Gambaran Umum


Kampung Keluarga Berkualitas  Desa Barugaiya "PANTAI PESISIR"

Luas Wilayah Desa Barugaia yaitu 2.885 Ha yang terdiri dari 5 Dusun yaitu Dusun Ujung Bori, Dusun Barugaia, Dusun Joong, Dusun Tulang, Dusun Benteng Pajalaia  serta 5 Rukun Tetangga (RT) dengan jumlah Kepala Keluarga 442 KK dan jumlah penduduk sebanyak 1.431 jiwa yang terdiri dari 713 jiwa Laki-laki dan 718 jiwa Perempuan (hasil Pendataan 2023). Dengan Batas Wilayah sebagai Berikut

Sebelah Timur berbatasan dengan dusun pajalaiya,

sebelah selatan berbatasan dengan Desa Parak,

sebelah Barat berbatasan dengan Dusun Barugaia,

sebelah Utara berbatasan dengan Dusun Joong .


Dari 442 Kepala Keluarga Desa Barugaia terdapat 14 KK Keluarga Pra Sejahtera, 111 KK Keluarga Sejahtera I, 177 KK Keluarga Sejahtera II dan 10 KK Keluarga Sejahtera III sedangkan Keluarga Sejahtera III Plus 10 KK. Hal ini berarti bahwa jumlah masyarakat yang dikategorikan miskin (Pra KS dan KS I) di desa Barugaia  yaitu 127 KK atau 27,6 % Sedangkan masyarakat yang dikategorikan miskin di dusun Ujung Bori berjumlah 51 Kepala Keluarga atau 52,5 %

 

Peserta KB Aktif di desa Barugaia mencapai 143 akseptor atau 77,2 %, sedangkan dusun Tanaberu mencapai 31 akseptor atau 79,4%. Peserta KB Aktif desa Barugaia terdiri dari peserta MKJP 33 akseptor atau 23,1 % dan non MKJP 110 akseptor atau 76,9 % dan jumlah Anmeet Neednya 18 orang atau 9,7 % sedangkan Peserta KB aktif dusun Ujung Bori' adalah 31 akseptor atau 79,4 % yang terdiri dari peserta MKJP 8 akseptor atau 25,8 % dan non MKJP 23 Akseptor atau 20,9 % sedangkan Anmeet Neednya sebanyak 3 orang atau 7,6 %.

 

Dari Hasil pendataan 2016 jumlah anak usia sekolah di desa Barugaia sebanyak 224 orang yang terdiri dari pelajar SD sebanyak 110 orang, pelajar SLTP sebanyak 63 orang, pelajar SLTA sebanyak 49 orang sedangkan anak putus sekolah sebanyak 2 orang yang terdiri dari anak tidak tamat sekolah dasar sebanyak 1 orang sedangkan 1orang tidak tamat sekolah menengah tingkat pertama (SMTP) .

Untuk Dusun Ujung Bori jumlah anak usia sekolah sebanyak 41 orang yang terdiri dari pelajar SD 23 orang, pelajar SMTP sebanyak 7 orang, pelajar SLTA sebanyak 11 orang sedangkan yang putus sekolah tidak ada baik itu tingkat SD, SLTP, maupun tingkat SLTA.

 

Pembinaan kelompok Tribina di desa Barugaia hanya BKB yang memiliki anggota ini berarti bahwa hanya BKB yang jalan kegiatannya. Sedangkan Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia belum mempunyai anggota karena kegiatannya belum berjalan.

 

III. KRITERIA KAMPUNG KB

A. KRITERIA UTAMA

 Dusun Ujung Bori Desa Barugaia memiliki jumlah Pra Keluarga Sejahtera (Pra KS) dan Keluarga Sejahtera I (KS I) (miskin) diatas rata-rata Pra KS dan KS I tingkat desa Barugaia yaitu jumlah Pra KS dan KS I se-desa Barugaia sebanyak 125 KK atau 27,2 % Sedangkan masyarakat yang dikategorikan miskin di dusun Ujung Bori berjumlah 51 Kepala Keluarga atau 52,6 %.

Wilayah dusun Ujung Bori masih terdapat rumah tidak layak huni disamping itu kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan masih kurang sehingga pemungkiman terlihat kumuh.

 

C. KRITERIA KHUSUS

1. Kriteria Data

Sebagaimana daerah lain, Desa Barugaia juga terdapat PPKBD dan Sub PPKBD di setiap dusunnya dimana setiap tahunnya selalu mengadakan pendataan dari rumah ke rumah. Dari hasil pendataan setiap dusun dibuatkan peta keluarga, demikian juga dusun Ujung Bori'.

2. Kriteria Program Pembangunan Keluarga

a. Partisipasi keluarga dalam program pembinaan katahanan keluarga

Program Pembinaan ketahanan keluarga di dusun Ujung Bori belum terbentuk dalam wilayah dusun tetapi masih dalam skala desa, dimana baru pada tahun 2015 dibentuk kelompok BKB (Bina Keluarga Balita) dengan nama BKB "Emmi Saelan" sedangkan Bina Keluarga Remaja (BKR) dengan nama BKR" Barugaia Bersatu dan Bina Keluarga Lansia (BKL) dengan nama BKL "Melati" baru dibentuk tahun 2017 ini dan masih dalam skala desa karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).

b. Partisipasi keluarga dalam program pemberdayaan peningkatan ekonomi keluarga.

Dalam hal partisipasi keluarga dalam program pemberdayaan peningkatan ekonomi keluarga di Desa Barugaia telah dibentuk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) masih dibentuk di tingkat Desa karena keterbatasan SDM

3. Kriteria Pembangunan Sektor Terkait

a. Kesehatan

Kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan dan kesehatan lingkungan.

b. Sosial Ekonomi

Banyaknya keluarga yang termasuk kategori miskin (Pra-S dan KS I)

c. Pendidikan

Pengembangan Sumber Daya Manusia

d. Pemukiman dan Lingkungan

Masih adanya rumah yang kurang layak huni dan lingkungan yang kurang asri

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
1439
Jumlah Kepala Keluarga
442
Jumlah PUS
197
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
32
Keluarga yang Memiliki Remaja
135
Keluarga yang Memiliki Lansia
193
Jumlah Remaja
267
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
165
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
32

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBD
Dana Desa
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
ANDI ULFAWATI REZKI, A.MD.KEB
7301014301920001
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 7 orang pokja terlatih
dari 7 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Potensi Desa

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 16
Minggu ini: 17
Bulan ini: 26
Total: 47