Gambaran Umum
GAMBARAN UMUM GAMPONG
2.1 Sejarah Gampong
Legenda sejarah pembangunan
Gampong diawali oleh keinginan sekelompok orang untuk membangun sebuah
pemukiman puluhan tahun yang lalu, Gampong Lamme merupakan salah satu Gampong
yang terletak di Pemukiman Lamme Kecamatan Jaya Kabupaten
Aceh Jaya yang
terletak dari pusat Kecamatan, luas wilayah Gampong Lamme Adalah
± 200 Ha, yang terbagi kedalam tiga dusun yaitu Dusun Tgk. Disabang, Dusun Tuan
Saheh, Dusun Chik Nek dengan jumlah penduduk 582 Jiwa yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai Petani Sawah,
sebagian kecil Petani Kebun dan yang lainnya pedagang dan sebagian wiraswasta.
Sistem
Pemerintahan Gampong Lamme
pada pola Adat dan kebudayaan serta peraturan
formal yang sudah bersifat umum sejak zaman dahulu, Pemerintah gampong
dipimpin oleh seorang Keuchik dan dibantu oleh dua orang Wakil Keuchik karena
pada saat itu dalam susunan pemerintah gampong belum ada istilah Kepala Dusun,
Kaur dan sebagainya. Wakil Keuchik
pada saat itu juga memiliki peran dan fungsi yang sama seperti halnya Kepala
Dusun yang sekarang. Imum Mukim memiliki peran yang sangat kuat dalam tatanan
pemerintah Gampong yaitu sebagai penasehat baik dalam penetapan sebuah
kebijakan di tingkat pemerintah Gampong dan dalam memutuskan sebuah keputusan
hukum adat. Tuha Peut menjadi bagian lembaga penasehat Gampong, Tuha Peut juga
sangat berperan dan berwenang dalam memberi pertimbangan terhadap pengambilan
keputusan-keputusan Gampong memantau kinerja dan kebijakan yang diambil oleh Keuchik, Imum Meunasah berperan
mengorganisasikan kegiatan-kegiatan keagamaan.
Pada zaman dulu roda pemerintahan dilaksanakan di rumah Keuchik dan di lapangan (tengah-tengah masyarakat) karena pada saat
itu belum ada kantor Keuchik
kalau pun ada tidak berfungsi sampai tahun 2007 baru sekarang kantor Keuchik difungsikan dikarenakan
tatanan kepemerintahan sudah tertata, bahkan TUPOKSI aparatur gampong telah
terbagi, masing-masing bekerja sesuai dengan TUPOKSI tersendiri.
Urutan Pemimpin Pemerintahan Gampong Lamme atau Keuchik menurut informasi para
tetua Gampong sejak dari mula pertama Gampong Lamme
menjadi suatu wilayah Gampong sampai dengan sekarang adalah sebagai berikut :
Tabel 1. Urutan Kepempimpinan Pemerintahan Gampong
|
NO |
NAMA KEUCHIK |
PERIODE PEMERINTAHAN |
|
1. |
Muhammad Zen |
1977-1982 |
|
2. |
Razali |
1982-1987 |
|
3. |
M. Hasan |
1987-1992 |
|
4. |
Zakaria |
1992-1997 |
|
5. |
Amiruddin |
1997-2002 |
|
6. |
Marzuki |
2002-2004 |
|
7. |
Bahtiar Ali |
2007-2012 |
|
8. |
Bustamam |
2012-2014 |
|
9. |
Umar |
2014-2017 |
|
10. |
Hasan |
2018-2024 |
|
11. |
Salman |
2024-2025 |
12. | Asmadi | 2025 s/d Sekarang |
2.2 Kondisi Umum Gampong
2,2.1
Demografi
Secara umum
keadaan topografi Gampong Lamme merupakan dataran rata yang tidak berbukit, dengan mayoritas lahan sebagai
area persawahan masyarakat.
Letak Geografis Gampong
Gampong Lamme termasuk dalam wilayah Kemukiman
Lamme Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya
dengan luas wilayah ± 200 Ha. Secara administrasi dan
geografis Gampong Lamme berbatas dengan :
a.
Batas
Wilayah Gampong
-
Sebelah Utara : Berbatasan dengan Gampong Lhuet
Kecamatan Jaya
-
Sebelah Timur : Berbatasan dengan Gampong Teumareum
Kecamatan Indra Jaya
-
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Gampong Meutara
Kecamatan Jaya
- Sebelah Barat :
Berbatasan dengan Gampong Meunasah Serba Kecamatan Jaya
Nama – Nama Dusun
-
Tgk. Disabang
- Tuan Saheh
- Chik
Nek
2.2.2
Kondisi Sosial
Tatanan kehidupan masyarakat Gampong Lamme sangat kental dengan sikap solidaritas sesama,
dimana kegiatan-kegiatan yang berbaur sosial kemasyarakatan sangat berjalan dan
dipelihara hal ini terjadi karena adanya ikatan emosional keagamaan yang sangat
kuat antara sesama masyarakat dimana dalam agama Islam memang sangat di
tekankan untuk saling berkasih sayang, membantu meringankan beban saudaranya
dan dituntut pula untuk membina dan memelihara hubungan ukhwah Islamiah antar
sesama. Atas landasan inilah sehingga tumbuhnya motivasi masyarakat untuk
saling melakukan interaksi dengan baik. Dan pasca Tsunami kondisi ini
perlahan-perlahan juga mulai pulih meskipun tidak sama seperti sebelum Tsunami.
Masyarakat pada umunya juga
sangat berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti gotong royong membersih
mesjid jalan dan yang bersifat silaturrahmi seperti hajatan, khanduri takhziah
dan lain-lain. Dalam kegiatan keagamaan seperti, mengadakan wirid yasin yang
dilakukan setiap hari jum’at, Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Mi’raj, pesta
perkawinan, masyarakat gampong saling tolong - menolong dalam proses pelaksanaan kegiatan yang
tersebut di atas.
2.2.3 Keadaan Ekonomi
Demikian pula di sektor ekonomi produktif. Warga Gampong Lamme memiliki banyak sektor usaha
ekonomi, misalnya, usaha warung kopi, jual beli sembako/kelontong, usaha
peternakan, usaha menjahit, usaha kue basah/kering, pertukangan, lahan
pertanian dengan luas 237 Ha tanaman keras dan lain-lain.
Gampong Lamme adalah
salah satu gampong diantara 34 Gampong yang ada dalam wilayah kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya yang terletah di sebalah Barat pusat
pemerintahan kecamatan. Sebahagian mata pencaharian penduduk petani.
Namun terkadang masyarakat juga memiliki mata pencaharian variatif/
ganda, hal ini desebabkan oleh faktor kesempatan kerja, apabila sedang ada
peluang bekerja di proyek bangunan mereka menjadi tukang atau buruh jika tidak
ada mereka beralih kepada usaha pertanian dan juga faktor
ketergantung pada musim yang sedang berjalan, para petani diluar musim tanam
juga pergi berkebun.
Berikut ini disajikan jenis Kegiatan Sosial Masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari:
Tabel 2. Kegiatan sosial masyarakat.
|
Jenis Pekerjaan |
Jumlah ( Jiwa ) |
Persen (%) |
Kondisi Usaha |
|
1 |
2 |
3 |
4 |
|
1.
Petani |
285 |
86,6 |
Aktif |
|
2. Pegawai Negeri |
9 |
0,6 |
Aktif |
|
3. Tukang |
8 |
1,7 |
Aktif |
|
4. Pedagang |
15 |
2,5 |
Aktif |
|
5. Sopir |
8 |
0,6 |
Aktif |
|
6. Buruh |
65 |
8,7 |
Aktif |
|
7.
TNI/POLRI |
2 |
0,2 |
Aktif |
2.3. Kondisi Pemerintahan Gampong
STRUKTUR
ORGANISASI PEMERINTAHAN
GAMPONG LAMME KECAMATAN JAYA KABUPATEN ACEH JAYA
Tabel.3 Daftar Perangkat Aparatur Gampong Lamme
|
NO. |
NAMA |
JABATAN |
KETERANGAN
|
|
1 |
ASMADI |
Keuchik |
Aktif |
|
2 |
RINALDI |
Sekretaris Gampong |
Aktif |
|
3 |
SURIYANDRI |
Kasi Pemerintahan |
Aktif |
|
4 |
M. MAULANA |
Kasi Sosial & Kesejahteraan |
Aktif |
|
5 |
RAHMAT LATIF |
Kaur Umum & Perencanaan |
Aktif |
|
6 |
FAHRUL RAZI |
Kaur Keuangan |
Aktif |
|
7 |
HUSNI |
Kadus Tgk Di Sabang |
Aktif |
|
8 |
HASBALLAH |
Kadus Tuan Saheh |
Aktif |
|
9 |
AZHARI |
Kadus Chik Nek |
Aktif |
Tabel 4.
DAFTAR
ANGGOTA TUHA PEUT
GAMPONG LAMME
|
NO. |
NAMA |
JABATAN |
KETERANGAN |
|
1 |
SOFYAN |
Ketua Tuha Peut |
Aktif |
|
2 |
UMAR |
Wakil Tuha Peut |
Aktif |
|
3 |
SULAIMAN JUNED |
Sekretaris Tuha Peut |
Aktif |
|
4 |
NASRUDDIN |
Anggota Tuha Peut |
Aktif |
|
5 |
JON INDRA BAKTI |
Anggota Tuha Peut |
Aktif |
|
6 |
KARNILA |
Anggota Tuha Peut |
Aktif |
|
7 |
MULIANA |
Anggota Tuha Peut |
Aktif |
2.4 Masalah/ isu strategis yang dihadapi
gampong
Sesuai hasil pada Forum Musrembang dalam upaya
menggagas masa depan Gampong untuk 5 (lima) tahun kedepan, dapat
diindentifikasi 4 (empat) issu/ permasalahan Gampong yang di rangking berdasarkan jumlah masukan yang terbanyak peserta
musyawarah, tingkat kemampuan gampong yang di dasarkan atas kondisi, eksistensi
serta dampak positif yang ditimbulkan akibat pembangunan tersebut. Keempat
permasalahan tersebut dikelompokkan ke bidang-bidang sebagai berikut :
1.
Sektor
Inprastruktur (sarana dan prasarana)
2.
Sosial Budaya
3.
Ekonomi
4.
Pelayanan Umum
Dan dari beberapa sektor tersebut ada beberapa masalah yang sangat
mendasar dan perlu penanganan yang baik di Gampong Lamme:
1.
Pada umumnya sumber daya alam yaitu areal persawahan dan perkebunan, penduduk belum bisa
dimamfaatkan secara maksimal di karenakan kondisi persawahan belum adanya sarana dan prasana penunjang untuk
melakukan kegiatan usaha pertanian dan perkebunan.
2.
Beberapa wilayah pemukiman warga tergenang banjir
disaat musim hujan tiba, hal ini di karenakan belum adanya saluran pembuangan
air (Drainase) di areal pemukiman tersebut, sehingga kondisi ini bisa selain
menggenangi perumahan juga dapat
menimbulkan dampak lain seperti wabah penyakit.
3.
Beberapa ruas jalan antar dusun di Gampong Lamme belum
memiliki jalan dan jembatan yang per manent sehingga sangat sulit dilalui, di
antara jalan tersebut menuju ke areal perkebunan dan persawahan penduduk
Gampong Lamme dan penduduk Gampong sekitar.
4.
Kurangnya Fasiltas sarana Pendidikan di Gampong Lamme ,
diantaranya alat bermain di Taman Kanak-Kanak dan PAUD.
5.
Kurangnya penyediaan air bersih untuk masyarakat
Gampong Lamme, masih dihadapkan beberapa permasalah yang cukup Kompleks dan
sampai saat ini belum dapat diatasi sepenuhnya. Salah satu masalah yang masih
di hadapi sampai saat ini yakni masih rendahnya tingkat pelayanan air bersih
untuk masyarakat Lamme.