Acara Aqikah Anak
Desa Liwumetingke
Dipublikasi pada
17 November 2025
Deskripsi
Aqiqah adalah ibadah dalam Islam sebagai wujud syukur atas kelahiran anak dengan menyembelih hewan ternak (kambing/domba) pada hari ketujuh (atau ke-14/ke-21) kelahiran, disertai cukur rambut dan pemberian nama, di mana dagingnya dibagikan dalam bentuk matang kepada keluarga, kerabat, dan fakir miskin, dengan hukum sunnah muakkadah untuk menebus dan sebagai tanda kasih sayang serta perwujudan ketaatan pada Allah SWT.
Ketentuan Utama
- Waktu: Paling dianjurkan pada hari ke-7 setelah kelahiran, bisa juga hari ke-14 atau ke-21 jika berhalangan.
- Hewan:
- Anak laki-laki: 2 ekor kambing/domba.
- Anak perempuan: 1 ekor kambing/domba.
- Hewan harus sehat, serupa dengan hewan kurban, usia minimal 1 tahun.
- Tata Cara:
- Sembelih hewan sesuai syariat Islam, baca doa khusus.
- Bagikan daging dalam keadaan matang (bukan mentah).
- Cukur rambut bayi dan timbang rambutnya, sedekahkan perak seberat timbangan rambutnya (sunnah).
- Berikan nama yang baik pada bayi.
Hikmah dan Tujuan
- Rasa Syukur: Ungkapan terima kasih kepada Allah atas karunia anak.
- Penebusan: Anak tergadai dengan aqiqahnya, menjadi jalan pembebasan dari godaan setan.
- Sosial: Mempererat silaturahmi dan menyebarkan kebahagiaan kepada tetangga, kerabat, dan fakir miskin.
- Spiritual: Menanamkan nilai kedermawanan dan mendekatkan diri kepada Allah.
Perbedaan dengan Kurban
- Aqiqah adalah ibadah khusus menyambut kelahiran, sementara kurban dilaksanakan saat Iduladha.
Sesi Kegiatan Pembinaan Lingkungan