Gambaran Umum
GAMBARAN
UMUM
KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS PERMATA HATI
DESA PALEWAI KECAMATAN TANGGETADA
A. Asal muasal Desa PALEWAI
Legenda Desa Palewai merupakan suatu kisah dari sebuah perjalanan Sejarah yang turun temurun dari sesepuh kampung dan para tokoh masyarakat, dimana sekitar tahun 1930-an, sekelompok masyarakat yang berasal dari dua daerah dan etnis yang berbeda yakni Bugis dan Muna sepakat untuk membentuk sebuah perkampungan baru yang kemudian diberi nama Palewai. Kata Palewai berasal dari bahasa Bugis, terdiri dari dua suku kata yakni Pale' yang berarti "telapak tangan" dan Wai atau Wae yang berarti "Air" Sehingga kata Palewai dapat diartikan "Air ditelapak tangan". Kata Palewai juga dapat di maknai sebagai penyeimbang atau mengimbangi sehingga dengan diberinya nama Palewai oleh para sesepuh kampung dan tokoh masyarakat seakan menyimpan harapan kepada setiap pemimpin yang diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk senantiasa menjadi penyeimbang atau dapat menciptakan rasa keadilan bagi masyarakat yang dipimpinnya.
B. Geografis
Berdasarkan posisi geografisnya, batas-batas Desa Palewai adalah
sebagai berikut:
Sebelah Utara : Desa Tanggetada Kecematan Tanggetada
Sebelah Timur : Desa Kelurahan Anawoi Kecematan Tanggetada
Sebelah Selatan : Desa Rahanggada Kecematan Tanggetada
Sebelah Barat : Desa Pesisir Teluk Bone Kecematan Tanggetada
C. Wilayah Desa
Desa Palewai memiliki titik kordunat bujur 4022'0.3468''S dan Koordinat Lintang 1213'13.2024'' E,Luas Desa Palewai 432,5 Ha terdiri dari tanah kering ,tanah basah,pesisir pantai dan tanah fasilitas umum selain itu desa palewai terbagi menjadi 3 dusun Data Wilayah yang terdapat di desa Palewai untuk secarajelas dapat di lihat pada rumah dataku
D. Demografi dan
Keluarga Berencana
Berdasarkan propil desa palewai pada tahun 2023 di ketahui jumlah penduduk 1409 jiwa dengan jumlah keluarga 364 kk pada tahun 2022 jumlah penduduk 1110 dengan jumlah keluarga 370 kk karna tingginya tingkat kesuburan tanah sehingga banyaknya jenis tanaman yang dapat di budidayakan di desa Palewai ,seperti sayuran dan lain -lain Berdasarkan hasil pemutakhiran data oleh para pengurus pokja dan rumah dataku pada april 2024 Desa Palewai Berpenduduk 1.107 jiwa dengan sebarang jumlah kepala keluarga sebanyak 230 kk
E. Potensi dan Sumber Daya
Dalam rangka pelaksaan kegiatan
program pembangunan di wilayah kampung Keluarga Berkualitas khususnya,
maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya
alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh
terhadap kelancaran program pembangunan.
Adapun
potensi serta faktor-faktor yang kami maksud disini adalah :
a. Faktor Pendukung
Untuk mendukung lancarnya kegiatan
program Bangga Kencana dan
pembangunan lainnya di Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya faktor pendukung dari lintas sektor pemerintah dan non pemerintah di
wilayah kampung KB Berkah Bersama ini sangat termotifasi dengan adanya dukungan
dari berbagai pihak yakni :
1. Dukungan
Pemerintah Desa untuk pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas
Dengan
memanfaatkan Anggaran Dana Desa untuk menggerakan kampung keluarga berkualitas
2. Dukungan
Lintas sektoral baik camat, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kominfo, Babinsa untuk mengelola
kampung Kelurga Berkualitas
3. Dukungan
masyarakat desa untuk mendukung program keluarga berencana
4. Cakupan KB
MKJP Masyarakat cukup tinggi
5. Telah ada
bantuan pengadaan Antropometri KIT dari Puskesmas setempat
6. Adanya IMP
PPKB dan Sub PPKBD, Poktan (BKB, BKR, BKL, UPPKA)
7. Adanya data
basis wilayah kampung keluarga berkualitas
8. Adanya
penyuluh Bangga Kencana
9. Adanya bidan
desa
10. Adanya inovasi
DASHAT dengan memanfaatkan pangan lokal oleh Pokja Kampung KB
Untuk
pemenuhan gizi masyarakat dibawah pantauan Puskesmas setempat
11. Adanya
pembuatan kolam lele dan tanaman sayur dipekarangan rumah warga yang diinisiasi oleh Kepala desa
sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat
b. Faktor Penghambat
1.
Tingkat pengetahuan kader dalam mengelola program Bangga Kencana
belum maksimal
2. Pelatihan
pengelolaan kampung keluarga berkualitas masih kurang.
c. Peluang
1.
Undang-undang
No 52 Tentang Perkembangan Kependudukan
Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
2.
Agenda
Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) terutama Nawacita ke-3 yaitu membangun
3.
Masyarakat dari wilayah pinggiran
4.
Sikap dan
sifat gotong royong yang masih tertanam kuat
5.
Tingginya Kemauan Masyarakat untuk Bekerja dan Belajar
6. Pelayanan KB gratis menuju MKJP
khususnya di wilayah Kampung KB.
d. Tantangan
1.
Pemahaman
para tokoh yang ada tentang Bangga
kencana masih rendah sehingga seringkali
menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan program
2.
Ego sektoral masih cukup mendominasi penggerakan intervensi
kegiatan di Kampung Keluarga
Berkualitas
F.
Visi dan Misi
a. Visi
Visi dari Kampung Keluarga Berkualitas
Desa Palewai adalah "Terwujudnya Masyrakat Desa Palewai Yang Maju, Mandiri, Sehat dan Sejahtera"
b. Misi
Untuk
mewujudkan visi yang telah ditetapkan maka dirumuskan suatu misi Sbb :
1. Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Secara Prima (Cepat, Tepat, dan Benar)
2. Melaksanakan Kegiatan Pembangunan Yang Jujur baik dan transparan
3. Meneruskan pembangunan saran dan prasarana pemerintah yang belum terselesaikan
4. Pemberdayaan Masyarakat diberbagai sektor pembangunan