Gambaran Umum


Pendung Talang Genting terletak di Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Luas wilayahnya 318,4 hektar, dengan topografi bergelombang dan datar, tanah subur, dan berada di lereng Gunung Kerinci. Koordinat geografisnya adalah 01º 46' 33,9" LS dan 101º 16' 57" BT, dengan ketinggian sekitar 800 mdpl, berbatasan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Jarak pemukiman dari batas TNKS sekitar 16 km ke arah Bukit Patah/Sungai Batu Asah. Batas-batas desa ini ditentukan oleh batas alam seperti sungai, jalan provinsi, batas kebun masyarakat, serta batas jalan desa dan Danau Kerinci, sebagaimana tercatat dalam monografi Desa Pendung Talang Genting tahun 2017. Sedangkan batas-batas desa yaitu, Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Sanggaran Agung, Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Koto Tengah, Sebelah Utara berbatasan dengan Bukit Patah/Sungai Batu Asah dan Sebelah Selatan berbatasan dengan Danau Kerinci.


Desa Pendung Talang Genting memiliki tiga dusun dan tiga wilayah RT. Dapat diakses dengan kendaraan bermotor dari Ibukota Kabupaten sekitar 18 km, dengan estimasi perjalanan sekitar setengah jam dan biaya Rp 6.000-10.000 per orang. Lokasi desa ini strategis karena terletak pada jalan yang menghubungkan Kabupaten Kerinci dengan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat, yang telah diaspal untuk angkutan hasil pertanian (Data Kaur Pemerintahan Desa Pendung Talang Genting, 2018). Dalam ranah budaya, Penduduk Desa Pendung Talang Genting tetap menjaga tradisi dan adat istiadat mereka, termasuk dalam acara pernikahan, khitanan, panen raya, dan cuci kampung. Lembaga Adat Desa Pendung Talang Genting (LAD) aktif dalam melestarikan budaya lokal. Secara ekonomi, penduduk desa terlibat dalam berbagai pekerjaan, terutama sebagai petani dan nelayan, dengan beberapa mengandalkan pinjaman modal dari pemerintah. Situasi ekonomi mereka mengalami peningkatan secara umum (Laporan Pustu Desa Pendung Talang Genting, 2018).

Bidang Pendidikan di Desa Pendung Talang Genting juga sangat diperhatikan, khususnya pendidikan keislaman dan budaya yang tercermin dalam berbagai kegiatan kebudayaan dan keislaman, seperti "Ngarak Depati Ninik Mamak" pada Idul Fitri. Anak muda aktif terlibat dalam kegiatan ini, mendapatkan wejangan adat untuk memperkuat ikatan mereka dengan budaya dan keislaman. Pola pendidikan seperti ini diatur oleh lembaga adat desa dan wajib diikuti oleh seluruh anggota masyarakat seumur hidup

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
1274
Jumlah Kepala Keluarga
400
Jumlah PUS
304
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
120
Keluarga yang Memiliki Remaja
137
Keluarga yang Memiliki Lansia
60
Jumlah Remaja
392
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
167
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
137

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
PIPIN YANTI, S.Pd
199208182023212057
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kecamatan tentang Kampung KB
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 3 orang pokja terlatih
dari 7 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
Potensi Desa
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Triwulan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0