Ruwatan
NUSA INDAH
Dipublikasi pada
15 April 2025
Deskripsi
Tradisi wayang kulit ruwatan mungkin sudah halangan kita lihat. Tapi malam ini salah satu warga rt 2 rw 1 kebasen Melaksanakan Tradisi ruwatan. Tradisi ruwatan dengan wayang dilakukan untuk menolak bala, membuang sial, dan membebaskan diri dari malapetaka. Tradisi ini merupakan warisan budaya Jawa yang sudah ada sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha.
Tujuan tradisi ruwatan
Membebaskan diri dari segala malapetaka dan kesialan
Menolak bala dan pemulihan keseimbangan alam serta batin
Membebaskan wilayah dari segala marabahaya
Mengharapkan keselamatan bagi seluruh masyarakat
Bagaimana pelaksanaannya
Upacara ruwatan biasanya dipimpin oleh seorang dalang
Lakon yang dipentaskan adalah lakon khusus yang disebut Murwakala
Disajikan sesaji khusus untuk memuja Batara Kala
Ruwatan biasanya dilakukan pada hari-hari tertentu yang dianggap baik menurut kalender Jawa, seperti bulan Suro atau bulan Sapar
Siapa yang diruwat Anak tunggal, Orang yang sering sakit-sakitan, Orang yang sering mengalami kesialan, Orang yang ingin memulai usaha baru.
Manfaat tradisi ruwatan
Menjaga harmoni antara manusia dengan alam dan Sang Pencipta
Membebaskan diri dari hukuman atau kutukan dewa yang menimbulkan bahaya
Sesi Kegiatan Keagamaan