Dari Jelantah Jadi Berkah: Warga Mampang Antusias Kumpulkan Mijel!
Deskripsi
Pada hari ini, Kelurahan Mampang melaksanakan kegiatan rutin pengumpulan Mijel (Minyak Jelantah) yang merupakan bagian dari program pengelolaan sampah rumah tangga dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan ini dijadwalkan secara tetap setiap hari Senin, pukul 09.00 sampai dengan 12.00 siang, bertempat di halaman kantor Kelurahan Mampang.
Program ini mengajak seluruh warga untuk membawa minyak jelantah bekas pakai dari rumah tangga untuk dikumpulkan dan dikelola secara ramah lingkungan. Setiap warga yang menyerahkan 3 liter minyak jelantah mendapatkan 1 liter minyak goreng bersih sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar masyarakat terus berpartisipasi dalam kegiatan daur ulang minyak bekas.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga datang silih berganti membawa wadah berisi minyak jelantah yang telah disaring dan disimpan sebelumnya. Petugas kelurahan bersama kader PKK membantu proses penimbangan, pencatatan, serta penukaran minyak bersih. Selain itu, warga juga diberikan edukasi singkat tentang dampak negatif pembuangan minyak jelantah ke saluran air maupun tanah, serta manfaat besar jika dikelola dengan benar.
Hasil pengumpulan hari ini cukup menggembirakan, yaitu mencapai 100 liter minyak jelantah. Minyak hasil pengumpulan ini nantinya akan diserahkan kepada pihak mitra pengelola untuk diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan, seperti bahan bakar biodiesel dan sabun cair.
Tujuan utama dari program Mijel ini adalah untuk:
-
Mengurangi pencemaran lingkungan, terutama di saluran air dan tanah akibat pembuangan minyak bekas.
-
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga.
-
Mendorong gerakan ekonomi sirkular, di mana limbah bisa memiliki nilai guna kembali.
-
Mendukung visi Kelurahan Mampang sebagai wilayah yang bersih, sehat, dan peduli lingkungan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil di rumah masing-masing, salah satunya melalui pengumpulan minyak jelantah secara rutin.