Lapangan Bola Volly Lataling Butuh Pembenahan

Lataling
Dipublikasi pada 15 July 2025

Deskripsi

Simeulue (LATALING) - Lapangan bola volly Desa Lataling, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, perlu perbaikan agar dapat digunakan untuk memberi semangat olahraga bagi masyakarat di desa itu

Penjabat Kepala Desa Lataling, Husnawati, mengatakan sebelumnya lapangan bola volly Desa Lataling ini sudah pernah diperbaiki dengan menggunakan dana desa. Namun karena keterbatasan anggaran jadi belum sepenuhnya sempurna diperbaiki.

"Lapangan volly itu sudah pernah dibangun dengan dana desa. Namun karena anggaran terbatas jadi belum siap sepenuhnya," kata Husnawati, Rabu, 16/07/2025.

Untuk itu kata Husnawati, ia berharap ada bantuan dari pemerintah atau dinas terkait untuk memberikan bantuan pembangunan lapangan volly di Desa Lataling itu. Karena kalau menggunakan dana desa memiliki keterbatasan anggaran.

"Kita sangat berharap bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait lainnya untuk membantu membangun lapangan volly Desa Lataling ini," kata Husnawati.

Ketua Pemuda Desa Lataling, Khairul Hamdi, mengatakan perbaikan lapangan bola volly ini sangat diperlukan karena lapangan bola volly ini menjadi urat nadi untuk memajukan olah raga di desa.

"Kalau dari desa sudah berupaya untuk membangun lapangan volly ini. Namun karena kondisi alam dan juga sudah lama dibangun jadi sudah mengalami kerusakan," kata Khairul Hamdi.

Disampaikan Khairul Hamdi, saat ini setiap saat pemuda Lataling aktif melakukan olah raga baik itu boka volly maupun olah raga bola kaki.

"Pemuda dan PKK Desa Lataling saat ini aktif melakukan olah raga setiap harinya. Setiap ada kegiatan olah raga Pemuda dan PKK pasti aktif mengikutinya," kata Khairul Hamdi.

Sementara terkait lapangan volly yang saat ini kondisinya kurang baik itu Pemuda PKK desa sudah berupaya melakukan pembuatan pagar dan juga pembersihan namun karena bahan yang digunakan hanya terbuat dari bahan yang ada di alam seperti bambu dan kayu jadi mudah rusak.

"Sudah kami upayakan untuk pemagaran dengan bambu. Namun hanya bertahan sebentar kemudian rusak lagi. Seandainya ada bantuan maunya pagar lapangan itu dibuat pagar dari kawan besi atau baja," kata Khairul Hamdi.***

Penulis : Admin

Rubrik  : Olahraga 

Sesi Kegiatan Sosial Budaya

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0