MBG dan Peluang Bisnis di Desa Lataling

Lataling
Dipublikasi pada 27 July 2025

Deskripsi

Simeulue (LATALING) - Penjabat Kepala Desa Lataling, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Husnawati, mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya sekadar pembagian makanan gratis, melainkan ada upaya untuk membangkitkan prekonomian dengan banyak peluang bisnis di masing-masing desa di Indonesia termasuk desa yang dipimpinnya saat ini.

Menurut Husnawati, program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini menyasar empat kelompok penerima manfaat, yakni anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, guna menurunkan angka gizi buruk dan stunting serta memperbaiki pola konsumsi masyarakat dan mendukung ketahanan gizi nasional. 

“Program ini sangat membantu mengurangi angka stunting serta akan menghasilkan generasi yang membanggakan nusa dan bangsa. Selain itu, dapur MBG membeli bahan masakan dari petani dan pengusaha lokal, sehingga membantu perputaran ekonomi di desa-desa, tentu hal memiliki peluang bisnis yang menggiurkan di kegiatan MBG ini,” kata Husnawati, Senin, 28/07/2025.

Program MBG, lanjut Husnawati, juga mendorong perubahan perilaku makan ke arah yang lebih sehat, serta meningkatkan literasi gizi keluarga. MBG ini bukan hanya soal makanan gratis. MBG hadir untuk memastikan asupan gizi yang cukup dan berkualitas. Masyarakat dapat ikut berkontribusi dengan menjadi mitra penyedia bahan makanan lokal, baik itu dari sektor pertanian maupun perkebunan serta perikanan.

Husnawati menegaskan MBG adalah bagian dari strategi nasional untuk memperbaiki status gizi anak serta mendukung proses tumbuh kembang dan belajar mereka. Ia berharap MBG dapat menjadi solusi konkret atas persoalan gizi di terutama di desanya.

“Angka stunting masih ada di Desa Lataling ini. Dengan adanya MBG, kami berharap terjadi penurunan dan perekonomian lokal juga bisa tumbuh karena dapur MBG menggandeng pelaku usaha sekitar,” tutur Husnawati.

Disampaikan Husnawati, Program MBG membuka peluang bisnis yang menjanjikan bagi pelaku usaha, terutama UMKM, di berbagai sektor, termasuk kuliner dan penyediaan bahan baku.

Beberapa peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh masyakarat di Desa Lataling untuk MBG ini diantaranya sebagai penyedia bahan baku untuk program MBG. Petani, peternak, dan nelayan bisa menjadi pemasok bahan baku untuk program jangka panjang ini.

"Dengan perencanaan yang matang dan partisipasi aktif dalam program MBG, pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang bisnis yang menjanjikan sambil memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah dan juga desa-desa yang terlibat dalam MBG ini. Ayo warga Lataling manfaatkan peluang bisnis dalam program MBG ini," ujar Husnawati.***

Penulis : Admin

Rubrik   : Kesehatan dan Bisnis

Sesi Kegiatan Ekonomi

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 1
Minggu ini: 105
Bulan ini: 190
Total: 376