Gambaran Umum


Padengo merupakan sebuah desa yang terletak dalam (daerahkecamatan KabilaKabupaten Bone BolangoProvinsi GorontaloIndonesia.

Terdengar Cerita daerah pedesaan yang subur, tumbuhan yang menghijau diatas tanah yang datar dan ditumbuhi pohon-pohon dan semak-semak yang masih lebat. Hiduplah sekelompok masyarakat  yang rukun dan damai. Desa Padengo merupakan sebuah kampung yang defenitif dengan kepala kampung pertama adalah Tulahima.

Sejarah Desa Padengo, berawal dari perjalanan Raja Liahudu dari Suwawa (Biluhudu) pada tahun 859 M. Perjalanan diawali dari kampung Biluhudu ke kampung Pangea. Dalam perjalanan tersebut dikisahkan pada suatu hari mereka kehujanan sehingga membuat pondok (banthayo Poboide) di kampung Boidu (Desa Tunggulo). Setelah hujan reda perjalanan dilanjutkan kembali sekitar 1 km. Dalam Pejalanan pakaian yang mereka kenakan mulai kering (Peyapata Kiki), mereka berjalan terus sehingga sampai pakaiannya benar-benar kering (Peyapata Daa) di lokasi yang disebut Desa Tunggulo (Sampai). Seterusnya raja Ilahudu melanjutkan perjalanan ke kampung Pangea, setibanya di tempat itu mereka merasa alam sekitarnya menjijikan sehingga kampung Pangea tersebut lebih kenal sebagai desa Lonuo.

Pada perjalanan berikutnya rombongan bertemu dengan kubangan babi sekarang desa Tamboo. Dalam perjalanan tersebut mereka kahausan dan mencari sumber air ditemukanlah sebuah sumur tetapi tanpa timba untuk mengangkat air dari dalam sumur tersebut, disekitar sumur tersebut terdapat beberapa buah kelapa yang bentuknya tidak beraturan (Hi embe-embea) sehingga loksai tersebut dikatakan Bongoime (sekarang desa Bongoime). Rombongan Raja Ilahudu melanjutkan perjalanan menuju tempat yang banyak ditumbuhi oleh tumbuhan Ilalang (Padengo). Dan tempat itulah yang sekarang menjadi Kelurahan Padengo.

 


Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
2796
Jumlah Kepala Keluarga
860
Jumlah PUS
453
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
184
Keluarga yang Memiliki Remaja
260
Keluarga yang Memiliki Lansia
207
Jumlah Remaja
569
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
246
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
207

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Belum Diisi

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Belum Diisi

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Yamin Karim
12345678910
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Tidak Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 0 orang pokja terlatih
dari 8 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Tidak Ada
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Belum Diisi

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0