Gambaran Umum


  1. VISI  DAN  MISI

     

    VISI

    “Perempuan dan Laki – Laki Memang Beda, Tetapi Tidak Untuk Dibeda – bedakan dan PUS”

     

    MISI

    1.      Meningkatkan Kepedulian dan Peran Serta Masyarakat Dalam    Pendewasaan Usia Perkawinan

    2.      Mengupayakan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengaturan          Kelahiran

    3.      Peningkatan Kesejahteraan dan Memperkuat Ketahanan              Keluarga

    4.      Mendorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan

    Penjelasan Misi :

     

    Misi 1 :

    Mengandung makna bahwa Kampung KB RW.03 Dk.Susuhan, Ds.Gedaren, Kec.Jatinom, Kab. Klaten berperan aktif dalam memaksimalkan seluruh potensi yang ada dalam rangka kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pendewasaan usia perkawinan untuk mendorong Peningkatan Tingkat Usia Kawin Pertama bagi wanita sehingga tidak ada lagi pernikahan dini yang terjadi di RW.03 Dk. Susuhan, Ds.Gedaren, Kec.Jatinom, Kab.Klaten;

     

    Misi 2 :

    Mengandung makna bahwa Kampung KB RW.03 Dk.Susuhan, Ds. Gedaren,Kec.Jatinom, Kab.Klaten berupaya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan menggalakkan Program Keluarga Berencana untuk pengaturan kelahiran sehingga dapat mendorong terciptanya penduduk tumbuh seimbang, sehingga ketahanan pangan dapat terjaga dengan baik

     

    Misi 3 :

    Mengandung makna bahwa Kampung KB RW.03 Dk.Susuhan, Ds.Gedaren, Kec.Jatinom, Kab.Klaten berperan dalam peningkatan kesejahteraan keluarga melalui kesertaan masyarakat dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) sebagai modal usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Juga berupaya untuk meningkatkan ketahanan keluarga dengan kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai wahana untuk mendidik masyarakat yang memiliki Balita, Remaja dan Lansia agar dapat memperlakukan balitanya, Remajanya dan Lansianya sesuai dengan situasi dan kondisi sasaran tersebut;


    Misi 4 :

    Mengandung makna bahwa Kampung KB RW.03 Dk.Susuhan, Ds.Gedaren, Kec.Jatinom, Kab.Klaten berperan aktif dalam Mendorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan melalui berbagai macam Program Kegiatan : diantaranya melalui Program Keserasian kebijakan peningkatan kualitas anak dan perempuan melalui kegiatan Perumusan kebijakan peningkatan kualitas hidup perempuan dibidang ilmu dan teknologi, Perumusan kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan dibidang politik dan jabatan publik, pelaksanaan sosialisasi yang terkait dengan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.


    TUJUAN

    “KELUARGA KECIL, SEJAHTERA, HARMONIS DAN BERKUALITAS”

    Untuk mempersamakan persepsi dan interpeksi dan pemahaman terhadap rumusan visi maka dibuat pengertian operasional sebagai berikut:

    Keluarga Kecil: adalah keluarga yang mempunyai anak dua atau disebut dengan Catur Warga.
    Sejahtera: adalah mampu memenuhi kebutuhan material dan spritual dan melaksanakan ibadah dengan baik, terjaminnya kesataraan gender dan perlindungan anak.
    Harmonis: adalah semua anggota keluarga hidup rukun dan damai.
    Berkualitas: adalah keluarga yang mempunyai ciri-ciri maju, mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal, berwawasan kedepan, bertanggung jawab, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


    KATA PENGANTAR

     

        Badan  Kependudukan dan  Keluarga  Berencana  Nasional (BKKBN) merupakan salah  satu  Kementerian / Lembaga  ( K/L)  yang mendapat  mandat  untuk   mewujudkan Agenda  Prioritas Pembangunan  (Nawacita)  Pemerintahan  periode  2015-2019, terutama pada Agenda Prioritas nomor 5 (lima) “Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia” melalui “Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana”. Dalam upaya mewujudkan  agenda  prioritas   tersebut,   BKKBN harus  dapat    melaksanakan Strategi Pembangunan   Nasional   2015-2019   (pada  Dimensi Pembangunan  Manusia )   dengan fokus  penggarapan   pada   Dimensi    Pembangunan    Kesehatan serta Mental / Karakter (Revolusi Mental)  untuk   diintegrasikan  ke dalam   Program Kependudukan,  Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

          Melalui kerangka  kerja Program KKBPK   yang telah   ditetapkan
    dalam Rencana Pembangunan   Jangka   Menengah  Nasional  ( RPJMN) 2015-2019 )  beserta   penajaman
    Sasaran   Strategis, Outcome,  Output dan  Indikator  pada  Rencana   Strategis ( Renstra )

    BKKBN 2015-2019,  BKKBN  berkomitmen untuk  mensukseskan

    Agenda  Prioritas dan Dimensi Pembangunan  Nasional  melalui

    pelaksanaan  Program  KKBPK secara utuh dan menyeluruh di seluruh tingkatan wilayah.

        Selain beberapa fokus dalam kerangka kerja Program KKBPK di

    atas, BKKBN juga perlu  memperhatikan  perkembangan lingkungan strategis dan berbagai permasalahan program  yang  harus   dihadapi saat  ini.   Beberapa  permasalahan  yang   perlu  mendapat perhatian khusus  antara lain   stagnasi  pencapaian   program  dan   semakin melemahnya implementasi Program  KKBPK  di lini lapangan.

    Berdasarkan hasil evaluasi internal yang dilakukan   dan  atas   petunjuk   Bapak   Presiden  Republik  Indonesia,  maka   kemudian

    dirumuskan  beberapa  inovasi  strategis  penguatan  Program KKBPK untuk periode 2015-2019  terutama   untuk   melaksanakan  kegiatan    prioritas   yang  memiliki  daya ungkit

    terhadap upaya   pencapaian    target  / sasaran y ang  telah  ditetapkan  serta  memperluas cakupan penggarapan Program KKBPK di seluruh tingkatan wilayah.Terkait dengan upaya perluasan cakupan/jangkauan Program KKBPK di seluruh tingkatan wilayah, Kampung Keluarga Berencana ( Kampung KB ) menjadi salah satu inovasi strategi dalam upaya realisasi pelaksanaan kegiatan Program KKBPK secara utuh dan terintegrasi atar bidang baik internal BKKBN maupun lintas sektor di lini lapangan. Guna memberikan kerangka kerja yang lebih baik terarah serta untuk memastikan langkah – langkah baik yang dimulai dari proses pembentukan Kampung KB, pelaksanaan kegiatan serta dalam memastikan indikator dan target/ sasaran dapat dicapai,maka perlu disusun Petunjuk Tehnis Kampung KB.
        Dengan adanya program Kampung KB diharapkan terjalin keterpaduan yang sinergis antara sektor pembangunan dalam penerapannya secara nyata dan berkwalitas sehingga dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat Indonesia .

     

     

    Ketua

    Pokja Kampung KB RW.03 Dk.Susuhan

    Ds.Gedaren, Kec.Jatinom

     

     

    BAB I

    PENDAHULUAN

     

    A.    Latar Belakang

    Undang – undang nomor 10 tahun 1950 tentang Pembenukan

    Propinsi Jawa Tengah (Himpunan Peraturan – Peraturan Negara Tahun1950 Halaman 86 – 92)

    b.           Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukandan Pembangunan Keluarga ( Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 161 , tambahan  lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5080 ) .

    c.            Kemudian Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2014 nomor 244 , tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 5587 ) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan undang – undang nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas undang – undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2015 nomor 58 , tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 6579 )

    d.            Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Keluarga Sejahtera ( Lembaran negara Republik Indonesia tahun 1994 nomor 30 , Tambahan Lembaran Negara republik Indonesia nomor 3553 )

    e.             Peraturan Daerah Propinsi Jawa Tengah nomor 6 tahun 2013 tentang Pengendalian Penduduk dan Penyelenggaraan Keluarga berencana ( Lembaran Daerah tahun 2013 nomor 6 tambahan Lembaran Daerah nomor 52

    f.            Peraturan Gebernur Jawa Tengah nomor 77 tahun 2017 tentang Pengembangan kampung Keluarga Berencana di Propinsi Jawa Tengah.

    B. Sejarah Pembentukan , Kondis Data Awal Kampung Keluarga Berencana

    Kampung KB adalah satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga

    berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

    Kampung KB direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi oleh dan untuk masyarakat. Pemerintah, Pemerintah daerah, lembaga non pemerintah dan swasta berperan dalam fasilitasi, pendampingan dan pembinaan.

    Meningkatkan peran pemerintah, pemerintah daerah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam memfasilitasi, pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait;

    b. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan   

         kependudukan;

    c. Meningkatkan jumlah peserta KB aktif modern;

    d. Meningkatkan ketahanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB),  

         Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), dan Pusat

         Informasi dan Konseling (PIK) Remaja;

    e. Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui Kelompok UPPKS;

    f. Menurunkan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT);

    g. Meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk usia sekolah;

    h. Meningkatkan sanitasi dan lingkungan kampung yang sehat dan bersih

    i. Meningkatkan kualitas keimanan para remaja/mahasiswa dalam kegiatan  

        keagamaan (pesantren, kelompok ibadah/kelompok doa/ceramah keagamaan) di   

        kelompok PIK KRR/remaja

    Dari uraian tersebut diatas pemerintah desa menunjuk / kampung KB yang dipercayakan untuk mewakili tingkat Kecamatan Jatinom , Kabupaten Katen yang bertempat di RW.03 Dukuh Susuhan, Desa Gedaren , Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Dengan hal tersebut kami warga RW.03 Dukuh Susuhan , Desa Gedaren berbenah diri untuk Pencanangan Kampung KB tahun 2017 . Semangat warga RW.03 didukung dari Pihak Pemerintah dan Dinas terkait.Yang semula belum ada simbul Kampung KB sekarang sudah tepampang dan disaksikan oleh semua yang melintas di Kampung KB RW.03 Susuhan, Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten.Kegiatan dari terkondisi dari masing – masing pos, terkondisinya seperti: Pos Yandu Lansia, Posyandu Balita, BKB, BKR,BKL dan yang berkaitan masih eksis dijalankan oleh Warga RW.03 Susuhan bahkan pada waktu pencanagan Kampung KB peserta Asepor yang ikut sampai mencapai 98 aseptor .

    Dengan adanya Pencanangan Kampung KB Warga RW.03 Dk.Susuhan,Ds.Gedaren aktif  dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Pencanangan Kampung KB.

    Demikian Sejarah singkat sebelum dan sesudah dicanangkan Kampung KB.RW.03 Susuhan, Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten semoga dapat menjadi pertimbangan kesemua pihak yang terkait.  

     

     

    BAB II

    PERENCANAAN  KAMPUNG KB

     

    A. Prasyarat Wajib Pembentukan Kampung KB

    Dalam proses   pembentukannya,  suatu wilayah yang akan dijadikan sebagai lokasi

    Kampung KB perlu memperhatikan persyaratan wajib yang harus dipenuhi, yaitu:

    1. Tersedianya Data Kependudukan yang Akurat

    Data Kependudukan yang akurat adalah data yang bersumber dari Hasil Pendataan Keluarga, data Potensi Desa dan data Catatan Sipil yang akurat sehingga dapat digunakan sebagai dasar penetapan prioritas, sasaran dan program yang akan dilaksanakan di suatu wilayah Kampung KB secara berkesinambungan.


    Kampung KB dukuh susuha RW 45 terdiri dari 78 Rt,Dengan:

    1.Jumlah RT                  =  45

    2.Jumlah penduduk    = 3543

    3.Jumlah KK                  =  1035

    4.Jumlah PUS                =  589

    5.Kesertaan berKB       =  345

           Terdiri dari:

    a .IUD                 : 57

    b. MOW              : 16

    c. MOP               : 0

    d. Implant         : 165

    e. Suntik            : 85

    f. Kondom         : 10

    g. PIL                 : 12

    6.Bukan peserta KB:  

                - hamil                                   : 73 

                -ingin anak segera             : 89

                -ingin anak ditunda            : 37

                -tidak ingin anak lagi          : 45

    7.Jumlah Remaja       = 113

    8.Jumlah balita          = 31

    9.jumalah kelompok kegiatan rintisan :

    Akelompok BKB 1,terintegrasi dengan posyandu

    B.Kelompok BKR 1

    C.Kelompok BKL 1

    D.kelompokn UPPKS 1

    E.kelompok sub PPKBD

    F.Kelomoo  akseptor 9

    2. Dukungan dan komitmen Pemerintah daerah

    Komitmen dan  peranan  aktif  seluruh  instansi / unit  kerja pemerintah  khususnya

    Perintahan Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa/Kelurahan dalam memberikan dukungan pelaksanaan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan di kampung KB dan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan bidang tugas instansi masing masing untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

    3. Partisipasi Masyarakat yang berpartisipasi aktif

    Partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan dan pelaksanaan seluruh kegiatan yang akan dilakukan di kampung KB secara berkesinambungan guna meningkatkan taraf hidup seluruh masyarakat yang di wilayahnya.

    B.Target program dan kegiatan Kampung KB

    Target yang akan dilaksanakan setelah pencanangan Kampung KB NGUDI RAHAYU RW.03 Susuhan Gedaren ada beberapa hal antara lain :

    1.  Sudah terbentuknya satu kelompok BKB terintegrasi

         dengan POSYANDU

    1. 2.      Terbentuknya PIK remaja Gemumas

      3.      Terbentuknya BKR deberi nama Ngudi Rahayu

      4.      Terbentuknya BKL terintegrasi dengan Kelompok Lansia

      5. Kelompok UPPKS Ngudi Rahayu RW.03 Susuhan , Gedaren

      6.  Kelompok PIK Remaja Gemumas RW.03 Susuhan, Gedaren

      7.      Kelompok Sub PPKBD

      8.      Dan Kelompok Aseptor yang pencanangan Kampung KB mencapai 98 orang

        

       

      BAB III

      PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN

      Perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan Kampung KB , sejalan dengan pencanangan hari Selasa, 14 Nopember 2017 . di RW.03 Susuhan, Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten , Propinsi Jawa Tengah yang dihadiri oleh bebrapa pihak yang terkait  antara lain :

      a.       Camat Jatinom                              : Bp. Sip Anwar, SE.MM

      b.      Dinas Sosial Kabupaten Klaten    : Ibu Nuryanti , S.Km

      c.       Kepolisian Kecamatan Jatinom

      d.      Koramel Kacamatan Jatinom

      e.       Dinas Kesehatan Kecamatan Jatinom

      f.       UPK Kecamatan Jatinom

      g.      Penggerak PKK Se kawedanan Jatinom

      h.      Semua Kepala desa se Kecamatan Jatinom

      i.        Semua  Ka UPTD kecamatan Jatinom

      j.        KUA Kecamatan Jatinom

      k.      Semua Ketua Rt/Rw Desa Gedaren

      l.        Semua warga Kadus I Gedaren

      m.    Semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu , pendukung jalanya pencanangan Kampung KB .

      Jalanya Pencanangan Kampung KB dengan resmi  pemotongan  Pita dan penanda tanganan prasasti  Kampung KB oleh   camat   Jatinom Bapak   Sip Anwar SE, MM dan  disaksikan semua  pihak  yang hadir.   Dinas sosial juga hadir , dengan  pencanangan  Kampung Kb masyarakat RW.03 Susuhan Desa Gedaren , Kec. Jatinom ,   Kab, Klaten  sudah menyadari atas program  pemerintah  tersebut  semua masyarakat  mempunyai  pola  pikir  tersendiri. Berkat terpilihnya Kampung KB  Rw.03 Susuhan,Ds.gedaren  kehidupannya makin terarah untuk  hidup s ejahtera dan mandiri. Itu  semua  berkat sosialisasi dan dukung semua pihak kehidupan  warga  masyarakat mempunyai  penghasilan bertambah ,dan pengawasan anak semakin terkondisi.

    Demikian hasil  program  PencanaganKampung KB RW.03 Susuhan desa Gedaren semoga dapat menjadi pemacu hidup bersih, terkondisi, nyaman  dan sejahtera lahir dan batin .

     

    Kegiatan – kegiatan setelah pencanangan Kampung KB terjadwal

    NO

    MACAM KEGIATAN

    PELAKSANAAN

    KET

    1

    PIK Remaja Gemumas

    Setiap Kamis malam .jam 20.00

     

    2

    Posyandu Lansia

    Setiap Minggu jam 15.00

     

    3

    Posyandu Balita

    Setiap Rabu jam 09.00

     

    4

    Tri Bina BKB,BKR,BKL

    Setiap Kamis, 15.00

     

    5

    Kelompok UPPKS

    Kondisional

     

    6

    Penyuluhan dan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil

    Terjadwal

    Terjadwal

     

    7

    Rapat  Koordinasi

    Setiap Kamis Kliwon

     

    8

    Menghadirkan penyuluhan PIK remaja  dari Surakarta

    Kondisional

     

    9

    Penyuluhan dinas terkait 

    Kondisional

     

    10

    Pembinaan kerokhanian

    Kondisional

     

    11

    Pembinaan TPA

    Setiap hari di masjid Sholihin Susuhan

     

     

     

     

     

    BAB IV

    INOVASI KEARIVAN LOKAL

    Dari hasil pencanangan Kampung KB kami warga RW.03 Dk.Susuhan Desa Gedaren ,Kec.Jatinom dan tahapan pemerintah mempunyai beberapa  hal supaya warga masyarakat semakin hidup layak  .maka Warga RW.03 Dk.Susuhan, Desa Gedaren mempunyai tahapan atau target yang harus bisa dipecahkan dan mendapatkan hasil untuk kesejahteraan warga :

    Adapun tahapan – tahapan tersebut antara lain :

    NO

    SASARAN

    TARGET

    REALISASI

    1

    SDM

    100 %

    95 %

    2

    Tiap KK mempunya jamban sendiri

    100%

    100 %

    3

    Rumah layak huni

    100 %

    100 %

    4

    Jalan beraspal

    100 %

    95 %

    5

    Penanaman satu pohon

    100%

    100 %

    6

    Taman rumah

    100 %

    90 %

    7

    Pagar pekarangan

    100 %

    100 %

    8

    Cat biru simbul kampung KB

    100 %

    90 %

    9

    Penekanan kelahiran

    100 %

    95 %

    10

    Posyandu Balita

    100 %

    100 %

    11

    Posyandu Lansia

    100 %

    90 %

    12

    Kegiatan Remaja Gemumas

    100 %

    100 %

    13

    Kebersihan lingkungan

    100 %

    100 %

    14

    Kegiatan anak – anak pelajar

    100 %

    95 %

    15

    Perpustakaan

    100 %

    90 %

    16

    Seni budaya

    100 %

    90 %

     

        INOVASI DESA GEDAREN "BONITA" (Boneka Interaktif untuk Edukasi Anak dan Masyarakat)

       Inovasi ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh kader Integrasi Layanan Primer (ILP) Ibu Sri Mulyati Kader Posyandu Ngudi Rahayu 1 Desa Gedaren, inovasi ini berfokus pada pemberian edukasi baik saat di posyandu aupun kunjungan rumah yang dilakukan olehnya dengan menggunakan boneka tangan. inovasi ini diberi nama BONITA (boneka Interaktif untuk Edukasi Anak dan Masyarakat). Dengan adanya inovasi ini sangat bermanfaat bagi kader dalam memberikan edukasi dan konseling kepada balita. Link Youtube inovasi : https://www.youtube.com/watch?v=UViD8bkQuC8

     

    BAB V

    PENUTUP

    Kampung KB diharapkan  dapat menjadi  suatu  inovasi  strategis  dalam penguatan

    Program KKBPK dan  Pembangunan  sektor terkait di seluruh  tingkatan wilayah, terutama

    sebagai suatu langkah implementasi kegiatan prioritas yang memiliki daya ungkit terhadap upaya pencapaian target/sasaran yang telah ditetapkan serta memperluas cakupan penggarapan Program KKBPK yang dapat diterima manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

    Kemudian terkait dengan upaya perluasan cakupan/jangkauan kegiatan Kampung KB, dukungan mitra kerja/stakeholders serta program dan kegiatan lintas sektor juga harus

    dapat di integrasikan di Kampung KB RW.03 Dk.Susuhan , Desa Gedaren, Kec. Jatinom

    Secara umum, keberhasilan Kampung KB sangat dipengaruhi oleh 5 (lima) faktor utama,

    yaitu: 1) Komitmen yang kuat dari para pemangku kebijakan disemua tingkatan (Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Kelurahan); 2) Intensitas opini publik tentang Program KKBPK beserta integrasinya dengan lintas sektor; 3) Opimalisasi fasilitasi dan dukungan mitra kerja/stakeholders; 4) Semangat dan dedikasi para pengelola program diseluruh tingkatan wilayah serta para petugas lini lapangan KB (PKB/PLKB), dan 5) partisipasi aktif masyarakat terutama pendukung warga RW.03 Dk.Susuhan, Desa Gedaren, Kec. Jatinom,Kab.Klaten.

        Demikian yang dapat kami hasil mengenai Kampung KB.RW,03 Dk.Susuhan Desa Gedarenk, Kec. Jatinom, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan Profil Kampung KB RW.03 Susuhan , Desa Gedaren Kec. Jatinom.

        Kampung KB RW.03 Susuhan, Desa Gedaren, Kac. Jatinom banyak berharap para penilai Kampung KB untuk menjadikan pertimbangan , dikesempatan-kesempatan berikut nya Terima kasih.

    https://www.youtube.com/watch?v=uxnNf-TkJeU

    https://www.youtube.com/watch?v=5tq61iDqf8k



    Struktur Badan Pengurus


    Statistik Kampung


    Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
    Jumlah Jiwa
    3787
    Jumlah Kepala Keluarga
    1035
    Jumlah PUS
    586
    Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

    Keluarga yang Memiliki Balita
    218
    Keluarga yang Memiliki Remaja
    403
    Keluarga yang Memiliki Lansia
    230
    Jumlah Remaja
    667
    PUS dan Kepesertaan Ber-KB
    Total
    342
    PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
    Total
    244

    Sarana dan Prasarana


    Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
    UPPKA

    Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

    Ada

    Sekretariat Kampung KB
    Sekretariat KKB

    Sekretariat Kampung KB

    Ada

    Rumah Data Kependudukan Kampung KB
    Rumah Dataku

    Rumah Data Kependudukan Kampung KB

    Ada

    Bina Keluarga Balita (BKB)
    BKB

    Bina Keluarga Balita (BKB)

    Ada

    Bina Keluarga Lansia (BKL)
    BKL

    Bina Keluarga Lansia (BKL)

    Ada

    Bina Keluarga Remaja (BKR)
    BKR

    Bina Keluarga Remaja (BKR)

    Ada

    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
    PIK R

    Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

    Ada

    DASHAT

    Dapur Sehat Atasi Stunting

    Belum Diisi

    Dukungan Terhadap Kampung KB


    Sumber Dana Ya,
    APBN
    Dana Desa
    Swadaya Masyarakat
    Kepengurusan/pokja KKB Ada
    SK pokja KKB Ada
    PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
    Triana Handayani, S.Keb. Bd
    199410192023212030
    Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
    SK Kecamatan tentang Kampung KB
    SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
    Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
    Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 20 orang pokja terlatih
    dari 25 orang total pokja
    Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
    Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
    PK dan Pemutahiran Data
    Data Rutin BKKBN
    Potensi Desa
    Data Sektoral

    Mekanisme Operasional


    Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
    Statistik Pengunjung Website:
    Hari ini: 0
    Minggu ini: 0
    Bulan ini: 0
    Total: 0