Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak balita.
KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DESA BATU MILA
Dipublikasi pada
22 March 2026
Deskripsi
Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak balita adalah kegiatan penting untuk memastikan anak tumbuh sehat, optimal, dan sesuai tahap usianya. Kegiatan ini biasanya dilakukan secara rutin oleh orang tua, kader, maupun tenaga kesehatan (misalnya di Posyandu).
Berikut penjelasannya:
1. Pemantauan Pertumbuhan
Berkaitan dengan perubahan fisik anak yang dapat diukur, meliputi:
- Berat badan (BB)
- Tinggi/Panjang badan (TB/PB)
- Lingkar kepala (LK)
Tujuan:
- Mengetahui status gizi anak (normal, kurang, atau lebih)
- Mendeteksi dini masalah seperti stunting, wasting, atau obesitas
Cara:
- Penimbangan berat badan setiap bulan
- Pengukuran tinggi/panjang badan secara berkala
- Pencatatan pada Kartu Menuju Sehat (KMS)
2. Pemantauan Perkembangan
Berkaitan dengan kemampuan/fungsi anak sesuai usia, meliputi:
a. Motorik kasar
Contoh: duduk, berdiri, berjalan
b. Motorik halus
Contoh: memegang benda, mencoret
c. Bahasa
Contoh: mengoceh, menyebut kata
d. Sosial dan kemandirian
Contoh: tersenyum, bermain dengan orang lain
Tujuan:
- Mengetahui apakah perkembangan anak sesuai usia
- Mendeteksi keterlambatan perkembangan sejak dini
Cara:
- Menggunakan alat seperti KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan)
- Observasi langsung oleh orang tua/kader
3. Waktu Pelaksanaan
- Dilakukan setiap bulan di Posyandu
- Bisa juga dipantau harian oleh orang tua di rumah
4. Tindak Lanjut
Jika ditemukan masalah:
- Konsultasi ke tenaga kesehatan
- Pemberian intervensi gizi (jika masalah pertumbuhan)
- Stimulasi perkembangan sesuai usia
- Rujukan ke fasilitas kesehatan jika diperlukan
5. Peran Orang Tua dan Kader
- Rutin membawa anak ke Posyandu
- Memberikan asupan gizi seimbang
- Memberikan stimulasi (bermain, berbicara, dll.)
- Mencatat dan memantau hasil perkembangan anak
Sesi Kegiatan Reproduksi