Gambaran Umum
KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS “ BAHARI "KELURAHAN LANGARA LAUT KECAMATAN WAWONII BARAT
A. Astronomi Kampung KB Bahari Kelurahan Langara Laut
Secara astronomis, Kelurahan Langara Laut terletak di
bagian selatan garis khatulistiwa, memanjang
dari Utara ke Selatan di antara Lintang Selatan (LS) dan membentang dari
Barat ke Timur di antara Bujur Timur (BT).
B.
Geografis
Berdasarkan posisi geografisnya, batas-batas Kelurahan Langara Laut adalah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Desa Langara Bajo
Sebelah Timur : Desa Langara Indah
Sebelah Selatan : Desa langara iwawo
Sebelah Barat : menghadap Laut Bebas/Selat wawonii
C. Wilayah Desa
Luas Kelurahan Langara Laut 2,44 Ha terdiri dari tanah pekarangan dan Pemukiman , dan lahan pengembangan . Selain itu terbagi menjadi Lima Rukun Warga yaitu:
a. Rw 1 : Jumlah Penduduk
b. Rw 2 : Jumlah Penduduk
c. Rw 3 : Jumlah Penduduk
d. Rw 4 : Jumlah Penduduk
e. Rw 5 : Jumlah Penduduk
D. Demografi dan Keluarga Berencana
Luas Kelurahan Langara Laut 2,44 Ha Kampung KB Kelurahan Langara Laut dicanangkan pada tahun 2023.
E. Potensi dan Sumber Daya
Dalam rangka pelaksaan kegiatan
program pembangunan di wilayah kampung Keluarga Berkualitas khususnya,
maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik yang menyangkut sumber daya
alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat berpengaruh
terhadap kelancaran program pembangunan.
Adapun
potensi ser faktor-faktor yang kami maksud disini adalah :
a. Faktor Pendukung
Untuk mendukung lancarnya kegiatan program Bangga Kencana dan pembangunan lainnya di Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya
factor pendukung dari lintas sektor pemerintah dan non pemerintah di
wilayah kampung KB Berkah Bersama ini sangat termotifasi dengan adanya dukungan
dari berbagai pihak yakni :
1. Dukungan Pemerintah Desa untuk pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas
2. Dukungan Lintas sektoral baik camat, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kominfo, Babinsa Untuk mengelola kampung Kelurga Berkualitas
3. Dukungan masyarakat desa untuk
mendukung program keluarga berencana
4. Cakupan KB MKJP Masyarakat cukup
tinggi
5. Telah ada bantuan pengadaan
Antropometri KIT dari Puskesmas setempat
6. Adanya IMP PPKB dan Sub PPKBD,
Poktan (BKB, BKR, BKL, UPPKA)
7. Adanya data basis wilayah kampung
keluarga berkualitas
8. Adanya penyuluh Bangga
Kencana
9. Adanya bidan desa
10. Adanya
inovasi DASHAT dengan memanfaatkan pangan lokal oleh Pokja Kampung KB
Untuk pemenuhan
gizi masyarakat dibawah pantauan Puskesmas setempat
11. Adanya tanaman sayur dipekarangan rumah warga
b.
Faktor Penghambat
1. Tingkat pengetahuan kader dalam
mengelola program Bangga Kencana. belum maksimal
2. Pelatihan pengelolaan kampung keluarga berkualitas
masih kurang
c. Peluang
1. Undang-undang No 52 Tentang Perkembangan Kependudukan. Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
2. Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) terutama Nawacita ke-3 yaitu membangu masyarakat dari wilayah pinggiran
3. Sikap dan
sifat gotong royong yang masih tertanam kuat
4. Tingginya Kemauan Masyarakat untuk
Bekerja dan Belajar
5. Pelayanan KB gratis menuju MKJP khususnya di wilayah Kampung KB.
d. Tantangan
1. Pemahaman para tokoh yang ada tentang Bangga kencana masih rendah. sehingga seringkali menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan program
2. Ego sektoral masih cukup mendominasi penggerakan intervensi kegiatan di kampung keluarga Berkualitas
F.
Visi dan Misi
a. Visi
Visi dari Kampung Keluarga
Berkualitas Kelurahan Langara Laut adalah "Menciptakan Sumber Daya Manusia Yang Beriman,
Berkarakter dan Berdaya Saing Untuk Pengelolaan Sumber
Daya ALam Desa Langara Laut Secara Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal"
b. Misi
Untuk
mewujudkan visi yang telah ditetapkan maka dirumuskan suatu misi Sbb :
1. Meningkatkan
kesadaran masyarakat tentang administrasi kependudukan;
2. Meningkatkan
jumlah peserta KB modern;
3. Meningkatkan ketahanan keluarga
melalui program BKB. BKR, BKL, dan PIK-R;
4. Meningkatkan pemberdayaan
keluarga melalui program UPPKA;
5. Menurunkan angka stunting anak;
6. Menurunkan angka kekerasan dalam
rumah tangga;
7. Meningkatkan ketahanan pangan
skala keluarga;
8. Meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat;
9. Meningkatkan kualitas pendidikan
dalam rumah tangga dan desa;
10.
Meningkatkan semangat gotong royong pembangunan;
11. Meningkatkan sanitasi dan lingkungan yang bersih
dan sehat;
12. Meningkatkan sarana dan prasarana pembangunan
kampung, dan
13. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.