Gambaran Umum
GAMBARAN UMUM
KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DESA KONTUNAGA KECAMATAN KONTUNAGA
Kontunaga adalah desa yang berada di kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Indonesia.Desa Kontunaga memiliki luas 6,17 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 1.636 jiwa.
(Data Tahun 2024)
A. Batas dan Luas Wilayah
· Sebelah Utara : Desa Bungi, Lapodidi
· Sebelah Selatan : Kawasan Hutan
· Sebelah Timur : Desa Mabodo
· Sebelah Barat : Desa Liabalano
Secara administratif Desa kontunaga menjadi 2 RK & 4 RT, yang mana masing- masing RT dikepalai oleh pejabat RT yang dinamai dengan ketua RT. Dari semua wilayah Desa Kontunaga sejak mulai 02 oktober 2023 menjadi sasaran wilayah kampung KB.
B.
Demografi dan Keluarga Berencana
Berdasarkan hasil evaluasi Data ‘Pendataan keluarga "Sub PPKBD dengan di dukung data pemangku wilayah RW dan RT sedesa kontunaga dan merupakan sasaran cakupan wilayah kampung KB . Tercatat sebanyak : 2 RK dan 4 RT dan tercatatat jumlah KK : 451 KK dengan jumlah jiwa : 1,636 jiwa, laki-laki : 827 jiwa perempuan : 809 jiwa, Penduduk mayoritas di dominasi WUS (wanita usia subur) dan penduduknya mayoritas bekerja sebagai usaha mikro kecil dan menengah untuk program KKBPK pencapaian jumlah, PUS : 209
C. Potensi dan Sumber Daya
Dalam rangka pelaksaan kegiatan program pembangunan di wilayah kampung KB khususnya, maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan. Adapun potensi serta faktor-faktor yang kami maksud disini adalah:
a. Faktor Pendukung
Untuk mendukung lancarnya kegiatan program KKBPK dan pembangunan lainnya di Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya factor pendukung dari lintas sektor pemerintah dan non pemerintah di wilayah kampung KB desa Kontunaga, Bersama ini sangat termotifasi dengan adanya dukungan dari berbagai pihak
1)
1) Adanya IMP PPKBD dan Sub PPKB
2) Adanya data baris wilayah kampung KB
3) Adanya penyuluh KKBPK
4) Adanya Bidan Desa
5) Adanya poktan (BKB, BKR, BKL,UPPKS.)
6) Kelompok Tani
7) Adanya dukungan Toga dan Toma
8) Adanya dukungan OPD terkait
9) Adanya Sekolah (SD dan TK/PAUD)
1 Adanya Posbindu
1 Adanya Posyandu
1 Kader, dll
1) Adanya UKK
Adanya kader program KKBPK dan kader kesehatan
b. Faktor Penghambat
1.) Penduduk yang heterogen
2 2.) Tingkat pengetahuan kader masih belum maksimal
3. 3.) Pencapaian KB MKJP masih rendah
4 4.) masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan program KKBPK
c. Peluang
1) Undang-undang No 52 Tentang Perkembangan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
2) Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) terutama Nawacita ke-3 yaitu membangun masyarakat dari wilayah pinggiran
3) SK Bupati Muna No. 247 Tahun 2020
4) SK KepalaDinas PP dan KB Tentang PPKB dan SUB PPKBD
d. Tantangan
Pemahaman masyarakat tentang KKBPK masih rendah sehingga seringkali menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan program
Masih banyaknyapasangan usia subur yang belum mengerti tentang tentang MKJP terutama IUD dan Kontap yang masih ada dikalangan paratokoh agama
Masih ada sebahagian masyarakat yang beranggapan bahwa Kampung KB dianggap milik BKKBN saja sehingga agak sulit untuk diajak berpartisipasi dalam kegiatan
Sumber Dana untuk peningkatan pendapatan keluarga masih kurang
5) Sikap dan sifat gotong royong yang masih tertanam kuat
6) Pelayanan KB gratis menuju MKJP khususnya di wilayah Kampung KB.
D. Visi dan Misi
a VISI
Memajuhkan Kualitas Keluarga Bahagia
b. MISI
Menjalankan delapan fungsi Keluarga;
1. Fungsi agama
2. Fungsi sosial budaya
3. Fungsi cinta dan kash sayang
4. Fungsi perlindungan
5. Fungsi reproduksi
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
7. Fungsi ekonomi
8. Fungsi lingkungan