Pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas
Kelurahan RappoJawa
Dipublikasi pada
27 May 2025
Deskripsi
Pembinaan IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan)
adalah kegiatan untuk meningkatkan kapasitas dan peran serta kader serta pengurus wadah masyarakat di tingkat desa/kelurahan (PPKBD) hingga RT (kelompok KB) dalam mensukseskan program Bangga Kencana (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) BKKBN, termasuk penyuluhan, pendataan keluarga, konseling, dan pencegahan stunting, dengan tujuan meningkatkan kepedulian masyarakat dan kualitas program. Pembinaan ini dilakukan melalui pertemuan rutin, lokakarya, studi banding, dan evaluasi berkala oleh Penyuluh KB/PKB. Tujuan Pembinaan IMP
- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang program KKBPK.
- Memperkuat jejaring dan kemitraan untuk partisipasi masyarakat yang lebih baik.
- Menyebarkan informasi program secara luas dan efektif.
- Mendukung pencapaian target program nasional, termasuk pencegahan stunting.
Sasaran Pembinaan
- PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa/Kelurahan) di tingkat desa/kelurahan.
- Sub-PPKBD (Kelompok KB) di tingkat RW/dusun.
- Kelompok KB/Akseptor KB di tingkat RT.
Bentuk Kegiatan Pembinaan
- Pertemuan rutin: Antar pengurus IMP, konsultasi dengan Petugas Lapangan KB (PLKB/PKB).
- Pelatihan: Lokakarya mini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan (KIE, konseling, pendataan, dll.).
- Studi banding dan ceramah: Mengembangkan wawasan dan kreativitas kader.
- Monitoring & Evaluasi (Monev): Penilaian rutin terhadap kinerja IMP.
Peran Kader IMP (6 Peran Bakti)
- Pengorganisasian kegiatan.
- Penyelenggaraan pertemuan.
- Penyampaian Informasi, Edukasi (KIE), dan Konseling.
- Pencatatan dan Pendataan Keluarga.
- Pelayanan kegiatan.
- Kemandirian institusi.
Manfaat
- Meningkatkan peran serta aktif masyarakat dalam pembangunan keluarga.
- Mempercepat pencapaian program nasional, terutama pencegahan stunting.
- Menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.
Sesi Kegiatan Pembinaan Lingkungan