PERTEMUAN 9 BKB MELATI DI POSYANDU MELATI 1
Deskripsi
NOTULEN PERTEMUAN 9
PERTEMUAN BINA KELUARGA BALITA MELATI
KAMPUNG KB SUKAMENANTI BARU
A. Pendahuluan
BKB adalah kegiatan yang khusus mengelola tentang
pembinaan Tumbuh Kembang anak melalui pola asuh yang benar berdasarkan kelompok
umur yang dilaksanakan oleh sejumlah kader .Pengelolaan kelompok Bina Keluarga
Balita dalam pelaksanannya dilakukan oleh Kader BKB , Kader Bina Kelurga
Balita adalah anggota masyarkat yang
bekerja secara suka rela dalam membina
menyuluh dan mendampingi orang tua balita tentang bagaimana mengasuh
anak secara baik dan benar
B. TUJUAN
1.
Meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan orangtua dalam melatih kemampuan menolong diri
sendiri agar kelak anak menjadi mandiri dalam melakukan kegiatan seharihari
sehingga tampil sebagai anak yang percaya diri, memiliki keberanian dan tidak
mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan hal-hal yang bisa diselesaikan
sendiri.
2.
Meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan orangtua dalam melatih kemampuan bergaul agar
kelak anak dapat mudah berteman, tidak canggung ketika memasuki lingkungan
baru, serta mengerti disiplin, sopan santun dan aturan-aturan, baik di dalam
maupun di luar rumah.
C.MATERI
Stimulasi (Rangsangan) Perkembangan Kemampuan
Menolong Diri Sendiri dan Tingkah Laku Sosial
D.PELAKSANAN
PERTEMUAN
Hari/ Tanggal :
Senin, 08 September 2025
Tempat :
Aula Taman Bermain Sukamenanti Baru
Waktu :
08.30 WIB s.d. Selesai
E.
PESERTA
Pertemuan pertama dihadiri dari unsur PKB Sukamenanti Baru, Tenaga
Kesehatan, Kader BKB dan Ibu yang
memiliki balita.
F.HASIL
YANG DIHARAPKAN
1.
Orangtua
mampu melakukan stimulasi kemampuan menolong diri sendiri kepada anak sesuai
dengan usia.
2.
Orangtua
mampu melakukan stimulasi kemampuan tingkah laku sosial kepada anak sesuai
dengan usia.
3.
Orangtua
dapat memantau perkembangan balita dengan menggunakan “KKA” mengetahui kapan
harus mencari bantuan dari petugas kesehatan (bidan desa dan petugas puskesmas)
apabila tumbuh kembang anak terlambat.
G.PENUTUP
Kegiatan ini terlaksana dikarenakan
usaha yang dilakukan oleh Penyuluh KB Kecamatan Kedaton kota Bandar
Lampung dalam membina balita dalam pencegahan stunting.