasi perkembangan, dan penggunaan Kartu Kembang Anak (KKA).
- Pencegahan Stunting: Memastikan keluarga sasaran mendapatkan informasi yang tepat mengenai kesehatan, gizi, dan pola asuh.
Sesi Kegiatan Reproduksi