Gambaran Umum


K

Gambaran Umum

KAMPUNG KB PANTOAN MAJU KECAMATAN SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN

A.    PENGERTIAN KAMPUNG KB

       Kampung Keluarga Berkualitas adalah kampung yang mandiri, tentram, dan bahagia. Dalam konsep lama disebut Kampung Keluarga Berencana dengan wilayah setingkat desa/kelurahan yang memiliki kriteria tertentu dan terdapat keterpaduan Program Bangga Kencana. Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) adalah satuan wilayah setingkat kelurahan dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.

       Sebagai sebuah pendekatan pembangunan yang bersifat universal, dan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mengoptimalkan penyelenggaraan pemberdayaan penguatan institusi keluarga, maka perlu didorong penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di setiap desa/kelurahan.


B.    DASAR HUKUM

Adapun dasar hukum dalam pencanangan dan pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas di Kota Semarang adalah sebagai berikut :

1.      Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

2.      Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) Tahun 2020-2024

3.      Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/70/SJ Tahun 2016 untuk Pencanangan Kampung KB

4.      Permendagri Nomor 22 Tahun 2018 tentang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019

5.      Permendesa  Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Penetapan Prioritas Pembangunan Dana Desa 2018


C.    TUJUAN

      Tujuan dan strategis pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas adalah Meningkatkan Kualitas Hidup Keluarga dan Masyarakat melalui :

1.      Mendekatkan pelayanan program KKBPK dan pelayanan dasar

2.      Penguatan 8 fungsi keluarga

3.      Partisipasi aktif masyarakat

4.      Pembangunan yang terintegrasi lintas sektor

 

D.    INDIKATOR

Adapun indikator yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :

1.      Tersedianya data dan cakupan pemenuhan administrasi kependudukan

2.      Terlaksananya advokasi dan komunikasi perubahan perilaku masyarakat

3.      Meningkatnya akses dan pelayanan kesehatan termasuk keluarga berencana dan kesehatan reproduksi

4.      Terdapat pendampingan dan pelayanan pada keluarga dengan resiko kejadian stunting

5.      Meningkatnya cakupan layanan dan akses pendidikan

6.      Meningkatnya cakupan layanan jaminan dan perlindungan sosial pada keluarga dan masyarakat miskin serta rentan

7.      Terdapat kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat

8.      Penataan lingkungan, peningkatan akses air bersih serta sanitasi dasar

 

E.    KAMPUNG KB PANTOAN MAJU

·           Kondisi Geografis

          Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Pantoan Maju  yang terletak di Desa Pantoan Maju Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun berada di lokasi yang dekat dari kota Pematangsiantar, jaraknya hanya sekitar 5 km . Kampung KB Pantoan Maju memiliki cakupan wilayah satu Desa (Nagori) dengan luas sebesar 2, km2, yang terdiri dari 3 Dusun (Huta) yaitu Huta I, Huta II, dan Huta II

          Kampung KB Pantoan Maju berada di ketinggian ± 400 - 500 mdpl yang berbatasan langsung dengan kota Pematangsiantar. Jarak Kantor Pangulu ke Pematang Raya Ibukota Kabupaten Simalungun ± 39 km. Gapura penanda Kampung Keluarga Berkualitas Pantoan Maju terletak di Dusun (Huta 2 )  Batas wilayah Kampung KB PANTOAN  MAJU adalah sebagai berikut :

1.     Sebelah Utara             : Desa (Nagori) sejahtra

2.     Sebelah Timur             : Desa (Nagori) Dolok Hataran

3.     Sebelah Selatan          : Desa Marihat Baris

4.     Sebelah Barat             : Desa Dolok Marlawan

 

·           Tujuan

Secara umum tujuan dibentuknya Kampung Keluarga Berkualitas Pantoan Maju adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui pemberdayaan masyarakat dalam Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana) serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Sedangkan tujuan khusus yang hendak dicapai adalah :

1.     Meningkatkan peran Pemerintah, Pemerintah Daerah, Lembaga Non Pemerintah, dan Swasta dalam memfasilitasi, pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk melaksanakan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga ( BANGGA KENCANA ) serta pembangunan sektor terkait.

2.     Meningkatkan kesadaran masyarakat yang berhubungan dengan pembangunan berwawasan kependudukan

3.     Meningkatkan jumlah peserta KB aktif dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)

4.     Meningkatkan ketahanan keluarga melalui program 8 fungsi keluarga (Keagamaan, Sosial Budaya, Cinta Kasih, Perlindungan, Reproduksi, Sosialisasi dan Pendidikan, Ekonomi, dan Pembinaan Lingkungan)

5.     Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui Kelompok UPPKA

6.     Menurunkan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

7.     Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

8.     Meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk usia sekolah

9.     Menurunkan angka perkawinan di bawah umur


·           Visi dan Misi

a.     Visi

Visi Kampung Keluarga Berkualitas Pantoan Maju adalah terwujudnya keluarga-keluarga yang sejahtera dan berkualitas. Adapun makna yang terkandung dalam visi ini adalah :

1.    Keluarga, yaitu unit terkecil dalam masyarakat.

2.    Sejahtera, yaitu kesejahteraan secara mental, spiritual, sosial ekonomi.

3.    Berkualitas, dalam arti unggul dalam aspek keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya serta psikologis.

 

b.    Misi

Untuk mewujudkan visi tersebut, maka terdapat 7 misi, yaitu :

1.   Terbentuknya kepengurusan Kampung KB yang dikukuhkan dengan surat keputusan

2.   Tersedianya sasaran pembinaan yang terdiri dari para keluarga yang mempunyai anak balita, remaja, dan lansia serta remaja itu sendiri dan kelompok kegiatan lainnya

3.   Tersedianya metode dan materi pembinaan serta penyuluhan

4.   Terlaksananya pembinaan sesuai dengan metode dan materi yang sudah dipersiapkan, antara lain :

·      Melaksanakan sosialisasi, penyuluhan, dan kie

·      Melaksanakan pertemuan-pertemuan

·      Melaksanakan pelatihan-pelatihan (life skill)

·      Melaksanakan pembinaan kepada keluarga sasaran

5.   Terselenggaranya kegiatan administrasi dan dokumentasi

6.   Memfasilitasi program kegiatan di Kampung KB

7.   Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai Program yang telah dilaksanakan di Kampung KB

 

·           Program Kegiatan Kampung KB PANTOAN MAJU 

1.     Memberdayakan para keluarga dalam hal kehidupan berkeluarga yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesertaan dalam ber KB.

2.     Memberdayakan para keluarga dalam hal kehidupan berkeluarga yang bertujuan untuk peningkatan ketahanan keluarga melalui Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), UPPKA dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas, melalui program:

·           Pembinaan terhadap Keluarga yang memiliki Balita

·           Pembinaan terhadap Keluarga yang memiliki Remaja

·           Pembinaan terhadap Keluarga yang memiliki Lansia

·           Pembinaan Keluarga PUS

·           PIK Remaja

3.     Pelayanan KB di Kampung KB merupakan kerjasama terpadu antara Petugas KB, petugas kesehatan setempat (Bidan Desa, Dokter, Kader) dan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang minimal disediakan oleh Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya di Kampung KB tersebut. Alur pelayanan KB dengan sistem kapitasi disosialisasikan melalui Kampung KB dan masyarakat utamanya bagi yang kurang mampu akan mendapatkan pelayanan KB secara gratis dan mendapatkan dana ayoman bagi kasus kegagalan yang dilaporkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh BKKBN dan BPJS.

Pelayanan KB terhadap akseptor dari Kampung KB Pantoan Maju dilaksanakan di Rumah Sakit, Puskesmas, bidan praktek swasta, maupun pada even pelayanan KB gratis tingkat Kecamatan Siantar.

4.     Peningkatan Kualitas SDM Kampung KB melalui pelaksanaan Pelatihan dan Pembinaan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan Pokja dan Poktan Kampung KB Pantoan Maju

5.     Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program

·         Monitoring dan evaluasi pada Aspek Pelayanan KB dilakukan melalui pencatatan dan pelaporan Pelayanan KB Akseptor dari Kampung KB

·         Monitoring dan Evaluasi pada aspek Pembangunan Keluarga Sejahtera dilakukan melalui evaluasi pelaksanaan Kegiatan dan Administrasi Poktan BKB, BKR, BKL, PIK, Remaja, dan UPPKA

6.     Pembangunan Keluarga melalui pembentukan Poktan

 

·           Perencanaan Program Kegiatan Kampung KB PANTOAN MAJU 

1.    Menyiapkan metode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan KB dan kesehatan reproduksi

2.    Menyiapkan metode dan materi serta melaksanakan penyuluhan yang terkait dengan aspek aspek pendidikan dalam keluarga, pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) dan penyiapan berkeluarga di kalangan remaja dan orangtua atau keluarga remaja, aspek pendidikan, aspek ekonomi, aspek agama dalam keluarga.

3.    Peningkatan Kualitas SDM Kampung KB

4.    Menyiapkan monitoring evaluasi pelaksanaan program


·           Statistik Kependudukan

Jumlah penduduk di Kampung Keluarga Berkualitas Pantoan Maju pada tahun 2022 berdasarkan hasil pendataan Keluarga sebanyak 2255 jiwa, dengan penduduk laki-laki berjumlah 1055jiwa dan penduduk perempuan berjumlah 1.200 jiwa. Dengan luas 1,7 km2, kepadatan penduduk di Kampung KB pantoan maju  sebesar 1.155 jiwa/km2.

 

F.     PROFIL KAMPUNG KB PANTOAN MAJU

·           Ekonomi Masyarakat

·           Ketenagakerjaan

Dalam kaitannya dengan perekonomian di suatu wilayah, pastinya tidak terlepas dari bahasan mengenai ketenagakerjaan. Menurut hasil Pendataan Keluarga Tahun 2022, Mayoritas penduduk yang bekerja di Kampung KB Pantoan dengan persentase 62,23% dari jumlah penduduk di Kampung KB pantoan maju banyak bekerja sebagai petani,Jualan dan wiraswasta yang lokasinya tidak jauh dari wilayah Kampung KB pantoan maju  Persentase penduduk yang belum/tidak bekerja di Kampung KB pantoan maju  adalah sebesar 7,23% dari jumlah penduduk, Jenis pekerjaan lain yang juga banyak dilakoni oleh penduduk di Kampung KB pantoan maju yaitu PNS/TNI/Polri sebesar, dan Pensiunan .


·           Program Peningkatan Ekonomi Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat

Sebagaimana tercantum pada Visi Kampung KB Pantoan Maju  yaitu ‘terwujudnya keluarga-keluarga yang sejahtera dan berkualitas’, disebutkan kata sejahtera yang salah satu artinya dimaknai sebagai keluarga yang sejahtera secara ekonomi. Maka dari itu, program peningkatan ekonomi lokal serta pemberdayaan masyarakat harus dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung KB  . Kampung KB Pantoan Maju memiliki berbagai potensi baik dari jenis kuliner maupun industri rumah tangga maka dari itu perlu adanya kegiatan sosialisasi dan pemberdayaan kepada masyarakat terkait hal tersebut guna meningkatkan perekonomian di Kampung KB pantoan maju  . Contoh kegiatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut :


·           Program UMKM

Berdasarkan data UMKM yang dihimpun Rumah Dataku Kampung KB Pantoan Maju, pada tahun 2022 jumlah UMKM yang terdapat di Kampung KB Pantoan Maju  berjumlah       UMKM, dengan jenis usaha terbanyak yaitu toko kelontong yang berjumlah      , disusul usaha kuliner yang berjumlah     . Jumlah UMKM berdasarkan jenis di Kampung KB Kekolaka :

1.     Toko Kelontong : 

2.     Kuliner : 

3.     Homestay : 

4.     Peternakan : 

5.     Pertanian

6.     Penjahit : 

7.  Meubel :.e 

8.  Bengkel : 

13.  Jasa Service : 


·           Program Koperasi

 

·           Sumber Daya Manusia

·           Keagamanaan

Mayoritas penduduk di Kampung KB Pantoan Maju  beragama Islam. Agama lain yang  ddianut oleh penduduk Kampung  KB Pantoan Maju yaitu Kristen, Katolik, dan , Budha.

Program keagamaan juga menjadi bagian tidak terpisahkan bagi masyarakat. Berbagai kegiatan keagamaan kerap kali dilakukan baik untuk merayakan hari besar maupun bentuk rasa syukur terhadap nikmat yang telah Tuhan berikan. Berikut adalah contoh kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat Kampung KB Kokolaka :

1.     Peringatan Isra Mi’raj

2.     Peringatan Maulid

3.     Peringatan Natal

 

·           Kesehatan Keluarga Berencana

Tujuan Keluarga Berencana salah satunya yaitu meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera melalui pengendalian kelahiran dan pengendalian pertumbuhan penduduk Indonesia. Keluarga Berencana diharapkan dapat menghasilkan penduduk yang berkualitas, sumber daya manusia yang bermutu, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menjamin kesehatan anggota keluarga seperti yang tercantum pada visi Kampung KB Pantoan Maju.

Pendidikan menjadi salah satu aspek penting yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi kesehatan, termasuk kesehatan dalam sebuah keluarga. Berdasarkan rekapitulasi hasil pendataan keluarga pada tahun 2022, dari total 651 KK di Desa Pantoan Maju...,  KK atau setara ....% kepala keluarga di Kampung KB Pantoan Maju  merupakan tamatan SD-SMP... KK atau setara ... % kepala keluarga di Kampung KB pantoan maju merupakan tamatan SMA berbanding jauh dengan jumlah kepala keluarga yang lulusan Akademi/Perguruan Tinggi yang berjumlah .... KK atau setara ...%  dari  total  kepala  keluarga.   Tetapi jumlah tersebut  sudah menunjukkan  bahwa mayoritas Kepala Keluarga di Kampung KB pantoan maju telah mencapai wajib belajar 12 tahun, meskipun aturan tersebut baru diberlakukan pada tahun 2016. Hal ini menjadi penting untuk diperhatikan bagi generasi selanjutnya agar meningkatkan level pendidikannya.

Data Pasangan Usia Subur yang merupakan pasangan suami istri yang istrinya berumur antara 15 sampai dengan 49 tahun atau pasangan suami istri yang istri berumur kurang dari 15 tahun dan sudah haid atau istri berumur lebih dari 50 tahun, tetapi masih haid (datang bulan). Berdasarkan hasil rekapitulasi pendataan keluarga, pada tahun 2022 terdapat 315 pasangan usia subur. Mayoritas pasangan usia subur berumur 35-39 tahun yang berjumlah 140 pasangan, setara 22,24% dari total keseluruhan. Sisanya terdapat 29 pasangan usia subur yang berumur 20-24 tahun atau setara 4,73%, 89 pasangan usia subur yang berumur 25-29 tahun atau setara 14,52 %, 116 pasangan usia subur yang berumur 30 - 34 tahun atau setara 18,92 %, 238 pasangan usia subur yang berumur 40 - 49 tahun atau setara  38,83 % dan 1 pasangan usia subur dibawah 20 tahun.

Pasangan usia subur yang ada di Kampung KB pantoan maju sebanyak 317  pasangan,  diantaranya merupakan peserta KB aktif, jenis KB yang paling banyak digunakan adalah jenis kondom , suntik , pil , implan dan iud. Angka ini menunjukan bahwa Peserta KB Aktif di pantoan maju adalah  317 PUS.

Terdapat pula berbagai kegiatan yang ditujukan kepada pasangan usia subur maupun akseptor KB aktif yang ada di Kampung KB pantoan maju. Kegiatan yang dilakukan ada yang berupa sosialisasi dan penyuluhan yang seringkali dibarengi dengan kegiatan PKK maupun kegiatan pelayanan KB bagi para akseptor. Berikut adalah contoh kegiatan terkait pelayanan KB yang dilaksanakan di Kampung KB :

1.     Kegiatan Pelayanan KB Gratis

2.     Kunjungan Ibu Hamil.   

Berdasarkan rekapitulasi hasil pendataan keluarga pada tahun 2022, terdapat 651 keluarga yang tinggal di Kampung KB pantoan maju, dimana 140 keluarga memiliki balita, 308 keluarga memiliki remaja, dan 200 keluarga memiliki lansia. Guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kampung KB pantoan maju, dibentuklah kelompok kegiatan dalam satu wadah bagi keluarga yang mempunyai balita, remaja, dan lansia. 

Anggota keluarga dalam pembinaan tumbuh kembang anak, remaja, dan lansia, maupun dalam hal perekonomian masyarakat. Terdapat 5 kelompok kegiatan yaitu Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R), dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

Berikut adalah contoh kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok Kegiatan di Kampung KB pantoan maju :

1.     Posyandu Balita

2.     Posyandu Lansia

3.      Kelas Ibu Hamil

 

·           Sosial

Aspek sosial erat kaitannya dengan kesejahteraan, dimana menurut Badan Pusat Statistik, kesejahteraan memiliki arti suatu kondisi dimana seluruh kebutuhan jasmani dan rohani dari rumah tangga tersebut dapat dipenuhi sesuai dengan tingkat hidup. BKKBN mendefinisikan keluarga berdasarkan konsep/pendekatan kesejahteraan keluarga, yaitu dengan membagi kriteria keluarga ke dalam lima tahapan, yaitu keluarga prasejahtera (KPS), keluarga sejahtera I (KS I), keluarga sejahtera II (KS II), keluarga sejahtera III (KS III), dan keluarga sejahtera III plus (KS III Plus). (BKKBN, 2011)

Data tingkat kesejahteraan keluarga di Kampung KB pantoan maju, masih terdapat 12 keluarga yang termasuk kategori Keluarga Sejahtera I. Dimana kategori Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I termasuk ke dalam kategori miskin menurut BKKBN. 

Kegiatan sosial juga kerap kali dilaksanakan di lingkungan Kampung KB pantoan maju, mulai dari bantuan kepada keluarga beresiko stunting, bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19, jimpitan, dan lain-lain. Kegiatan sosial yang telah dilakukan ini pastinya memberikan manfaat tersendiri kepada masyarakat yang mendapatkannya. Berikut adalah contoh kegiatan sosial yang dilakukan di Kampung KB pantoan maju:

1.     Bantuan kepada keluarga beresiko stunting

2.     Lumbung Desa Hadapi Pandemi Covid – 19

3.     Jimpitan


·           Ketentraman, Ketertiban Umum dan Kebencanaan

Ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) menjadi hal yang penting di suatu wilayah, tidak terkecuali di Kampung KB Siantar Estate. Penerapan trantibum di Kampung KB pantoan maju dilakukan pada setiap Dusun dengan sistem ronda malam di Poskamling oleh masyarakat yang jadwalnya bergilir setiap malamnya dan dimulai setelah waktu sholat Isya. Ditambah dengan penjagaan di portal pintu masuk Kampung KB pantoan maju yang dijaga oleh perwakilan 2 orang dari setiap RT secara bergantian dan dimulai pada jam 11 malam sampai waktu Subuh.

Kampung KB pantoan maju tidak pernah mengalami bencana alam, namun wilayah lain di Kecamatan siantar pernah terjadi bencana alam seperti angin puting beliung dan tanah longsor. Keberadaan aliran sungai di daerah pantoan maju menimbulkan adanya potensi banjir terutama saat musim penghujan dimana air mengalir deras.

Titik kumpul serta jalur evakuasi menjadi hal yang penting guna menjamin keselamatan masyarakat di kala situasi darurat. Namun, untuk peta evakuasi bencana serta petunjuk titik kumpul dan jalur evakuasi belum ada di Kampung KB pantoan maju. Terdapat beberapa tempat yang dapat dijadikan sebagai titik kumpul di dalam situasi darurat, yaitu kantor pangulu pantoan maju


·           Infrastruktur

·           Fasilitas Pemerintah

Fasilitas pemerintahan memiliki fungsi untuk melayani masyarakat setempat yang berkaitan dengan kependudukan lainnya yang mana hal ini dijalankan oleh Lembaga instansi pemerintah yang dipilih oleh rakyat atau masyarakatnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mengenai hal ini di wilayah Kampung KB pantoan maju memiliki satu kantor Kepala Desa (Pangulu), yaitu Kantor Pangulu pantoan  maju yang terletak di jln Asahan km 5 disertai dengan balai Desa di lokasi yang sama.

Kantor Pangulu ini menjadi sentral segala kegiatan yang ada di Desa Pantoan maju sebagai lokasi dari Kampung KB pantoan maju, baik dalam bidang pemerintahan, pemberdayaan, maupun pembangunan, kantor kelurahan ini dapat dikatakan sebagai pusat pelayanan di Desa Siantar Estate. Sedangkan balai Desa digunakan masyarakat untuk berkumpul ketika masyarakat mengadakan musyawarah atau pertemuan yang mana umumnya hal ini dilakukan untuk membahas mengenai kepentingan kelurahan maupun kampung KB itu sendiri. Balai Desa ini juga digunakan sebagai tempat posyandu lansia yang diadakan satu bulan sekali, serta kegiatan lain seperti PKK, Rumah data, dahsat, sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat umum.

 

·           Kesehatan

Berdasarkan UU No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan, fasilitas/sarana kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Kesehatan sangat berarti untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan sebagai modal bagi pelaksanaan pembangunan nasional yang pada hakikatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia.

Fasilitas kesehatan yang ada di Kampung KB pantoan maju hanya berupa Posyandu yang tersebar di setiap Huta dan pelaksanaan nya hanya 1 bulan sekali. Namun, posyandu yang ada di setiap Huta tidak berupa bangunan khusus untuk posyandu, akan tetapi bergabung dengan bangunan lain maupun di rumah penduduk. .

 

·           Fasilitas Pendidikan

Fasilitas pendidikan merupakan salah satu sarana yang penting, mengingat bahwa pendidikan merupakan salah satu kebutuhan yang wajib dipenuhi oleh setiap elemen penduduk. Kampung KB pantoan maju  memiliki fasilitas Pendidikan formal yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar bagi penduduk yang bersekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD . Adapun fasilitas Pendidikan Formal yang terdapat di Kampung KB pantoan maju , antara lain :

1.     RA / BA / TA 

2.     PAUD / KB 

3.   SD 


·           Fasilitas Peribadatan

Fasilitas peribadatan menjadi simbol keberadaan pemeluk agama dan sebagai tempat penyiaran agama serta sarana kehidupan untuk mengisi kebutuhan rohani yang perlu disediakan di suatu wilayah khususnya di lingkungan perumahan yang direncanakan selain sesuai peraturan yang ditetapkan, juga sesuai dengan keputusan masyarakat yang bersangkutan.

Fasilitas peribadatan yang ada di Kampung KB pantoan maju  terdiri dari    Masjid,Gereja dan  Mushola. Hal ini sejalan dengan agama mayoritas yang dianut masyarakat setempat yaitu Islam dengan  % dari total populasi masyarakat. Keberadaan fasilitas peribadatan di Kampung KB pantoan maju  hampir sudah merata di setiap . Berikut daftar tempat Ibadah yang berada di Kampung KB Pantoan maju :

1.     Masjid 

2.     Masjid 

3.     GEREJA 

4.   GEREJA 

5.     Mushola 

 

·           Transportasi

Fasilitas penunjang transportasi seperti terminal dan halte tidak ada di Kampung KB pantoan maju, Secara lokasi Kampung KB pantoan maju yang berada pinggir di jln Asahan  dilewati oleh transportasi umum .

Untuk prasarana penunjang transportasi seperti jalan yang ada di Kampung KB pantoan maju  berada dalam kondisi baik secara umum. Sedangkan untuk penunjang di sisi jalan terdapat lampu penerangan .

 

·           Drainase

Saluran drainase yang terdapat di Kampung KB pantoan maju  berupa saluran air atau selokan yang berada di hampir setiap sisi jalan. Terdapat selokan jenis terbuka dan tertutup di sisi jalan Kampung KB Pantoan maju dengan kondisi yang bersih dimana air dapat mengalir dengan lancar, walaupun terdapat beberapa titik penyumbatan alami akibat dedaunan dan tanah yang menimbun

 

·           Ruang Terbuka Hijau

Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau sangat penting mengingat besarnya manfaat yang diperoleh dari keberadaan RTH tersebut. Kawasan Ruang Terbuka Hijau ini juga merupakan tempat interaksi sosial bagi masyarakat yang dapat mengurangi tingkat stress akibat beban kerja dan menjadi tempat rekreasi keluarga. Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan meningkatkan produksi oksigen dan menyerap karbondioksida, serta menjaga air tanah dan mengurangi resiko terjadinya banjir terutama di Kampung KB Siantar Estate. Jenis RTH yang ada di Kampung KB pantoan maju  berupa lapangan hijau, taman, dan area pemakaman.


·           Akses Air Bersih dan Sanitasi

Seiring dengan perkembangan wilayah dan pertumbuhan penduduk, kebutuhan air pada suatu wilayah akan meningkat dimana aktivitas penduduk dalam memebuhi kebutuhannya sangat berkaitan erat dengan kebutuhan akan air bersih. Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih ini dapat dilakukan melalui ragam cara yang disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang ada. Kampung KB pantoan maju memiliki sumber pasokan air yang berasal dari PDAM Tirta Lihou dan Air tanah (Sumur Bor).ampung KB

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
2184
Jumlah Kepala Keluarga
615
Jumlah PUS
262
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
97
Keluarga yang Memiliki Remaja
304
Keluarga yang Memiliki Lansia
220
Jumlah Remaja
456
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
162
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
100

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Belum Diisi

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Yulince Florida Sembiring
197307102007012005
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kecamatan tentang Kampung KB
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Tidak Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 0 orang pokja terlatih
dari 34 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Tidak Ada
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Belum Diisi

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Tahunan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0