Minilokakarya (minilok) stunting tk Kecamatan Awayan

DESA PUDAK
Dipublikasi pada 18 September 2024

Deskripsi

Pelaksanaan Minilokakarya tk. Kecamatan Awayan pelaksanaan  kegiatannya dilakukan dimulai pada bulan Agustus dikarenakan adanya  keterbatasan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan. Idealnya pelaksanaan Minilokakrya dilaksanakan 10kali dalam bulan yang berbeda. Penggabungan kegiatan ini dilakukan sebagai Langkah untuk mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana tanpa mengurangi tujuan dan fungsi pelaksanaan Minilokakarya itu sendiri. Selain itu dengan penggabungan 4 pelaksanaan kegiatan Minilokakarya menjadi 1 waktu kegiatan diharapkan dapat menambah wawasan dari peserta dalam memecahkan permasalahan stunting di Kecamatan Awayan. Narasumber Kegiatan Minilokakarya tk. Kecamatan Awayan  antara lain:

·         Petugas Gizi Kecamatan Awayan yaitu Bapak Zainal Akli

·         Bidan Koordinator Kecamatan Awayan yaitu Ibu Elfa Jayanti

·         Promkes Puskesmas Kecamatan Awayan yaitu Ibu Lia

·         Bidan Puskesmas Kecamatan Awayan yaitu Ibu Windarsih

Kegiatan Minilokakarya tk. Kecamatan Awayan dihadiri oleh  Tokoh masyarakat, Kader TPK, Kader IMP,  Perwakilan Aparat Desa, Bidan Desa, dan Keluarga Beresiko Stunting. Jumlah Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 32 orang.

Setelah Narasumber menyampaikan materi terkait materi diantaranya Pencegahan Stunting dengan Keluarga Berencana, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk mencegah stunting, dan Peran Kader TPK dalam Pencegahan Stunting dari Hulu ke Hilir.                                                                                                                                                                                                                                                                   Penyuluh KB Kecamatan Awayan sebagai moderator mengarahkan peserta untuk bertanya dan menyampaikan permasalahan stunting di setiap desa. TPK dari perwakilan beberapa desa juga menyampaikan kenda terkait pencatatan dan pelaporan yang dilakukan melalui Elsimil dan langsung mendapat tanggapan dari Satgas Stunting Kabupaten Balangan. Diskusi antara peserta dan Narasumber serta mitra yang berhadir di kegiatan Minilokakarya sangat antusia dan menarik dalam mencari Solusi terkait pencegahan stunting serta penanganan stunting yang ada di Kecamatan Awayan.

Sebagian besar kendala yang dialami di setiap Desa adalah ketidakhadiran sasaran ke Posyandu atau BKB karena orang tua balita tidak sempat mengantar atau karena alasan bepergian ke luar kota. Selain itu, masyarakat terbiasa dengan pola datang, timbang, dan pulang. Kendala yang sama setiap kemantren yaitu erornya aplikasi elsimil sehingga menghambat proses input data dan rusaknya alat antropometri. Meskipun demikian, setiap kemantren memiliki upaya dan inovasi yang terus ditingkatkan demi tercapainya penurunan prevalensi stunting di Kecamatan Awayan. 

Sesi Kegiatan Reproduksi

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0