Gambaran Umum
Di Desa Hulosobo menyimpan banyak peninggalan sejarah,yang kalau ditelusuri dengan seksama, masih nampak beberapa benda sejarah, hanya saja beberapa diantaranya sudah agak rusak, karena ketidaktahuan masyarakat akan benda tersebut, contoh batu prasasti yang terletak di dukuh gebang atau sumberjo. Selain itu di Desa Hulosobo juga mempunyai berbagai bentuk kesenian tradisional. Namun yang saat ini sedang populer adalah kesenian tradisional kuda lumping "WIDOTOMO". Kuda lumping ini sering di pentaskan pada acara Bulan Suro atau perayaan hari jadi Desa Hulosobo.
Desa Hulosobo ini memiliki 4 RW dengan kepala keluarga kurang lebih 480 kk. Di Desa Hulosobo ini terdapat tempat dengan pemandangan yang indah untuk kunjungi terutama para pendaki yaitu Gunung Anak, Gunung Condong, Watu Tumpang, Watu Godog, Watu Putih dan Kedung Setlawah. Di Desa Hulosobo inilah gudangnya panen durian, manggis dan cengkeh. Umumnya penduduk di Desa Hulosobo bekerja sebagai petani, ada pula yang bercocok tanam dan perikanan. Di Desa Hulosobo hanya memiliki satu Masjid saja yang di beri nama Masjid Al-Ikhlas Nur Padang. Kambing Ras Kaligesing merupakan hewan peliharaan yang paling di sukai oleh warga Desa Hulosobo.