Gambaran Umum



1. LETAK GEOGRAFIS

Desa Betung merupakan Desa yang berada di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Secara geografis Desa Betung terletak dibagian selatan Kabupaten Muaro Jambi dengan luas wilayah ± 43.000 Ha dengan titik koordinat S 01°539.114 E 103°915.225 Jarak desa ke Ibu Kota Kecamatan Kumpeh 24 Km jarak tempuh 40 menit. Sedangkan ke ibukota Kabupaten Muaro Jambi 86 Km dengan waktu ditempuh selama 2 jam menggunakan Tevel. Sementara ke ibu kota Provinsi 48 Km dengan jarak temput 1,5 jam perjalanan darat. dengan batas wilayah  berdasarkan Peraturan Bupati Muaro Jambi Nomor 16 Tahun 2018 sebagai berikut :

 

BATASDESA
Sebelah Utara

Desa Londerang

Sebelah SelatanProvinsi Sumatera Selatan
Sebelah TimurDesa Sungai Bungur, Desa Petanang, dan Desa Pematang Raman
Sebelah Barat

Kecamatan Sungai Gelam, Desa Puding, Desa Pulau Mentaro, Desa Mekar Sari dan Desa Teluk Raya

2.TOPOGRAFI DESA

Desa Betung merupakan Desa yang memiliki ketinggian 4,8 Mdpl. Karena berada pada ketinggian elevasi daratan diantara 0-25 Mdpl dan berada di daerah aliran Sungai Batang Hari dan Sungai Kumpeh. Desa Betung merupakan Desa yang rutin terkena banjir akibat meluapnya air Sungai Batang Hari dan Sungai Kumpeh karena hujan di hulu atau hujan yang terjadi secara terus menerus di Desa.

 

3. GEOMORFOLOGI DAN JENIS TANAH

Secara geologis, wilayah Desa Betung memiliki ciri morfologi tanah yang hampir sama dengan desa lain di dataran rendah sehingga saat hulu hujan maka dikawasan desa mudah sekali tergenang banjir dan lahan gambut Kabupaten Muaro Jambi. Kawasan ini terbentuk dari pelapukan kayu, dedaunan dan endapan air secara alami yang berlangsung jutaan tahun. Tinggi dari permukaan laut : 3,00 mdpl sebagian kawasan dataran rendah, Desa Betung sebagian besar lahannya merupakan tanah kuning, hitam dan tanah rawa gambut. Jenis tanah : Mineral & Gambut, pH Tanah : 6,0 – 7,0, Kisaran suhu : 30oC, Kelembaban : 29, Curah hujan : 80-105 mm/th Intensitas penyinaran matahari : 3,83 jam per hari.

 

4. IKLIM DAN AGROEKOLOGI

Seperti desa pada umumnya di Kecamatan Kumpeh, Desa Betung telah terbiasa menghadapi banjir disetiap musim hujan. Setiap tahun banjir di Desa Betung mencapai tiga sampai empat jengkal tangan orang dewasa, menggenangi rumah dan ladang. Namun setelah kebakaran tahun 2015, musim tidak dapat diprediksi lagi, sekalipun prediksi tersebut dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Jenis tanah yang dimiliki Desa Betung yaitu ada 2 jenis diantaranya tanah mineral dan tanah gambut, dari komposisi lahan mineral sebanyak 20 persen dan lahan gambut hamir 80 persen namun banyak yang dikuasai oleh perusahaan. Akibat dari iklim dan cuaca yang tidak dapat diprediksi, Masyarakat Desa Betung tidak dapat menentukan dengan tepat kapan waktu tanam yang baik untuk komoditas tanaman yang ditanam di sawah. Hal tersebut membuat mereka mengalami gagal panen.

 

Kejadian yang sering terjadi ialah pada saat sedang menunggu panen padi kelembaban tanah menurun dan kering akibat kemarau panjang, sawah kebanjiran akibat hujan datang terus menerus walaupun tidak pada musimnya. Untuk mensiasati ketidakpastian iklim dan cuaca saat ini, Masyarakat Desa Betung menduga waktu yang tepat untuk menggarap sawahnya. Saat ini cara yang dilakukan oleh masyarakat ialah dengan melihat kondisi tanah yang ada di sawah tadah hujannya. Jika air sudah surut maka saat itulah yang paling tepat untuk menanam padi. Namun air surut tidak merata di sawah milik masyarakat, maka masyarakat menanam padi tidak serentak. Tidak sampai disitu, masyarakat bersama padinya harus berlomba dengan iklim dan cuaca, baik dengan kemarau panjang atau dengan hujan yang mengakibatkan banjir.

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
667
Jumlah Kepala Keluarga
163
Jumlah PUS
94
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
45
Keluarga yang Memiliki Remaja
94
Keluarga yang Memiliki Lansia
41
Jumlah Remaja
94
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
56
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
38

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
Dana Desa
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
EKI ZELTONI,S.AP
199106012023211028
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 3 orang pokja terlatih
dari 3 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 7
Minggu ini: 8
Bulan ini: 9
Total: 27