Gambaran Umum
GAMBARAN UMUM
KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS “ MAWAR INDAH ”
DESA LANGGEA INDAH KECAMATAN ANGATA
A. Astronomi Kampung KB
Desa Langgea Indah :
Secara astronomi, Desa Langgea Indah terletak di bagian
selatan garis khatulistiwa, memanjang
dari Utara ke Selatan di antara 4o28’3 - 4o28’29
Lintang Selatan (LS) dan membentang dari
Barat ke Timur di antara 121o36’41 - 121o56’39
Bujur Timur (BT).
B.
Geografis :
Berdasarkan posisi geografisnya, batas-batas Desa Langgea Indah adalah sebagai
berikut:
Sebelah Utara : Desa Puriala
Sebelah Timur : Desa Landabaro
Sebelah Selatan : Desa Puunggoni
Sebelah Barat : Desa Lamooso
C.
Wilayah Desa :
Luas Wilayah Desa Langgea Indah : 3,500 M2 ;
D. Demografi
dan Keluarga Berencana :
Berdasarkan Hasil Pendataan Kependudukan Tahun 2024 diketahui dengan
jumlah Penduduk sebagai berikut :
1. Jumlah KK : 136 KK
2. Jumlah Jiwa : 526 Jiwa
3. Jumlah PUS : 81 pUS
4. Jumlah Peserta KB : 41
E. Potensi dan Sumber Daya :
Dalam rangka pelaksaan kegiatan program pembangunan di wilayah kampung
Keluarga Berkualitas khususnya, maka terkait dengan potensi atau
sumber daya baik yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia
tentunya sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan.
Adapun potensi serta faktor-faktor yang kami
maksud disini adalah :
a. Faktor Pendukung
:
Untuk mendukung
lancarnya kegiatan program Bangga Kencana dan pembangunan lainnya di
Kampung KB sangat ditentukan oleh adanya factor pendukung dari lintas
sektor pemerintah dan non pemerintah di wilayah kampung KB Berkah Bersama ini
sangat termotifasi dengan adanya dukungan dari berbagai pihak yakni :
1. Dukungan Pemerintah Desa untuk
pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas
Dengan
memanfaatkan Anggaran dana desa untuk mengerakan kampung
keluarga berkualitas
2. Dukungan Lintas sektoral baik
camat, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kominfo,
Babinsa
Untuk mengelola
kampung Kelurga Berkualitas
3. Dukungan masyarakat desa untuk
mendukung program keluarga berencana
4. Cakupan KB MKJP Masyarakat cukup
tinggi
5. Telah ada bantuan pengadaan
Antropometri KIT dari Puskesmas setempat
6. Adanya IMP PPKB dan Sub PPKBD,
Poktan (BKB, BKR, BKL, UPPKA)
7. Adanya data basis wilayah kampung
keluarga berkualitas
8. Adanya penyuluh Bangga
Kencana
9. Adanya bidan desa
10. Adanya inovasi DASHAT dengan memanfaatkan pangan lokal
oleh Pokja Kampung KB
Untuk pemenuhan gizi
masyarakat dibawah pantauan Puskesmas setempat
11. Adanya
pembuatan kolam lele dan tanaman sayur dipekarangan rumah warga yang
diinisiasi oleh
Kepala desa sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat
b. Faktor Penghambat :
1. Tingkat
pengetahuan kader dalam mengelola program Bangga Kencana belum maksimal
2. Pelatihan pengelolaan kampung keluarga berkualitas masih kurang
c. Peluang
:
1. Undang-undang Nomor
: 52 Tentang Perkembangan Kependudukan
Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
2. Agenda Prioritas Pembangunan Nasional
(Nawacita) terutama Nawacita ke-3 yaitu
membangun
masyarakat dari wilayah pinggiran
3. Sikap dan sifat gotong royong yang masih tertanam kuat
4. Tingginya Kemauan Masyarakat untuk
Bekerja dan Belajar
5. Pelayanan KB gratis menuju MKJP khususnya di wilayah Kampung KB.
d. Tantangan :
1. Pemahaman para tokoh yang ada tentang Bangga
kencana masih rendah sehingga seringkali
menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan program
2. Ego sektoral masih
cukup mendominasi penggerakan intervensi kegiatan di kampung keluarga
Berkualitas
F.
Visi dan Misi
:
a. Visi
:
Visi dari Kampung Keluarga Berkualitas Desa Langgea Indah adalah " Menciptakan Sumber Daya Manusia Yang Beriman, Berkarakter
dan Berdaya Saing Untuk Pengelolaan Sumber Daya ALam
Desa lANGGEA iNDAH Secara Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal"
b. Misi :
Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan maka
dirumuskan suatu misi Sbb :
1. Meningkatkan kesadaran masyarakat
tentang administrasi kependudukan;
2. Meningkatkan jumlah peserta KB
modern;
3. Meningkatkan ketahanan keluarga
melalui program BKB. BKR, BKL, dan PIK-R;
4. Meningkatkan pemberdayaan keluarga
melalui program UPPKA;
5. Menurunkan angka stunting anak;
6. Menurunkan angka kekerasan dalam
rumah tangga;SS
7. Meningkatkan ketahanan pangan
skala keluarga;
8. Meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat;
9. Meningkatkan kualitas pendidikan
dalam rumah tangga dan desa;
10. Meningkatkan semangat
gotong royong pembangunan;
11. Meningkatkan sanitasi dan lingkungan yang bersih
dan sehat;
12. Meningkatkan sarana dan prasarana pembangunan
kampung, dan
13. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.