Imunisasi Pada Bayi
Desa Liwumetingke
Dipublikasi pada
02 December 2025
Deskripsi
Imunisasi bayi adalah proses penting untuk membentuk kekebalan tubuh bayi terhadap penyakit berbahaya seperti hepatitis, TBC, polio, campak, dan lainnya, melalui pemberian vaksin sesuai jadwal yang direkomendasikan {IDAI/Kemenkes}, dimulai sejak bayi lahir (misal: Hepatitis B) hingga usia 1 tahun dan selanjutnya, mencakup vaksin dasar seperti DPT-HB-Hib, Polio, BCG, PCV, dan Rotavirus, yang bertujuan agar bayi tumbuh sehat optimal.
Jadwal Imunisasi Dasar Lengkap (Rekomendasi IDAI & WHO):
- Saat Lahir/Segera Setelah Lahir: Hepatitis B (HB-0), Polio (OPV-0), BCG (0-1 bulan).
- Usia 2 Bulan: DPT-HB-Hib, Polio (OPV-1), PCV, Rotavirus (tergantung jenis).
- Usia 3 Bulan: DPT-HB-Hib, Polio (OPV-2), PCV, Rotavirus (jika ada).
- Usia 4 Bulan: DPT-HB-Hib, Polio (OPV-3/IPV), PCV, Rotavirus (jika ada).
- Usia 9 Bulan: Campak/MR, Japanese Encephalitis (JE) di daerah endemis.
- Booster: DPT, Polio, PCV, Hib diberikan di usia 18 bulan, lalu DPT lagi di usia 5-7 tahun.
Manfaat Imunisasi: Melindungi bayi dari penyakit yang bisa berakibat fatal, Mencegah komplikasi serius, Membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal.
Hal yang Perlu Diperhatikan:
- Pastikan bayi sehat sebelum imunisasi.
- Berikan ASI eksklusif.
- Catat jadwal di buku KIA.
- Pantau efek samping ringan (demam, bengkak) yang wajar. Segera ke dokter jika ada tanda bahaya (demam tinggi >3 hari, kejang, sesak napas).
Cara Pemberian:
- Suntikan (misal: Hepatitis B, DPT).
- Tetes oral (misal: Polio, Rotavirus).
Selalu konsultasikan jadwal dan jenis imunisasi lanjutan dengan dokter anak untuk perlindungan terbaik bagi buah hati Anda.
Sesi Kegiatan Reproduksi