Gambaran Umum
Padengo merupakan sebuah desa yang terletak dalam (daerah) kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Indonesia.
Terdengar Cerita daerah
pedesaan yang subur, tumbuhan yang menghijau diatas tanah yang datar dan
ditumbuhi pohon-pohon dan semak-semak yang masih lebat. Hiduplah sekelompok
masyarakat yang rukun dan damai. Desa
Padengo merupakan sebuah kampung yang defenitif dengan kepala kampung pertama
adalah Tulahima.
Sejarah Desa Padengo, berawal
dari perjalanan Raja Liahudu dari Suwawa (Biluhudu) pada tahun 859 M. Perjalanan
diawali dari kampung Biluhudu ke kampung Pangea. Dalam perjalanan tersebut
dikisahkan pada suatu hari
mereka kehujanan sehingga membuat pondok (banthayo Poboide) di kampung Boidu
(Desa Tunggulo). Setelah hujan reda perjalanan dilanjutkan kembali sekitar 1
km. Dalam Pejalanan pakaian yang mereka kenakan mulai kering (Peyapata Kiki),
mereka berjalan terus sehingga sampai pakaiannya benar-benar kering (Peyapata Daa)
di lokasi yang disebut Desa Tunggulo (Sampai). Seterusnya raja Ilahudu
melanjutkan perjalanan ke kampung Pangea, setibanya di tempat itu mereka merasa
alam sekitarnya menjijikan sehingga kampung Pangea
tersebut lebih kenal sebagai desa Lonuo.
Pada perjalanan berikutnya
rombongan bertemu dengan kubangan babi sekarang desa Tamboo. Dalam perjalanan
tersebut mereka kahausan dan mencari sumber air ditemukanlah sebuah sumur tetapi tanpa
timba untuk mengangkat air dari dalam sumur tersebut, disekitar sumur tersebut
terdapat beberapa buah kelapa yang bentuknya tidak beraturan (Hi embe-embea)
sehingga loksai tersebut dikatakan Bongoime (sekarang desa Bongoime). Rombongan
Raja Ilahudu melanjutkan perjalanan menuju tempat yang banyak ditumbuhi oleh
tumbuhan Ilalang (Padengo). Dan
tempat itulah yang sekarang menjadi Kelurahan Padengo.