Gambaran Umum
Desa Bangun Sari juga merupakan desa basis pendukung Persib Bandung, banyak tugu desa yang dilukis dengan gambar maung bandung sebagai simbol Persib Bandung.
Desa Bangunsari pada mulanya adalah hutan kawasan di wilayah titi bungur 1-2-3, Pada pertengahan tahun 1958 datanglah beberapa penduduk yang berasal dari pulau jawa ( jawa Tengah dan Jawa Timur ) yang di pimpin oleh bapak Mulyo Wihadiharjo dan Bapak Mangun Wardoyo mengawali membuka hutan untuk di jadikan lahan pertanian dan pemukiman .
Satu tahun kemudian pada tahun 1959 terbentuklah pemukiman yang yang berkelompok dan menyebar di areal hutaan tebangan berupa gubuk gubuk beratapkan daun ilalang dan dinding dari kulit kayu dan di beri nama Dusun Bonjor Bangunsari Desanya menginduk ke Desa Adiluwih Kepala Negeri Gunungsugih Kabupaten Lampung tengahDesa Bangunsari pada mulanya adalah hutan kawasan di wilayah titik bungur 1-2-3,
Pada awal tahun 1961 atas intruksi Jawatan kehutanan lampung selatan dan lampung tengah seluruh warga penduduk pendatang di usir dilarang menebang hutan dan mengosongkan seluruh areal hutan yang sudah di tebang
Pada awal tahun 1962 masyarakat kembali menduduki wilayah tersebut. Bermodalkan kebersamaan dan gotong royong serta solidaritas yang tinggi akhirnya masyarakat membersihkan kembali lahan yang sudah menjadi belukar untuk memulai bercocok tanam padi, singkong,jagung pisang dll sebagai bahan pangan. Tepatnya pada bulan maret tahun 1962 penduduk sudah mulai mendapatkan harapan melihat tanaman tanaman nampak subur meskipun tanpa di lakukan pemupukan .melihat kondisi itu akhirnya pada tahun yang sama dusun Banjar Bangunsari bargabung ke Desa Kagungan Ratu Perwakilan Rowo rejo yang kemudian diganti nama menjadi Desa Bangunsari Kecamatan Gedung tataan Kabupaten Lampung selatan dengan Kepala desa Bapak Dalem Sunan sultan Kuasa.
b. Sejarah Pemerintahan Desa
Pada tahun 1964 Setelah Bapak Dalem Sunan sultan Kuasa di angkat menjadi Kepala Negeri Kecamatan Gedung tataan selanjutnya Bapak Muhammad Amin dan ibu Soni dari roworejo menjadi Kepala desa dan wakil di Bangunsari.
Kesuburan tanah di dusun banjar bangunsari menjadi bukti dengan bertambahnya para penduduk pendatang dari pulau jawa dan wilayah wilayah sekitar. Seiring bertambahnya penduduk yang berdatangan perkembangan pada waktu itu tepatnya pada Tanggal 15 Oktober 1966 Desa bangunsari bergabung dengan Desa sinar bandung dan Bapak Hasan Basri sebagai pejabat Kepala desanya.
Pada tahun (1967-1969 )Kepala desa di jabat Bapak Juhaendi dan di lanjutkan kembali oleh Bapak Hasan Basri pada Tahun (1970-1971).dan pada Tahun 1972 Kepala desanya adalah Bapak Mangun Gimun sedangkan Bapak Kasmin menjadi Kepala desa bangunsari hanya 2 tahun yaitu tahun (1973-1975 ).yang selanjutnya di pimpin kembali oleh Bapak Mangun Gimun tahun ( 1976-1979 )
Pada tahun 1980 di adakan pemilihan Kepala desa pertama dengan calon Kepala desa Bapak Mangun Gimun,Bapak Kasidi dan Bapak Mahmud yang di menangkan oleh Bapak Mangun Gimun periode (1981-1986)
Pada tahun 1988 Desa Bangunsari Sinar bandung di mekarkan menjadi Dua yaitu Sinar bandung dan Bangunsari dengan pejabat Kepala desa masih Bapak Mangun Gimun sampai dengan di adakanya pemilihan kepala desa kembali
Bapak Abdu somad menjadi kepala desa bangunsari periode (1992-1999) setelah mengalahkan Bapak Mangun Gimun pada pamilihan Kepala desa Bangunsari yang kedua.yaitu tahun 1991, Pada tahun 2001 Pemilihan kepala desa dengan calon Bapak Abdu Somad dan Bapak Sumitro merupakan pemilihan Kepala desa bangunsari yang ke tiga, Bapak Abdu somad kembali menjadi kepala Desa Bangunsari,sampai dengan tahun 2009
Pada awal tahun 2010 Desa Bangunsari mengadakan pemilihan kepala desa yang ke Empat dengan calon Bapak Suwadi dan Bapak Azwandi ,dan dimenangkan oleh bapak Suwadi yang selanjutnya di lantik pada bulan Juli tahun 2010
Pada awal tahun 2016 Desa Bangunsari mengadakan pemilihan kepala desa yang ke Empat dengan calon Bapak Suwadi dan Bapak Agus Riyanto ,dan dimenangkan oleh bapak Suwadi yang selanjutnya di lantik pada bulan Februari tahun 2017
Selanjutnya pada tahun 2022 lebih tepatnya pada tanggal 17 Desember 2022 diadakanlah pemilihan kepala desa Kembali, pada kesempatan ini peserta yang mencalonkan diri Sebagai kepala desa sebanyak 3 orang putra desa, yakni : 1. Bapak Hendrik Cahyono, 2. Bapak sumari dan ke 3. Bapak Imam Mustofa
Dari hasil yang didapatkan dimenangkan oleh Bapak Hendrik Cahyono dan diadakan pelantikan Kepala desa terpilih pada tanggal 3 Februari 2022 bertempat dihalaman Kantor Kecamatan Negeri Katon
STRUKTUR KAMPUNG KB DESA BANGUN SARI