Pertemuan rutin BKB

Kampung KB Arum Sari
Dipublikasi pada 21 November 2025

Deskripsi

Acara  dimulai dengan bacaan Basmalah bersama-sama yang dipimpin oleh Ketua BKB, Ibu Heni. Dilanjutkan sambutan selamat datang dengan menyapa Ibu Ibu anggota BKB dan menanyakan kabar. Dalam sambutannya dijelaskan bahwa pada pertemuan kedua ini, pembinaan BKB masih dilakukan secara umum yaitu semua kelas umur mendapatkan materi yang sama. Yaitu tentang Menjadi orang tua hebat (perencanaan hidup berkeluarga / bersiap-siap menjadi orangtua, Memahami peran    orang tua dan memahami konsep diri orang tua yang disampaikan oleh PLKB bu asih.

Pembinaan :

Menjadi orang tua hebat (perencanaan hidup berkeluarga / bersiap-siap

menjadi orangtua, Memahami peran orang tua dan memahami konsep diri orang tua)

 

Keluarga merupakan lembaga pertama dalam kehidupan anak, tempat anak belajar, dan berperan sebagai makhluk sosial sehingga penting untuk tumbuh kembang generasi Indonesia. Selain itu melalui pembangunan keluarga, diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan seperti keluarga rentan, keluarga tidak sejahtera, dan miskin

Tugas utama keluarga adalah memenuhi kebutuhan jasmani, rohani, dan sosial anggota keluarganya, mencakup pemeliharaan dan perawatan anak-anak, pembimbingan perkembangan kepribadian anak-anak, dan memenuhi kebutuhan emosional anggota keluarganya

Karena itu calon ayah dan ibu perlu menentukan keluarga impian, pilihan, dan harapannya serta perlu memiliki perencanaan untuk menjadi orangtua yang hebat. Untuk itu, diperlukan perencanaan yang matang, antara lain :

4 Langkah Perencanaan Keluarga :

1.      Merencanakan Usia Pernikahan

Rencana pernikahan idealnya sudah dipersiapkan mandiri sejak remaja. Oleh karena itu, faktor terpenting yang menentukan keberhasilan implementasi keluarga berencana adalah kemampuan keluarga dan anggota keluarga dalam merencanakan kehidupan di semua tahapannya: mulai dari kesehatan reproduksi remaja, merencanakan berkeluarga, merencanakan kehamilan dan jaraknya, merencanakan pola asuh anak, dan merencanakan kehidupan hari tua.

2.      Membina Hubungan antar pasangan dengan keluarga lain, dan kelompok social

Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, selalu membutuhkan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. Karena itu dasar perencanaan keluarga membutuhkan hubungan antar pasangan dengan keluarga lain dan kelompok sosial.

3.      Merencanakan kelahiran anak pertama persiapan menjadi orangtua

Mengingat salah satu fungsi keluarga adalah memberikan anak kesempatan hidup dalam keluarga yang lengkap fungsinya, maka perencanaan kehamilan adalah kewajiban suami istri.

4.      Mengatur jarak kelahiran dengan menggunakan alat kontrasepsi

Ada kehamilan risiko tinggi, yaitu terlalu muda dengan usia kurang dari 20 tahun, terlalu tua usia di atas 35 tahun untuk kehamilan pertama, terlalu sering yang jarak kehamilannya kurang 2 tahun, terlalu banyak lebih dari tiga anak. Untuk mencegah kehamilan beresiko maka dengan menggunakan alat konrasepsi.

Untuk  keberhasilan implementasi KB adalah kemampuan keluarga dan anggota keluarga dalam merencanakan kehidupan di semua tahapannya: mulai dari kesehatan reproduksi remaja, merencanakan berkeluarga, merencanakan kehamilan dan jaraknya, merencanakan pola asuh anak, dan merencanakan kehidupan hari tua.

Keluarga berkualitas yang kita ciptakan akan terwujud apabila masing-masing keluarga memiliki ketahanan keluarga yang tinggi. Semua itu perlu perencanaan keluarga yang matang, tidak baik jika dilakukan dengan gegabah di setiap langkahnya

Penutup :

         Acara diakhiri dengan membaca Hamdalah bersama-sama. Diucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu-Ibu anggota BKB dan dimohon kehadirannya kembali pada pertemuan BKB bulan depan.

Sesi Kegiatan Pembinaan Lingkungan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0